Bunyiyang Dihasilkan. Aspek yang Diamati. Uraian Hasil Pengamatan. Seni Budaya. 43 A. Musik Ansambel Alat musik dalam permainan musik ansambel menurut fungsinya dapat dibagi menjadi tiga kelompok, sebagai berikut. D bs iu e. nd ke uh m d di ar kb i ud.g o.id. 1. Kelompok Alat Musik Ritmis Alat ini berfungsi untuk memberikan irama. Contoh
Format Diskusi Hasil Pengamatan Nama Siswa NIS Hari/Tanggal Pengamatan No. Aspek yang Diamati Uraian Hasil Pengamatan 1 Unsur pendukung dalam pergelaran tari 2 Simbol yang terdapat di dalam pergelaran tari 3 Jenis tari dalam pergelaran tari 4 Nilai estetis dalam pergelaran tari 5 Fungsi tari dalam pergelaran tari Agar kamu lebih mudah memahami, bacalah konsep, teknik dan prosedur dalam pergelaran gerak tari dan konsep kritik karya tari mengenai jenis, fungsi, simbol dan nilai estetika dalam karya seni tari. Selanjutnya, kamu bisa mengamati lebih lanjut dengan melihat pertunjukan langsung atau pun melihat gambar, tayangan dari video serta membaca referensi dari berbagi sumber belajar yang lain. Seni Budaya 343 A. Pengertian Pergelaran Pergelaran karya seni tari merupakan pertunjukan tari atau penyajian yang ditujukan kepada orang lain. Bagi siswa, pergelaran merupakan suatu proses belajar untuk mengekspresikan pikiran dan perasaan. Di sini termasuk mengembangkan keterampilan dalam berbagai bentuk untuk memproyeksikan dirinya kepada penonton. Penyelenggaraan pergelaran seni pada dasarnya latihan dalam berorganisasi yang memerlukan cara kerja yang sistematik. Pergelaran seni juga dijadikan sebagai kegiatan apresiasi seni untuk mengembangkan kreativitas. Mengingat bahwa kegiatan ataupun pergelaran seni tari sebagai tontonan yang melibatkan dua pihak, yaitu satu pihak yang ditonton dan pihak lain yang menonton. Tentu saja harus didukung dengan cabang seni yang lainnya, seingga pergelaran seni tersebut akan terlihat sempurna. Sumber Dokumen Kemdikbud Gambar pergelaran Seni Tari Betawi Pergelaran Seni Tari yang diadakan pada malam tahun baru 2014 bertempat di bundaran HI Jakarta. SMKN 57 jurusan seni tari membawakan 6 tari Betawi, Tari Saman dari Aceh, Tari Pa’Gellu dari Sulawesi dan musik Gambang Kromong. Dari pergelaran seni tari tersebut terdapat berbagai motif ragam gerak tari yang dirangkai menjadi satu bentuk tarian yang utuh sehingga memiliki nilai estetis. Bentuk pergelaran kebudayaan yang melibatkan kurang lebih 10 penari dan 8 pemusik Gambang Kromong. Pergelaran kebudayaan yang merupakan bentuk apresiasi generasi muda Indonesia dalam mengembangkan kreativitas seni budaya lokal untuk tetap mempertahankan, melestarikan dan mengembangkan kebudayaan 344 Kelas X SMA / MA / SMK / MAK sehingga kebudayaan Indonesia tidak punah karena dipengaruhi dengan kemajuan teknologi, sosial dan kebudayaaan modern, sehingga kebudayaan Indonesia tetap terjaga keasliannya dan memiliki nilai estetis yang tinggi. Terdapat pula pergelaran Seni Tari Betawi Ronggeng Blantek, Tari Blenggo dan Tari Jakarta yang diadakan di Balai Latihan Jakarta Selatan, merupakan hasil dari proses pelatihan selama dua minggu dan dilatih langsung oleh seniman-seniman tari sehingga, peserta memperoleh secara detail ragam gerak tari yang diajarkan sesuai dengan hitungan atau ketukan pada iringan musik. Raga tari tersebut dirangkai menjadi satu bentuk tarian tradisional secara utuh lengkap dengan musik pengiring dan unsur pendukung yang lainnya. Sumber Dokumen Kemdikbud Gambar tari Ronggeng Blantek di Balai Latihan Kesenian Jakarta Selatan Seni Budaya 345 Sumber Dokumen Kemdikbud Gambar tari Kotebang di Balai Latihan Kesenian Jakarta Selatan Sumber DOkumen Kemdikbud Gambar tari Jakarta di Balai Latihan Kesenian Jakarta Selatan Setelah kamu belajar tentang konsep-konsep pergelaran ragam gerak tari. Jawablah beberapa pertanyaan di bawah ini! 1. Apakah yang dimaksud dengan pergelaran seni tari? 2. Apakah Fungsi dari pergelaran seni tari ? 3. Sebutkan unsur pendukung yang terdapat pada pergelaran tari! 4. Bagaimanakah proses dalam membuat pergelaran tari di sekolah kamu? 346 Kelas X SMA / MA / SMK / MAK B. Teknik dan Prosedur Pergelaran Tari Teknik dan prosedur dalam membuat pergelaran tari harus benar- benar dilakukan dengan sistematis. Karena dengan cara dan tahapan yang sesuai, pergelaran yang diadakan akan berjalan sesuai dengan yang diinginkan. Untuk mencapai pergelaran yang baik sangat diperlukan perencanaan yang baik pula, dengan menyusun acara yang baik, diperlukan strategi khusus agar penyelenggaraan pergelaran tersebut tetap dapat diminati dan dinikmati oleh penonton. Susunan acara yang dibuat diusahakan jangan sampai monoton, karena akan membuat penonton menjadi bosan. Dalam pergelaran tari selain materi yang akan dipagelarkan diperhitungkan, di perhatikan pula apakah dalam penyajian tari tersebut ditarikan secara tunggal, berpasangan atau kelompok. Maka susunan tarian tersebut harus ditata sehingga tidak terjadi Monoton dalam menikmati pergelaran tersebut. Unsur lain yang terkandung dalam pergelaran tari seperti irama ritme, iringan, tata busana dan tata rias, tempat serta tema. Menjadi hal yang perlu di pertimbangkan, karena suatu pertunjukan seni akan melibatkan unsur yang lain sebagai unsur pendukung. Sumber Dokumen Kemdikbud Gambar Tari Sirih Kuning dok. Kemdikbud, 2014 Seni Budaya 347 Pergelaran Tari Pa’gellu Sulawesi di Jakarta Flash Mop Jakarta Bersih di Monas Jakarta Setelah kamu belajar tentang teknik dan prosedur gerak dasar tari, jawablah beberapa pertanyaan di bawah ini! 1. Sebutkan langkah-langkah dalam membuat pergelaran tari? 2. Jelaskan hubungan seni tari dengan cabang seni lainnya seni musik, seni rupa, dan seni teater? Tugas kelompok Lakukan pengamatan dan perhatikan pergelaran seni yang ada di Sekolah kamu. Jelaskan bagaimanah proses pergelaran seni tersebut? 348 Kelas X SMA / MA / SMK / MAK C. Unsur Pendukung Pergelaran Tari Seni tari merupakan seni yang kompleks, artinya seni tari tidak dapat berdiri sendiri, kehadiran unsur seni yang lainnya merupakan pendukung dari sebuah pergelaran seni tari. Dengan demikian tari akan mempunyai daya tarik dan pesona guna membahagiakan penonton yang menikmatinya. Unsur pendukung dalam pergelaran seni tari yaitu gerak, musik iringan, tema, tata rias dan kostum, pola lantai, tempat / pentas dan lighting. Sumber Dok. Kemdikbud Ganbar lighting memberikan makna tersendiri dalam karya seni tari Sumber Dok. Kemdikbud Ganbar Kostum tari pada tari Betawi Sumber Dok. Kemdikbud Gambar Tempat / pentas pergelaran tari Seni Budaya 349 Sumber Dok. Kemdikbud Gambar Tempat / pentas pergelaran tari Diawal sudah dijelaskan bahwa seni tari tidak dapat berdiri sendiri ada unsur seni yang lain sebagai pendukungnya. Peran cabang seni yang lain memberikan kekuatan pada kadar estetis dan penampilan karya seni tari. Adapun hubungan seni tari dengan cabang seni yang lain yaitu seni rupa, seni musik dan seni drama. Sekarang coba kamu klasifikasikan apa saja yang termasuk kedalam seni rupa, seni musik dan seni drama dalam pergelaran seni tari. Untuk menjawab pertanyaan di atas. Isilah kolom di bawah ini berdasarkan hasil dari pengamatan kamu No Seni Rupa Seni Musik Seni Drama 1 2 3 4 5 350 Kelas X SMA / MA / SMK / MAK Dari hasil pengamatan kamu apa yang dapat kamu tarik kesimpulan hubungan seni tari dengan cabang seni yang lainnya? Jelaskan pendapat kamu! Contoh seni tari memiliki hubungan dengan seni yang lainnya yaitu Sendratari Ramayana dan Dramatari Mahabarata. Di dalam tari sendratari atau dramatari memiliki unsur seni rupa, seni musik dan seni drama yang terdapat unsur cerita di dalamnya. Pergelaran Topeng Betawi merupakan seni teater betawi yang diawali ceritanya dengan tarian topeng menggunakan kostum tari Betawi dan diiringi dengan musik gamelan Topeng, menggangkat cerita rakyat dengan dekorasi panggung yang sederhana. Sumber Dok. Kemdikbud Gambar teater topeng Betawi Seni Budaya 351 D. Pergelaran Seni Tari Pergelaran SENI PANITIA/ SENIMAN KARYA SENI PENONTON Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai materi di atas, silakan Anda mengerjakan latihan berikut ini 1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan pergelaran ! 2. Sebutkan tujuan pergelaran tari ! 3. Apa fungsi pergelaran tari ? 4. Persyaratan apa saja yang membangun pergelaran tari agar terujud ? Kegiatan pergelaran bagi siswa merupakan suatu kegiatan dalam rangka membentuk pengalaman dari kreativitas, kemampuan musikal, tanggungjawab, pengenalan jati diri terutama dalam hal karya seni. Kesuksesan sebuah pertunjukan tidak lepas bagaimana pertunjukan tersebut dipertsiapkan. Untuk menghasilkan pertnjukan yang baik tentunya dibutuhkan persiapan yang matang. Berikut hal-hal yang perlu dilakukan untuk mempersiapkan pertunjukan tari a. Pembentukan panitia b. Menyusun Jadwal kegiatan Menyusun jadwal kegiatan sangat diperukan agar kegiatan dapat terlaksana dengan efektif , efisien, baik dan bermut. c. Penampilan karya seni tari kelompok maupun individu 352 Kelas X SMA / MA / SMK / MAK Panitia merupakan suatu kelompok dalam mengelola elaksanaan terhadap bentuk kegiatan. Paniatia tebagi menjadi dua yaitu 1. Steering Comitee panitia pengarah sebagai penasehat dan pemberi petunjuk kepada kelompok bawahannya dalam menjalankan tugas. 2. Organizing Comitee panitia peaksana mempunyai tugas melaksanakan segala sesuatu yang berhubungan dengan pelaksanaan di lapangan Tugas & tanggung jawab Tim Kerja Tim produksi Tim artistik pengelola pergelaran menciptakan karya seni sesuai dengan tema a. Tim Produksi b. Tim Artistik • Pimpinan Produksi • Sutradara / Koreografer • Sekretaris Produksi • Pimpinan Artistik/Art Director • Bendahara • Stage Manajer • Seksi Dokumentasi • Penata Panggung/Scenery • Seksi Publikasi • Penata Cahaya • Seksi Pendanaan • Penata Rias dan Busana • Tiketing • Penata Suara • House Manajer • Penata Musik/Sound • Keamanan • Akomodasi • Konsumsi • Transportasi • Seksi Gedung Seni Budaya 353 1 Pimpinan Produksi Orang yang ditunjuk untuk mengorganisir pementasan suatu seni pertunjukan. 2 Sekretaris Produksi Orang yang bertanggungjawab dalam membukukan dan mencatat semua kegiatan yang berhubungan dengan produksi seni pertunjukan. 3 Bendahara Orang yang bertanggungjawab terhadap semua hal yang berhubungan dengan keuangan. 4 Seksi Dokumentasi Orang yang bertanggungjawab atas dokumentasi kegiatan. 5 Seksi Publikasi Orang yang bertanggungjawab terhadap segala urusan promosi dari kegiatan pementasan pertunjukan. 6 Seksi pendanaan Orang yang bertanggungjawab terhadap penyediaan dana yang dibutuhkan dalam proses dan pelaksanaan pementasan seni pertunjukan. 7 Tiketing Orang yang bertanggungjawab atas penjualan dan pembelian karcis pertunjukan. 8 House Manager Orang yang bertugas mengemban pelayanan publik serta bertanggung jawab kepada pimpinan produksi dalam layanan staf dan layanan publik. 9 Sutradara/ Koreografer Orang yang membuat konsep dari pertunjukan, dan mengatur alur atau laku dari sebuah pertunjukan. 10 Pimpinan Artistik Penanggungjawab artistik karya, performa penyajian hingga tata urut pementasan agar dapat menyajikan urutan pementasan yang harmonis. 354 Kelas X SMA / MA / SMK / MAK 11 Stage Manager Orang yang mengkordinasi seluruh bagian yang ada di panggung. 12 Penata Panggung Tugas penata panggung adalah menjadi layanan pemenuhan kepada penyaji karya seni dan tuntutan artistik garapan berdasarkan prasaran dari pimpinan artistik. 13 Penata Cahaya Tugas penata cahaya adalah menjadi sumber sukses dan artistiknya pementasan karya seni yang dipergelarkan yang berhubungan dengan masalah pencahayaan, terang-padamnya lampu, serta bagaimana cara mengatasi apabila terjadi kecelakaan matinya lampu dari Perusahaan Listrik Negara PLN. 14 Penata Rias dan Busana Penata Rias dan Busana adalah orang yang mempunyai tugas atau tanggungjawab merias dan menata busana pemain. 15 Penata Suara Orang yang mempunyai tugas atau tanggungjawab mengatur suara atau bunyi selama pertunjukan berlangsung. 16 Penata Musik Tugas penata musik dan sound adalah menjadi sumber sukses dan kualitas musik yang disajikan dalam pementasan Agar kamu lebih memahami dalam proses Pergelaran seni tari. Buatlah proposal tari kreasi dengan tahapan sebagai berikut Seni Budaya 355 No Kerangka Proposal 1 Nama Kegiatan 2 Latar Belakang 3 Dasar Pemikiran 4 Pelaksanaan 5 Pelaksana / susunan panitia 6 Anggaran 7 Susunan acara 8 Penutup Selanjutnya buatlah jadwal latihan pergelaran tari. Masa perencanaan kurang lebuh selama tiga bulan. Perhatikan tabel dibawah ini! Berikanlah tanda dalam penentuan jadwal mulai menentukan tema sampai dengan pergelaran. Diskusikan bersama dengan teman – teman kamu. April Mei Juni No Bentuk Minggu ke Minggu ke Minggu ke Kegiatan 1 234 12 3 4 12 3 4 Menentukan 1 tema tari dan sinopsis 2 Eksplorasi gerak 3 Eksplorasi musik 4 Membuat pola lantai 356 Kelas X SMA / MA / SMK / MAK Membuat set 5 panggung dan tata lampu Gabungan 6 gerak dan musik 7 Berlatih ekspresi 8 Gladi kotor 9 Gladi bersih 10 pergelaran Pergelaran karya tari merupakan media untuk mengkomunikasikan karya seni terhadap orang lain. hal yang perlu dipertimbangkan dalam penyusunan pergelaran karya tari yaitu waktu pergelaran, sambutan-sambutan, MC. Selanjutnya yang perlu diperhatikan juga adalah menata ruang pergelaran yaitu penataan ruang panggung dan menata ruang penonton. Tahap berikutnya yang harus diperhatikan juga adalah tata tertib penonton dan pelaksanaan pagelaan. Kamu sudah mengetahui apa saja yang harus menjadi bahan pertimbangan dalam pergelaran seni tari. Coba sekarang susun acara pergelaran tari dan diskusikan hasil pementasan baik dengan penonton atau teman sekelas. Seni Budaya 357 E. Evaluasi Pembelajaran Setelah kamu belajar mengenai pergelaran tari, isilah kolom di bawah ini 1. Penilaian Pribadi Nama …………………………………....................... Kelas ……………………………………................... Semester …………………………………....................... Waktu penilaian …………………............................................. No Pernyataan Saya berusaha belajar pergelaran tari dengan sungguh- 1 sungguh • Ya • Tidak Saya berusaha belajar unsur pendukung pergelaran tari 2. dengan sungguh-sungguh • Tidak • Ya Saya mengikuti pembelajaran pergelaran tari dengan 3 tanggung jawab • Tidak • Ya Saya mengerjakan tugas yang diberikan guru tepat 4 waktu • Tidak • Ya Saya mengajukan pertanyaan jika ada yang tidak 5 dipahami • Tidak • Ya 358 Kelas X SMA / MA / SMK / MAK Saya berperan aktif dalam kelompok 6 • Ya • Tidak Saya menyerahkan tugas tepat waktu 7 • Ya • Tidak Saya menghargai nilai estetis dalam yang terkandung di 8 dalam pergelaran tari • Ya • Tidak Saya menghormati dan menghargai orang tua 8 • Ya • Tidak Saya menghormati dan menghargai teman 9 • Ya • Tidak Saya menghormati dan menghargai guru 10 • Ya • Tidak 2. Penilaian Antarteman Nama teman yang dinilai …………………………………........... Nama penilai …………………………………........... Kelas ……………………………………........ Semester …………………………………............ Waktu penilaian …………………................................ No Pernyataan Berusaha belajar dengan sungguh-sungguh 1 • Ya • Tidak Mengikuti pembelajaran dengan penuh perhatian 2 • Ya • Tidak Mengerjakan tugas yang diberikan guru tepat waktu • Tidak 3 • Ya Mengajukan pertanyaan jika ada yang tidak dipahami 4 • Ya • Tidak Seni Budaya 359 5 B•e rpYeara n aktif dal•a m kTeidloakm pok Menyerahkan tugas tepat waktu 6 • Ya • Tidak Menghargai nilai estetis yang terkandung didalam 7 pergelaran tari • Tidak • Ya Menguasai dan dapat mengikuti kegiatan pembelajaran 8 dengan baik • Tidak • Ya Menghormati dan menghargai teman 9 • Ya • Tidak Menghormati dan menghargai guru 10 • Ya • Tidak F. Rangkuman Di lingkungan Pusat Kesenian Jakarta, kata pergelaran sering dikatakan dengan pertunjukan dan biasa ditambah dengan seni di depannya dan memiliki arti yaitu tontonan yang bernilai seni, seperti seni tari, seni musik dan seni drama, yang disajikan sebagai pertunjukan didepan penonton. Pergelaran karya seni tari merupakan pertunjukan tari atau penyajian yang ditujukan kepada orang lain. pergelaran seni tari Tidak hanya berdiri sendiri melainkan ada unsur pendukung yang lainnya seperti unsur seni rupa, seni musik dan seni teater. Pergelaran seni melatih penikmat seni untuk berfikir kritis dalam memahami karya seni yang di tontonnya. Pergelaran tari memiliki teknik dan prosedur yang sistematis, dalam hal ini sebuah pergelaran harus direncanakan dengan baik. Susuna acara dalam sebuah pergelaran seni tari juga harus diatur agar tidak monoto, hal tersebut dapat dilihat dari bentuk penyajian dari masing-masing karya seni. 360 Kelas X SMA / MA / SMK / MAK G. Refleksi Pergelaran seni tari yang didalamnya tidak hanya terdapat satu jenis kesenian melainkan terdapat unsur seni yang lainnya sebgai pendukung. Seni rupa, seni musik dan seni teater merupakan unsur yang terdapat di dalam pergelaran seni tari. hubngan seni tari dengan seni yang lainnya menjadi karya seni tari dapat dinikmati oeleh penikmatnya Sehingga dapat mengakibatkan terjalinnya komunikasi, gotong royong, saling menghargai karya seni, bekerja sama, disiplin, responsif, dan rasa saling peduli terhadap karya seni. Begitu pula keanekaragaman ragam gerak tari merupakan rahmat Tuhan dan merupakan kenyataan maka perlu dihargai dan disyukuri keberadaannya. Seni Budaya 361 Bab Kritik Tari 14 Peta Materi Pengertian Jenis Kritik tari Fungsi 362 Kelas X SMA / MA / SMK / MAK Simbol Nilai Estetis Menulis Kritik Setelah mempelajari Bab 14 Peserta Didik diharapkan dapat mengapresiasi dan berkreasi seni tari, yaitu 1. Memahami pengertian dari kritik tari. 2. Mengklasifikasikan jenis kritik tari. 3. Memahami fungsi kritik tari. 4. Mengklasifikasikan fungsi kritik tari. 5. Memahami nilai estetis pada karya tari dalam kritik tari. 6. Mengomunikasikan pengamatan melalui tulisan berupa artikel karya seni tari secara lisan maupun tulisan. 7. Mengomunikasikan kritik seni tari secara lisan maupun tulisan. Seni Budaya 363 A. Pengertian Kritik Tari Kritik sering diartikan penghargan terhadap karya seni yang di tonton. Apakah kamu pernah mengkritik sebuah karya seni baik itu seni tari, seni rupa, seni musik dan seni teater yang kamu tonton? Hal apa yang paling sering kamu kritisi? Apa alasan kamu mengkritik karya seni tersebut? Perhatikan dan amatilah gambar dibawah ini. Apa yang dapat kalian jelaskan dari gambar pagelaran tersebut. Diskusikan bersama dengan teman-teman kalian. 364 Kelas X SMA / MA / SMK / MAK Setelah kalian mengamati gambar di atas, jawablah pertanyaan dibawah ini! 1. Apakah yang dapat kalian kemukakan dari seluruh gambar diatas? 2. Apakah perbedaan dari masing-masing gambar di atas? 3. Adakah persamaan dari setiap masing- masing gambar? 4. Apakah masing-masing gambar memiliki nilai estetika? 5. Jelaskan pendapat kalian mengenai gambar no 5 & 6? Setelah kamu mempelajari mengenai kritik tari. Menurut pendapat kamu apa itu kritik tari? Apa tujuan dari kritik tari? dan apakah di dalam pertunjukan diperlukan kritikus seni? Jelaskan pendapat kamu? Kritik berarti memberikan aprestasi terhadap karya seni yang dilihatnya. Dalam kritik tari timbul sebuah pertanyaan apakah yang membuat sebuah tarian baik? Tugas dari seorang kritikusadalah melaporkan segala sesuatu yang terjadi di atas pentas. Seorang kritikus harus memiliki kepekaan estetis dan keterampilan mencermati karya seni lebih dari penonton biasa Seni Budaya 365 B. Jenis Kritik Tari Kritik tari disebabkan karena adanya kegiatan apresiasi karya seni tari. Dalam menikmati sebuah karya seni tari perwujudan artistik dibatasi oleh waktu dalam pertunjukan. Pada saat pertunjukan itu selesai maka karya tari itupun menghlang dari pandangan penonton. Seorang penonton yang memiliki bekal pengetahuan dan apresiasi yang baik akan mendapatkan pengalaman batin yang lebih banyak dan ia mampu melihatkarya tari tersebut dengan kritis. 1. Jenis krtik a. Kritik Jurnalistik Tipe kritik ini ditulis untuk para pembaca surat kabar dan majalah. Tujuannya memberikan informasi tentang berbagai peristiwa dalam dunia kesenian. Isi dari kritik Jurnalistik berupa ulasan ringkasan dan jelas mengenai suatu pameran, pementasan, konser, atau jenis pertunjukan seni lain di tengah mesyarakat. Karakteristik utama kritik Jurnalistik adalah aspek pemberitahuan. b. Kritik Pedagogik Kritik seni pedagogik diterapkan dalam kegiatan proses belajar mengajar di lembaga pendidikan kesenian. Jenis kritik ini dikembangkan oleh para dosen dan guru kesenian, tujuannya terutama mengembangkan bakat dan potensi artistik-estetik c. Kritik Ilmiah Kritik ilmiah biasanya melakukan pengkajian nilai seni secara luas, mendalam, dan sistematis, baik dalam menganalisis maupun dalam melakukan kaji banding kesejarahan critical judgment. Penilaian kritik ilmiah sesungguhnya tidak bersifat mutlak, sama seperti pengetahuan lmiah lainnya, jenis kritik ini bersifat terbuka dan siap dikoreksi oleh siapa saja, demi penyempurnaan dan mencari nilai karya seni yang sebenarnya. 366 Kelas X SMA / MA / SMK / MAK d. Kritik Populer Pada dasarnya implikasi kritik seni populer ditulis oleh sebagian besar penulis yang tidak menuntut keahlian kritis. Masyarakat akan terus membuat penilaian kritis, tanpa mempertimbangkan apakah penilaian yang mereka lakukan tepat atau tidak. Apakah kamu pernah melihat pagelaran karya seni tari, baik melihat langsung maupun melalui media audio visual? Apakah ada pengalaman yang berbeda dari kedua tontonan tersebut dan jelaskan alasannya? Mengkritik karya seni tari tidak hanya dilihat dari sisi tariannya saja, melainkan banyak aspek yang harus di amati, seperti musik pengiring, peghayatan dalam menari, koreografi, properti tari yang digunakan, kostum dan tata rias dan juga artistik. Kritik sering dikatakan menilai karya seni baik dan buruknya karya seni tersebut tergantung dari pemahaman dari seorang kritikus seni. Pagelaran karya seni tari yang disaksikan secara langsung pada acara pekan kreatifitas budaya oleh remaja Seni Budaya 367 C. Fungsi Kritik Tari Karya tari yang baik akan terkomunikasi dengan baik jika didukung oleh kekuatan kreatif dari seorang penari. Seorang penari yang baik tidak hanya memiliki daya pesona lahirian, tetapi memiliki kontinuitas tenaga dan mampu menghidupkan tarian dalam penghayatannya. Peran koreografer atau penata tari juga memiliki peran yang penting dalam kreativitasnya untuk menghasilkan karya seni tari. Hasil imajinasi yang ditungkan melalui gerak tari yang indah, akan menjadi kepuasan tersendiri bagi seorang koreografer. Penari dan koreografer adalah dua profesi yang tidak dapat dipisahkan dalam pertunjukan karya seni tari. Seorang kritikus yang baik akan memberikan penilain yang baik pula terhadap karya seni yang diamati. Pengetahuan mengenai teknik gerak, struktur koreografi, produksi tari, hubungan antara gerak tari dan musik pengiring membantu tugas kritikus tari dalam menganalisa sebuah pertunjukan tari. Baik guru, seniman, maupun kritikus tari harus memiliki pengetahuan wawasan seni yang luas dalam memahami sebuah karya seni, dalam menunaikan tugas penerapan dilapangan oleh masing-masing profesi bisa sangat berbeda. Tari merak jawa Tari Berkincak-an Sumatra Selatan Setelah mempelajari Fungsi kritik tari jawablah pertanyaan di bawah ini! Sebutkan fungsi dari kritik tari? Mengapa kritikus tari sangat diperlukan dalam sebuah pagelaran tari? Jelaskan alasanmu? 368 Kelas X SMA / MA / SMK / MAK D. Simbol Karya Tari Dalam Kritik Tari Simbol dalam seni memiliki arti yang universal, bagaimana melihat simbol tersebut dan dimana simbol tersebut diletakkan dan dijadikan makna dalam sebuah pagelaran seni yang dipertunjukkan. Simbol dapat bermakna dan bisa diartikan, dapat pula berupa abstrak yang sulit untuk diartikan secara bahasa. Simbol gerak tari dalam kritik tari sering diartikan bahwa tarian yang di pertunjukkan memiliki makna yang dapat ditafsirkan melalui tulisan. Seorang penulis harus bisa memahami betul mengenai makna dari sebuah tarian, sehingga dapat diaplikasikan mealui tulisan. Seorang penulis harus memiliki wawasan seni yang luas tidak hanya seni tari melainkan cabang seni yang lain juga harus dapat dipahami, karena setiap cabang seni masing-masing memiliki keterkaitan satu sama lainnya dan saling berhubungan. Simbol gerak dalam sebuah tarian ada yang memiliki arti dan ada yang tidak memiliki arti namun masih memiliki unsur keindahan. Seorang penulis harus teliti dalam hal ini, indra penglihatan sangat diutamakan dan pemahaman dalam mengartikan dari sebuah gerak tari. Apakah gerak tersebut bersifat imitasi atau imajinasi, hal tersebut juga harus dapat dipahami oleh penulis. Simbol dapat berupa gerak tari berdasarkan imajinasi seorang penari dan dapat berupa benda yang dijadikan property tari atau hanya bersifat hiasan dengan istilah property panggung misalkan pagelaran karya tari yang menyajikan sebuah kekuasaan dapat disimbolkan dengan property kursi yang di taruh di tengan –tengah panggung. Tari canting menggunakan properti canting sebagai simbol pemaknaan bahwa penari tersebut sedang mencanting kain menjadi batik. Seorang penari yang bergerak seperti sedang menggendong bayi dan gerak tersebut dijadikan sebagai simbol pemaknaan bahwa penari tersebut sedang menggendong bayi. Banyak hal yang dapat diartikan dalam sebuah simbol. Seni Budaya 369 Simbol pada lighting memberikan makna tersendiri dalam karya seni tari Set dekorasi topeng yang terdapat di atas panggung mengandung makna bahwa tarian tersebut berasal dari daerah Jakarta Simbol tari pada gerak dan properti yang digunakan mengandung makna atau arti dalam tarian 370 Kelas X SMA / MA / SMK / MAK Format Diskusi Hasil Pengamatan Nama Siswa NIS Hari/Tanggal Pengamatan No. Aspek yang diamati Arti simbol 1 Gerak 2 Properti tari 3 Properti panggung 4 Lighting cahaya 5 Iringan musik 6 Rias 7 Busana E. Nilai Estetis Dalam Kritik Tari Pernahkah kamu menilai sebuah karya seni? Apakah tujuan dari menilai sebuah karya seni? Nilai estetis dalam karya seni tari merupakan hal yang sangat penting, dari nilai estetis sebuah karya seni seorang penonton dapat menikmati hal yang sulit diartikan dan memberikan kesenangan bagi penikmatnya. Tarian yang termasuk dalam kelompok pertunjukan merupakan tarian yang ditata secara khusus untuk dapat dinikmati nilai artistiknya. Nilai estetis dalam karya seni tari tidak hanya dilihat dari gerak tari itu sendiri melainkan dilihat dari berbagai aspek seni yang lain sebagai unsur pendukungnya. Pemahaman dari seorang kritikus seni nilai estetis sangat dipengaruhi dari kepekaan rasa bagaimana penari dapat membawakan tarian dengan penuh penghayatan atau penjiwaan. Seorang penari dapat terlihat menarik karena kostum yang digunakan menarik, memiliki teknik menari yang baik, memiliki penapilan pribadi yang mengesankan, memilliki kepekaan yang baik dalam ritme dan musik keberhasilan koreografi yang tepat dan dapat menggugah emosi baik pada penari maupun bagi penonton. Seni Budaya 371 Kepekaan estetis dapat diajarkan kepada siswa dan penari melalui praktek tari atau ketika mengoreksi gerakan yang dilakukan oleh siswa atau penari. Seorang guru atau penata tari mengajarkan bagaimana seorang penari dapat melakukan gerak dengan baik dengan penuh penjiwaan, saling mengisi dengan iringan musik. Bagaimana menari sambil menghayati dialog dan iringan musik yang disertai adanya nyanyian dari seorang sinden atau vokalis. Bagaimana memilih bentuk dan warna kostum yang sesuai dengan tarian tersebut, merias wajah, property tari yang digunakan dan sebagainya. Dari kemampuan tersebut seorang tari dapat memberikan saran kepada atau kritikan kepada siswanya. Dengan begitu seorang siswa juga dapat memiliki bekal untuk dapat memberikan penilaian terhadat karya seni orang lain. Setelah mempelajari nilai estetis pada kritik tari, tontonlah sebuah karya seni tari tradisional, amati tarian tersebut dan utarakan pendapatmu mengenai nilai estetis yang terdapat dalam karya seni tari tersebut? Diskusikan dengan teman sebangkumu! Tari Kotebang dari Betawi, memiliki Tari Pa’gellu dari Sulawesi memiliki keunikan pada gerak yang diambil dari keunikan dan nilai estetis seorang penari yang menari di atas gendang gerak silat 372 Kelas X SMA / MA / SMK / MAK F. Membuat Tulisan Dalam Kriik Tari Banyak orang yang menduga bahwa bekal seorang kritik adalah hanya pengetahuan . kepekaan estetis merupakan sarana yang terpenting bagi seorang kritikus tari dalam melakukan tugasnya. Seorang kritikus seni harus dapat menulis dari hasil pengamatnnya secara langsung apa yang terjadi di atas panggung atau pentas. Jika tidak maka tidak dapat disebut kritik tari, melainnya hanya sebuah esai atau artikel tari. a. Deskripsi Deskripsi adalah suatu proses pengumpulan data karya seni yang tersaji langsung kepada pengamat. Dalam mendeskripsikan karya seni, kritikus dituntut menyajikan keterangan secara objektif yang bersumber pada fakta yang terdapat dalam karya seni. Dalam seni tari, kritikus akan menguraikan bagaimana aspek penari, gerak, ekspresi, dan ilustrasi musik yang mengiringinya. b. Analisis Pada tahap analisis, tugas kritikus adalah menguraikan kualitas elemen seni. Paada seni tari akan menguraikan mengenai gerak, ruang, waktu, tenaga dan ekspresi pada karya seni tari tersebut. c. Interpretasi Interpretasi dalam kritik seni adalah proses mengemukakan arti atau makna karya seni dari hasil deskripsi dan analisis yang cermat. Kegiatan ini tidak bermaksud menemukan nilai verbal yang setara dengan pengalaman yang diberikan karya seni. Juga bukan dimaksudkan sebagai proses penilaian. d. Evaluasi Evaluasi karya seni dengan metode kritis berarti menetapkan rangking sebuah karya dalam hubungannya dengan karya lain yang sejenis, untuk menentukan kadar artistik dan faedah estetiknya. Seni Budaya 373 1. Pendekatan Formalistik Kriteria kritik formalis untuk menentukan ekselensi karya seni adalah significant form,yakni kapasitas bentuk seni yang melahirkan emosi estetik bagi pengamat seni. a. Pendekatan Ekspresivisme Kritik seni ekpresivisme menentukan kadar keberhasilan seni atas kemampuannya membangkitkan emosi secara efektif, intensif, dan penuh gairah. Intensitas pengalaman mengandung makna, bahwa karya seni yang baik dapat menggetarkan perasaan yang lebih kuat daripada perasaan keseharian pada saat kita melihat relitas yang sama. b. Pendekatan Instrumentalistik Para kritikus instrumentalis berpendapat bahwa kreasi artistik tidak terletak pada kemampuan seniman untuk mengelolah material seni ataupun pada masalah internal karya seni. Dapat dikatakan bahwa teori seni instrumentalistik menganggap seni sebagai sarana untuk memajukan dan mengembangkan tujuan moral, agama, politik, dan berbagai tujuan psikologis dalam kesenian. Seni dipandang sebagai instrumen untuk mencapai tujuan tertentu, nilai seni terletak pada manfaat dan kegunaannya bagi masyarakat. Buatlah kelompok diskusi, yang terdiri dari dua orang dalam satu kelompok. Amatilah sebuah pagelaran karya seni tari yang ada di sekitar daerahmu, lalu buat tulisan mengenai pagelaran tari tersebut. 374 Kelas X SMA / MA / SMK / MAK Artikel Dari Website Format Diskusi Hasil Pengamatan Nama Siswa NIS Hari/Tanggal Pengamatan No. Aspek yang diamati 1 Judul tari, tema tari dan pencipta tari 2 Jumlah penari 2 Gerak tari 3 Bagian dari kostum dan tat rias 4 Unsur artistiknya 5 Pengiring tarian dan nama instrumen musik 6 Properti tari Setelah kamu mendeskripsikannya dengan aspek yang telah diamati, konsep yang manakah yang dijadikan ide garapan koreografinya, jelaskan! Seni Budaya 375 G. Evaluasi Pembelajaran Setelah kamu belajar mengenai Kritik tari dan menulis kritik tari , isilah kolom di bawah ini 1. Penilaian Pribadi Nama …………………………………....................... Kelas …………………………………….................... Semester …………………………………....................... Waktu penilaian …………………............................................. No Pernyataan Saya berusaha belajar pagelaran ragam gerak tari dengan 1 sungguh-sungguh • Ya • Tidak Saya berusaha belajar unsur pendukung pagelaran ragam 2 gerak tari dengan sungguh-sungguh • Tidak • Ya Saya mengikuti pembelajaran pagelaran ragam gerak tari 3 dengan tanggung jawab • Ya • Tidak Saya mengerjakan tugas yang diberikan guru tepat waktu 4 • Ya • Tidak Saya mengajukan pertanyaan jika ada yang tidak dipahami 5 • Ya • Tidak Saya berperan aktif dalam kelompok 6 • Ya • Tidak 7 S•a yaYma enyerahka•n tuTgiadsakt e pat waktu 376 Kelas X SMA / MA / SMK / MAK Saya menghargai nilai estetis dalam kritik tari yang 8 terkandung di dalam pagelaran ragam gerak tari • Ya • Tidak Saya menghormati dan menghargai orang tua 9 • Ya • Tidak Saya menghormati dan menghargai teman 10 • Ya • Tidak Saya menghormati dan menghargai guru 11 • Ya • Tidak 2. Penilaian Antarteman Nama teman yang dinilai …………………………………......... Nama penilai …………………………………........... Kelas ……………………………………....... Semester …………………………………........... Waktu penilaian …………………................................ No Pernyataan Berusaha belajar dengan sungguh-sungguh 1 • Ya • Tidak Mengikuti pembelajaran dengan penuh perhatian 2 • Ya • Tidak Mengerjakan tugas yang diberikan guru tepat waktu 3 • Ya • Tidak Mengajukan pertanyaan jika ada yang tidak dipahami 4 • Ya • Tidak Berperan aktif dalam kelompok 5 • Ya • Tidak Menyerahkan tugas tepat waktu 6 • Ya • Tidak Seni Budaya 377 Menghargai nilai estetis yang terkandung didalam 7 pagelaran gerak tari • Ya • Tidak Menguasai dan dapat mengikuti kegiatan pembelajaran 8 dengan baik • Tidak • Ya Menghormati dan menghargai teman 9 • Ya • Tidak Menghormati dan menghargai guru 10 • Ya • Tidak H. Rangkuman Kritik tari diawali karena adanya pagelaran karya seni tari. Kritik berarti memberikan komentar terhadap karya seni, komentar terhadap karya seni memiliki daya yang memberikan instruksi, mengingatkan, mengoreksi dan memberikan saran yang kuat terhadap karya seni. Di Indonesia kritik tari tidak berkembang karena sedikitnya orang yang menulis seni pertunjukan. Dalam kritik tari banyak aspek yang harus diamati yaitu mengenai simbol, jenis, fungsi dan nilai estetis dalam pagelaran seni tari yang diamati. Seorang kritik tari adalah guru yang memberikan komentar terhadap karya seni, komentar tersebut idealnya lebih kepada resensi yang lebih longgar dan mudah dibaca, deskripsi atau cerita, pengalaman pribadi, tidak bersangkut paut dengan pagelaran atau pertunjukan kecuali menyebutkan judul tari yang dipentaskan. Kritikus akan menulis apa yang terjadi di atas pentas, yang dilihatnya dan yang dipahaminya akan dituangkan di dalam tulisan. Kegiatan yang dilakukan seorang guru tari untuk memberikan saran pada siswa yang sedang melakukan gerak tari, warna kostum dan pada bidang artistik, merupakan pengajaran langsung terhadap siswa untuk dapat memberikan saran atau kritik terhadap karya seni orang lain. Kritik... paling bermanfaat jika ditulis sedemikian rupa sehingga dapat memberikan pencerahan kepada orang sebanyak- banyaknya dan dalam bahasa yang mudah untuk dapat dimengerti. 378 Kelas X SMA / MA / SMK / MAK I. Refleksi Seni tari telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, seni dapat dijadikan sebagai identitas suatu daerah. Banyak karya seni yang telah punah dan hanya dapat dilihat dimusium sebagai kenangan. Adanya pagelaran seni dapat mengingatkan kita kembali untuk tetap menjaga, melestarian dan mengembangkan seni tradisional. Kritik tari juga memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa karya seni akan terus berkembang dengan seiringnya kemajuan teknologi dan sosial budaya. Jika tidak ada lagi yang mempertahankan, melestarian dan mengenbangkan kebudayaan seni tradisional maka kesenian tersebuat akan tergeser dengan kesenian yang lebih modern. Seni Budaya 379 Bab Pergelaran Teater 15 380 Kelas X SMA / MA / SMK / MAK Setelah mempelajari Bab 15 peserta didik diharapkan dapat 1. Mendeskripsikan pengertian pergelaran teater. 2. Mengidentifikasi unsur pergelaran teater. 3. Mengidentifikasi teknik pergelaran teater. 4. Melakukan perencanaan pergelaran teater. 5. Melakukan persiapan pergelaran teater. 6. Melakukan pergelaran teater dengan lisan, tulisan dan praktik. 7. Mengevaluasi pergelaran teater. 8. Memaknai pembelajaran melalui pergelaran teater. Seni Budaya 381 Pengantar Pembelajaran Seni Teater pada kelas X semester dua ini, pada dasarnya merupakan tahapan pembelajaran selanjutnya dari materi pembelajaran semester satu, Bab 7 dan Bab 8. Coba kamu, buka kembali buku seni teater semester satu, Bab 7 dan Bab 8 tentang materi pemeranan dan berkarya teater! Terkait dengan pembelajaran seni teater pada semester dua, Bab 7. Kamu akan diajak belajar bersama dengan teman kamu untuk mempergelarkan karya teater sesuai dengan potensi, bakat dan minat kamu dibidang seni, utamanya dalam memahami pembelajaran melalui seni teater. Mari ikuti dan bacalah dengan seksama. Pada dasarnya pergelaran merupakan puncak dari sebuah proses berkesenian, begitu pula dengan pergelaran teater sebagai proses puncak kreativitas seni yang dikomunikasikan kreator seni kepada masyarakat penontonnya melalui karya seni. Komunikasi di dalam teater dapat terjadi bersifat langsung di panggung dan tidak langsung melalui media elektronik. Pergelaran teater secara langsung sifatnya sesaat, terbatas dengan waktu dan tidak bias diulang. Adapun pergelaran teater melalui media atau perantara alat elektronik; radio, televisi, media jejaring social dan film layar lebar bersifat dapat diulang dan dilakukan dengan proses perekaman. Baik, kita lanjutkan dalam pergelaran teater bersifat langsung kedudukan penonton adalah mengapresiasi materi seni tanpa perantara media lain. Dengan kepekaan pancaindranya menangkap peristiwa pergelaran yang terjadi di atas pentas dengan tidak dapat diulang atau diputar kembali, layaknya seni rekam audio- audiovisual. Seni Teater bukan hasil kerja individu, tetapi merupakan hasil kreativitas bersama kolektif dengan beberapa awak pendukung pentas. Karena itu di dalam Teater perlu dibangun etos kerja yang optimal dan saling percaya, mulai dari; perencanaan dalam memilih dan menentukan lakon atau materi pertunjukan, proses latihan yang cukup, pembuatan tata pentas penunjang pertunjukan hingga terjadinya peristiwa pertunjukan sesuai dengan sasaran calon penonton. Yakni terjadinya komunikasi antara penyaji Teater dengan penontonnya. Setelah kamu menyaksikan pergelaran teater di gedung pertunjukan, di tengah lapang, di media jejaring sosial, di televisi atau layar perak bioskop. Unsur-unsur pertunjukan apa saja yang kamu lihat tonton? Coba kamu amati gambar di bawah ini, untuk mengidentifikasi jenis kegiatan artistic dan non artistic dalam pergelaran teater! 382 Kelas X SMA / MA / SMK / MAK 1 23 4 56 7 89 10 11 12 Seni Budaya 383 Kamu perhatikan gambar di atas lebih seksama, kemudian jawablah pertanyaan di bawah ini! 1 Gambar manakah yang menunjukkan karya teater atau seni pertunjukan yang kamu ketahui dan ada di sekitarmu? 2 Dapatkah kamu melakukan salah satu jenis kegiatan berdasarkan gambar tersebut? 3 Apa perbedaan yang menonjol dari sudut pandang pergelaran teater dari contoh gambar tersebut? 4 Dapatkah kamu mengidentifikasi kegiatan non artistik dari contoh gambar tersebut? 5 Bagaimanakah kegiatan artisitik melalui contoh gambar tersebut? Berdasarkan pengamatan melalui gambar, sekarang kamu kelompokkan dan isilah tabel di bawah ini sesuai dengan tahapan kreativitas pergelaran teater! No KEGIATAN ARTISTIK KEGIATAN NON ARTISTIK Gambar 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 384 Kelas X SMA / MA / SMK / MAK Setelah kamu mengisi kolom tentang unsur artistik dan nonartistik pergelaran, kemudian diskusikanlah dengan teman-teman dan isilah kolom di bawah ini! Format Diskusi Hasil Pengamatan Nama Kamu NIS Hari/Tanggal Pengamatan No. Unsur Pengamatan Uraian Hasil Pengamatan 1 Jenis Pergelaran 2 Unsur Pergelaran 3 Teknik Pergelaran 4 Perencanaa Pergelaran Teater 6 Pergelaran Teater 7 Pasca Pergelaran Teater Agar kamu lebih mudah memahami, bacalah konsep tentang pergelaran teater beserta langkah pergelaran berikut ini. Selanjutnya, kamu bisa mengamati lebih lanjut dengan melihat pertunjukan langsung ataupun melihat gambar, tayangan dari video serta membaca referensi dari berbagi sumber belajar yang lain. Seni Budaya 385 A. Pengertian Pergelaran Pergelaran Teater secara umum, merupakan proses komunikasi atau peristiwa interaksi antara karya seni dengan penontonya yang dibangun oleh suatu sistem pengelolaan, yakni manajemen seni pertunjukan. Manajemen Seni Pertunjukan dapat dipahami sebagai serangkaian tindakan yang dilakukan seorang pengelola seni pimpinan produksi dalam memberdayakan sumber-sumber potensi yang ada berdasarakan fungsi- fungsi manajemen POAC secara efektif dan efisien guna mencapai tujuan seni. Tujuan seni di dalam manajemen seni pertunjukan, termasuk di dalamnya Teater adalah guna mencapai kualitas karya seni yang bermutu dan menjaga kesejahteraan beberapa awak pendukung pergelaran di dalamnya. Dalam hal ini, kualitas karya seni ditanggungjawabi oleh seorang Manager Artistik, dikenal dengan Sutradara. Dan kesejahteraan bagi Sumber Dok. Kemdikbud Gambar Pentas Teater beberapa awak pendukungnya dipercayakan kepada sebagai Puncak Kreativitas seseorang yang mengetahui secara ilmu dan praktik pengelolaan pergelaran, yakni Manager Produksi Pergelaran Teater atau Pimpinan Produksi. Pergelaran Teater merupakan puncak dari sebuah proses latihan para kreator seni dan proses kreativitas seni dari seorang sutradara. Melalui proses seni inilah Teater dapat terwujud sebagai karya seni yang perlu dikomunikasikan kepada penontonnya. Oleh karena itu, komunikasi seni menjadi penting dan tidak terpisahkan dengan proses yang dilakukan sebagai bagian dari evaluasi dan penghargaan yang pantas diberikan kepada para kreatornya. Pergelaran Teater dalam prosesnya mulai dari perencanaan, persiapan hingga dapat dikatakan suatu tantangan dan peluang para kreator seni di dalamnya untuk bahu membahu, bekerjasama menciptakan karya seni yang tidak sedikit pengorbanannya. Tantangan yang dihadapi oleh para kreator seni adalah proses latihan yang mereka lakukan untuk menyiapkan materi pergelaran Teater minimal tiga bulan berkonsetrasi melatih diri dengan penuh tanggungjawab pada peran masing-masing. Pada kenyataannya dengan proses latihan yang cukup memakan waktu,tidak jarang terjadi pergantian atau ke luar masuk para pemain. Hal ini, terjadi pada kreator seni yang belum memiliki mental berkesenian. Karenanya, apakah proses penyiapan materi Teater di sekolah perlu dilakukan seperti proses berkesenian di luar sekolah, yakni minimal tiga 386 Kelas X SMA / MA / SMK / MAK bulan ? Jawabannya, bisa ya, bisa lebih dari pada tiga bulan dalam proses penyiapan materi Teater. Proses latihan berkesenian dapat di lakukan dengan cepat ataur lambat dalam pelaksanaan, hal ini sangat bergantung pada kemampuan keterampilan dari para kreator seni pendukungnya. Pemeranan yang memadai, pemilihan naskah yang tepat, ditunjang para penata artistik yang memadai pergelaran Teater di sekolah dapat diselenggarakan dengan efektif dan efisien dengan cara memadatkan jadwal latihan serta ditunjang kemampuan dana yang memadai. Peluang yang memungkinkan bagi kreator seni dalam pergelaran Teater sebagai unjuk kemampuan prestasi sekaligus membekali kamu menambah pengalaman berkesenian lebih nyata dan objektif. Dengan demikian kamu tidak sebatas diberikan materi seni tetapi di beri kesempatan dalam berpenampilan di depan publik adalah pembuktian dari hasil tindakan dalam mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan panitia pergelaran. dapat pula dikatakan sebagai tahap pelaksanaan dari fungsi-fungsi manajamen, dalam tahapan perencanaan, pengorganisasi, penggerakan dan pengawasan terhadap tujuan yang telah ditetapkan panitia agar terselenggara dengan baik dan optimal. Setelah kamu belajar tentang pengertian pergelaran. Jawablah beberapa pertanyaan di bawah ini! 1. Apa yang dimaksud dengan pergelaran teater ? 2. Mengapa setiap pergelaran teater memiliki hubungan erat dengan kegiatan manajemen? Seni Budaya 387 B. Unsur Pergelaran Teater Suatu pergelaran seni, termasuk pergelaran Teater memiliki persyaratan. Persyaratan dimasksud sebagai unsur penting dalam terselenggaranya pergelarann Teater. Tanpa adanya persyaratan tersebut, pergelaran seni atau peristiwa seni tidak akan terwujud. Unsur penting tersebut meliputi adanya unsur; Panitia pergelaran – materi pergelaran Teater – penonton. 1. Panitia Pergelaran Panitia adalah sekelompok orang-orang yang membentuk suatu organisasi untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam hal ini, organisasi yang dibentuk dengan system panitia. Dengan system kepanitiaan dalam pergelaran seni, termasuk pergelaran Teater sangat cocok untuk diterapkan. Karena pembentukan organisasi dengan system panitia memiliki kemudahan, yakni mudah dibentuk Sumber Dok. Kemdikbud dan mudah pula untuk dibubarkan tanpa adanya Gambar Pembentukan ikatan kerja yang rumit. Panitia sebagai Langkang Perencanaan Pergelaran Organisasi dalam system kepanitiaan ini, Teater menempatkan pimpinanya bersifat kolegial atau dewan, artinya terdiri dari beberapa orang. Segala keputusan diambil dan dipertanggungjawabkan secara bersama-sama dengan waktu pergelaran bersifat praktis, artinya panitia dengan cepat dibentuk dan cepat pula untuk dibubarkan setelah laporan kegiatan dilaksanakan. Penyelenggaraan pergelaran memiliki dua komponen penting, yakni adanya panitia artistik Sumber Dok. Kemdikbud atau pemateri atau kreator seni dibawah pimpinan Gambar Latihan seorang Sutradara art director dan panitia non Pemeranan sebagai artistik atau penggiat seni dipimpin oleh seorang Aktivitas Penyiapan Materi Pergelaran Teater. Pimpinan Produksi yang dipilih dan diangkat atas musyawarah kelas atau teman dalam kelompok yang dibentuk. 388 Kelas X SMA / MA / SMK / MAK 2. Materi Pergelaran Teater Syarat kedua sebagai unsur penting di dalam pergelaran Teater adanya unsur materi seni atau karya teater. Materi pergelaran yang dimaksud adalah wujud karya teater yang dibangun melalui proses kreatif melalui tahapan dengan menggunakan medium tertentu bersifat kolektif bekerja bersama dengan wilayah kerja dan tanggungjawab secara bersama kolaborasi. Unsur penting berikutnya di dalam pergelaran teater adalah hadirnya penonton 3. Penonton Penonton adalah orang-orang atau sekelompok manusia yang sengaja datang untuk menyaksikan tontonan. Penonton dapat juga dikatakan sebagai apresiator, penikmat, penilai, dst. terhadap materi seni seni teater yang di pergelarkan. Oleh karena itu, kehadiran penonton dalam suatu pergelaran adalah bersifat mutlak. Tanpa penonton, pergelaran teater adalah kesia-siaan atau kegiatan Sumber Dok. Kemdikbud Gambar Penonton mubazir. Karena pergelaran teater membutuhkan suatu penilaian, penghargaan atau kritikan dari sebagai Apresiator Teater orang lain dalam rangka menciptakan peristiwa seni sebagai peristiwa budaya. Menonton, mengapresiasi adalah sikap menerima, menghargai dan sekaligus mengkritisi pesan yang disampaikan pergelaran karya seni. Penilaian terhadap pergelaran seni untuk setiap penonton sangatlah berbeda dan bersifat relative. Oleh karena itu, berpijak pada keragaman latarbelakang penonton dan pengalaman seni, penonton dalam hubungan pergelaran seni Teater dapat dibedakan dalam tiga golongan, yakni penonton awam, tanggap dan kritis. a. Penonton awam adalah penonton penikmat seni dengan kecenderungan kurang atau tidak dibekali dengan pengetahuan dan pengalaman seni. Dalam hal ini wawasan dan pengalaman seni Teater. b. Penonton tanggap, artinya penonton bersikap responsif dengan kecenderungan memiliki wawasan dan pengalaman seni, tetapi tidak ditindaklanjuti untuk mengulas terhadap apa yang pergelaran yang ditontonnya cukup untuk dipahami dan dinikmati sendiri. c. Penonton kritis, adalah penonton dengan bekal keilmuan dan pengalaman seni kemudian melakukan ulasan atau menulis kritik pergelaran dan dipublikasikan dalam forum ilmiah, diskusi sampai media cetak dan elektronik. Seni Budaya 389 Setelah kamu belajar tentang teknik pergelaran teater, jawablah beberapa pertanyaan di bawah ini! 1. Apa saja yang termasuk unsur penting dalam pergelaran teater? 2. Jelaskan hubungan unsur pergelaran dalam menciptakan peristiwa teater! C. Teknik Pergelaran Teater Teknik adalah cara, upaya, strategi dan metode untuk memudahkan kerja dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. Terkait teknik dalam pergelaran Teater dapat dipahami sebagai suatu cara dan upaya kamu bersama teman- teman satu kelas atau kelompok yang dibentuk untuk terlibat dalam merencanakan, mempersiapkan, mempergelarkan karya Teater yang kamu ciptakan. Karya Teater yang Kamu ciptakan merupakan hasil dari proses kreatif yang dilakukan bersama kolektif. Karena itu di dalam mencipta karya Teater perlu dibangun etos kerja yang optimal dan saling percaya, Teknik pergelaran Teater yang dapat Kamu lakukan bersama-sama teman Kamu dalam pergelaran dapat dibagi dalam dua wilayah kegiatan. Wilayah kegiatan artistik dan non artistik. Kegiatan wilayah artistik bertugas untuk menyiapkan materi produk Seni Teater. Wilayah non artistik bertugas sebagai penyelenggara pergelaran. Pelaksana wilayah kegiatan artistik dan non artistik dalam pergelaran Teater dapat dilakukan secara bersama-sama dan bekerjasama dengan cara membentuk panitia pergelaran. Wilayah kerja bagian artistik dapat ditanggungjawabi oleh Kamu, Teman Kamu, Guru atau Instruktur Teater yang mampu untuk mewujudkan karya Teater. Selanjutnya, untuk wilayah bagian non artistik dapat dilakukan dengan cara mengangkat Kamu atau Teman Kamu sebagai Ketua pelaksana produksi dengan sebutan popular “ Pimpinan Produksi “. Dengan demikian, secara teknis pergelaran Teater adalah suatu kegiatan yang tidak dapat lepas dari kegiatan manajemen dengan memfungsikan sumber-sumber yang ada, meliputi; siswa, guru dan orang tua; keuangan; metode; mesin/teknologi; bahan dan alat; sampai pada pemasaran jika 390 Kelas X SMA / MA / SMK / MAK memungkinkan. Pergelaran Teater dapat kamu lakukan dengan cara pembagian wilayah kerja; artistik dan non artistik, meliputi kegiatan perencanaan, persiapan, pergelaran dan pasca pergelaran. 1. Perencanaan Pergelaran Teater Perencanaan merupakan suatu langkah kegiatan awal dalam menetapkan kegiatan melalui tahapan kerja untuk mencapai tujuan yang telah digariskan, termasuk kegiatan pengambilan keputusan dan pilihan alternatif-alternatif keputusan. Keputusan-keputusan di dalam perencanaan tersebut dilakukan oleh seorang pimpinan. Oleh karena itu, perencanaan non artistik yakni perencanaan di luar karya seni di dalam manajemen seni pertunjukan atau pergelaran dipimpinan oleh seorang manager yang disebut dengan Manager Produksi atau Pimpinan Produksi. Sedangkan keputusan-keputusan di dalam perencanaan artistik Teater dilakukan oleh Manager Artistik atau Sutradara. Tujuan dari perencanaan adalah untuk menghindari tingkat kesalahan atau hambatan yang akan terjadi serta sekaligus mendorong peningkatan pencapaian tujuan dari sebuah rencana pergelaran dalam hal ini pergelaran Teater. Perencanaan non artistik di dalam pergelaran Teater, meliputi pengelolaan dibidang personal pergelaran, administrasi, keuangan, publikasi, dokumentasi, pemasaran, kemiteraan dan laporan pergelaran. Dari sekian banyaknya perencanaan kerja yang harus dilakukan, seorang Pimpinan Produksi perlu melakukan pengorganisasian dan pembagian wilayah kerja berdasarkan potensi yang ada, termasuk potensi yang ada di sekolah dengan segala keterbatasannya. Sebagai aplikasi tahapan perencanaan di sekolah dalam pergelaran Teater, sebagai berikut. 2. Langkah-langkah Perencanaan non artistik Rencana pergelaran Teater atau merencanakan kegiatan lainnya, biasanya diawali dengan suatu rapat atau pertemuan terbatas dengan agenda suatu program kegiatan yang akan dan harus dilaksanakan oleh lembaga atau sekolah atas kesepakatan bersama. Seni Budaya 391 a. Pertemuan sekolah dan komite sekolah. Pertemuan untuk mufakat adalah suatu hal penting untuk dilakukan dalam memulai suatu kegiatan, terutama kegiatan yang telah diprogramkan. Pertemuan sekolah pun kepala sekolah dan guru-guru dengan komite sekolah merupakan agenda awal yang harus ditempuh di dalamnya perencanaan pergelaran Teater. Karena pergelaran Teater sebagai wahana aktivitas, kreativitas pembelajaran seni di sekolah tanpa melibatkan unsur- unsur pemegang kebijakan pendidikan di sekolah, guru kesenian atau bagian yang telah diprogramkan akan mengalami banyak kendala terutama dukungan moral dan material yang bertsumberi peserta didik atau orang tua kamu kebijakan komite sekolah. Sehingga akan merembet pada persoalan teknis dan non teknis di lapangan. b. Pembentukan Panitia Inti Pembentukan panitia inti dalam sebuah rencana kegiatan adalah hal penting untuk panitia ini yang terbentuk memudahkan suatu tindakan pengorganisasian selanjutnya. Panitia inti di dalam Teater, terdiri dari penunjukan atau pengangkatan posisi jabatan Pimpinan Produksi dan Sutradara. Untuk jabatan Pimpinan Produksi dapat dipilih dari guru atau orang tua murid. Tetapi jabatan Sutradara harus dipilih dari guru bidang seni atau pelatih di luar sekolah dengan jaminan sebuah kesepakatan dan jelasan honorium. Hal ini dilakukan untuk menjaga hakekat pengelolaan atau manajemen yakni saling menguntung dan memahami rasa kebersamaan satu sama lain. c. Penentuan Lakon Teater Dalam penentuan lakon atau naskah adalah tanggungjawab seorang sutradara atau koreografer dan diputuskan secara bersama dengan pertimbangan; Apakah sesuai atau tidak tematik lakon yang dibawakan dengan tingkat kemampuan anak dan sasaran penonton ? Mengapa naskah atau lakon tersebut yang dipilih ? Hal ini jelas harus memiliki alasan positip bagi kemajaun bersama dari peluang yang memungkinkan. Bagaimana merealisasikannya ? Hal ini pun harus disesuaikan dengan kemampuan/ kekuatan yang dimiliki berupaya mencari peluang yang memungkinkan, biasanya benturannya masalah pendanaan. Pergelaran Teater, dapat diselenggarakan dalam lingkup yang besar, artinya melibatkan personal yang banyak dengan sejumlah proses latihan yang cukup panjang dan biaya yang dibutuhkan pun akan lain dengan pergelaran Teater dalam lingkup kecil. Tinggal milih satu dari dua yang memungkinkan. 392 Kelas X SMA / MA / SMK / MAK
PerpustakaanSmp Negeri 1 katibung menerbitkan SENI BUDAYA pada 2021-09-29. Bacalah versi online SENI BUDAYA tersebut. Download semua halaman 101-150. Scheduled Website Maintenance Website Outage: 2AM~8AM on Thursday, July 28th, 2022(GMT+0).
A. Jenis Penampilan Vokal Solo/Tunggal Bernyanyi merupakan aktivitas yang menyenangkan bagi siapa sajayang sedang bahagia, sedih, atau pun dalam keadaan yang tidak menentu,karena dengan bernyanyi hati menjadi terwakilkan lewat alunan musikdan lirik lagu yang indah. Ada beberapa jenis penampilan bernyanyiyang sering kita lihat di televisi atau pun secara langsung di sebuahpanggung. Ada yang bernyanyi sendiri dengan diiringi musik dari CD,ada juga yang tampil dengan band lengkap, lalu ada juga yang bernyanyibersama-sama lebih dari dua orang. Semua penampilan tersebuttentunya memiliki keunikan dan sisi menarik yang berbeda, karenamemang dari segi persiapan dan sarana pun akan memiliki detail yangberbeda di setiap jenis penampilan. Jenis penampilan vokal solo/tunggalseringkali dinilai penampilan yang paling sederhana dan tidak banyakmembutuhkan banyak sarana dan prasarana, padahal sebenarnya samasaja. Setiap penampilan vokal solo justru memiliki beban yang lebih beratkarena seluruh keberhasilan penampilannya sangat tergantung kepadasang vokalis atau penyanyi itu sendiri. Berikut ini adalah hal-hal yangharus benar-benar dipahami dan disiapkan seorang vokalis yang akanbernyanyi solo/tunggal. B. Materi Vokal Nyanyikanlah sebuah lagu pilihan bersama, lakukan pengamatanterhadap dua orang temanmu pada saat menyanyikan lagu apa saja perbedaan yang dapat kamu dengar dantuliskanlah pada tabel berikut Nama Siswa Hasil Pengamatan 1. 2. Dari uraian yang telah dibuat di atas, akan ada perbedaan mendasarterhadap materi vokal yang dimiliki oleh dua orang yang berbeda, yaitu Warna suara/timbre Bunyi atau suara satu siswa berbeda dengan siswa yang lainnya, hal ini dikarenakan getaran-getaran yang dihasilkan bentuk masing- masing pita suaranya berbeda. Perbedaan ukuran pita suara Seni Budaya 41merupakan pemberian dari Tuhan yang akan menghasilkan frekuensisuara masing-masing juga. Dari perbedaan inilah dihasilkan warnasuara yang berbeda. Warna suara ini jika dilatih dengan teknik vokalyang benar akan menghasilkan karakter vokal yang Wilayah NadaKemampuan seseorang dalam mencapai ketinggian dan rendahnyanada menyebabkan seseorang memiliki wilayah nada tertentu. Setiaporang memiliki wilayah nada yang berbeda-beda sesuai denganketebalan pita suara yang dimilki juga upaya seseorang itu dalammengolah teknik vokalnya. Dengan kata lain, wilayah nada seseorangbisa bertambah dan berkurang sesuai dengan intensitasnya dalamberlatih olah vokal. Berikut ini pengelompokan wilayah nada Suara anak-anak Wilayah nada suara laki-laki dan perempuan pada usia anak- anak mempunyai ketinggian yang sama. Perbedaan akan terjadi ketika anak laki-laki beranjak dewasa, ada perubahan wilayah nada berdasarkan perubahan fisik yang mereka alami, misalnya tumbuhnya jakun di leher laki-laki. Batas wilayah nada yang dimiliki anak-anak adalah sebagai a. Suara anak-anak tinggi, wilayah nadanya c’ – f’ b. Suara anak rendah, wilayah nadanya a – d’’ Suara wanita a. Sopran = Suara tinggi wanita, wilayah nadanya c’- a’’ b. Mezo Sopran = Suara sedang wanita, wilayah nadanya a - f’’ c. Alto = Suara rendah wanita, wilayah nadanya f – d’’ Suara pria a. Tenor = Suara tinggi pria, wilayah nadanya c – a’’ b. Bariton = Suara sedang pria, wilayah nadanya a – f’ c. Bass = Suara rendah pria, wilayah nadanya f – d’Pengetahuan tentang wilayah nada ini benar-benar harus diketahuioleh siswa yang akan bernyanyi, jangan sampai siswa memaksakanmenyanyikan lagu dengan nada dasar yang di luar jangkauan wilayahnada yang dimilikinya. Jika dipaksakan, maka suara akan terdengarsumbang bahkan bisa merusak pita mengecek wilayah siswa dapat menggunakan alat musikpiano atau keyboard dengan panduan seperti gambar di bawah Kelas IX SMP/MTsPenyanyi harus mempelajari dan mengasah teknik vokal atau teknikbernyanyi yang baik, agar dapat membawakan lagu dengan baik dan Sumber Penotasian oleh Masripah Gambar Gambaran wilayah kepada lima orang teman kamu untuk mengikuti bunyi nadapiano atau keyboard secara berurutan dari nada terendah sampai nadatertinggi yang bisa dicapai. Setelah itu, tuliskan hasilnya pada Nama Siswa Wilayah Nada ... s/d ... Setelah mendata wilayah nada masing-masing siswa, nyanyikanlahlagu berikut dengan nada dasar iringan dari guru sesuai wilayah nadamasing-masing siswa. Seni Budaya 43Sumber Penotasian oleh Masripah Gambar Lagu populer untuk mendata wilayah nada siswa. C. Teknik Vokal Bernyanyi merupakan kegiatan yang menyenangkan baik bagipendengarnya maupun bagi penyanyinya sendiri. 44 Kelas IX SMP/MTsSeseorang yang bernyanyi dengan menggunakan teknik vokal yang benarniscaya dia akan menghasilkan suara yang baik dan layak sebuah konser dua penyanyi solo Indonesia. Amati dengansaksama dan uraikan hasil pengamatan siswa pada tabel berikut ini!Setelah dipraktikkan hasil data dari pengamatan di atas, berikutini tahapan teknik vokal yang baik yang juga harus dipahami dandipraktikkan oleh siswa sebelum mulai bernyanyi solo/ Kriteria Penyanyi Solo 1 Penyanyi Solo 2 Pegamatan ............................. ............................1. Sikap bernyanyi. Cara mengolah2. napas pada saat bernyanyi. Gerak mulut3. pada saat bernyanyi. Pengkalimatan dalam4. menempatkan napas pada saat bernyanyi. Cara5. pengucapan kata per kata. Mimik wajah6. pada saat bernyanyi. Gerakan tubuh7. pada saat Kostum dan Penampilan. Seni Budaya Sikap Bernyanyi Bernyanyi yang baik harus diawali dengan sikap bernyanyi yang baikpula, karena sikap berdiri yang baik ini dapat memaksimalkan tenagauntuk bernyanyi. Berikut ini cara berdiri yang baik pada saat bernyanyi. Badan tegak dan rileks, kaki dibuka sedikit. Berat badan bertumpu di kedua kaki dengan seimbang. Dada dibusungkan tapi tetap rileks. Pandangan lurus ke depan. Posisi tangan rileks di samping kiri Pernapasan Diafragma Pernapasan yang dianjurkan digunakan pada saat bernyanyi yaitupernapasan diafragma. Di dalam diafragma ini, terdapat otot yang jika Sumber perahuawanaelogym. Gambar Posisi berdiri yang baik untuk dilatih dengan olah napas akan menjadi lebih kuat sehingga dapatmemperpanjang durasi keluarnya napas kita pada saat bernyanyi. Ototdiafragma ini juga dapat menjadi sumber tenaga yang besar untukmencapai nada tinggi dan menambah tenaga, pada saat bernyanyi. Jikapada saat bernyanyi olah pernapasan dan sumber tenaga bermuara didiafragma, maka suara juga akan lebih bulat dan bening. Selain itu,tenggorokan kita tidak akan terasa sakit dan mudah lelah. Berikut initahapan berlatih olah pernapasan diafragma. Ambil napas melalui hidung atau mulut, bayangkan seperti mencium bau parfum dengan lembut, lalu udara langsung masuk ke ruang diafragma dan seketika otot diafragma akan mendesak ke bagian depan dan seluruh udara menyebar di diafragma sampai ke samping dan bagian belakangnya. 46 Kelas IX SMP/ Tahan napas tersebut kira-kira 5 detik, rasakan benar otot diafragma makin kencang Lalu, keluarkan napas tersebut dengan lembut, mengeluarkan suara desis halus dan rata sambil dihitung berapa detik siswa dapat menghabiskan napas dengan desis tersebut. Suara desis ini bisa diganti dengan suara menyerupai lebah misalnya zzzz... atau tiupan ffffff.... yang penting keluarnya udara rata dan stabil. Ulangi beberapa kali latihan di atas sambil berupaya agar banyaknya hitungan desis yang dikeluarkan semakin banyak setiap kali berlatih. Semakin bertambah durasinya, berarti kekuatan otot diafragma siswa pun bertambah terbiasa melakukan olah pernapasan seperti di atas, mulailahuntuk memproduksi suara pada saat bernyanyi dengan sumber tenagadari kekuatan otot Resonansi Dalam bernyanyi, seseorang harus dapat menggemakan suaradengan cara menempatkan sumber suara agar suara lebih keras padasaat dikeluarkan dan sampai kepada pendengar. Proses menggemakansuara ini disebut dengan Bunyikan suara menyerupai sirine dari rendah ke tinggi sampaipaling tinggi dan kembali lagi sampai ke yang paling rendah. Untukyang kedua kalinya, rasakan perlahan udara yang menjadi sumber suarakita akan berjalan dari dada ke mulut ke wajah sampai ke kepala sesuaidengan ketinggian nada tertentu. Uraikanlah pengalaman ini ke dalambentuk lisan dalam sebuah diskusi singkat. Setelah melakukan kegiatan di atas, siswa dapat merasakan bahwadalam membunyikan nada dengan ketinggian tertentu, penempatanpantulan sumber suaranya berbeda-beda. Penempatan pantulan sumberbunyi ini yang harus dipelajari dan dipraktikkan saat bernyanyi. Ada 3 jenis resonansi atau tempat memantulkan sumber bunyi sesuaifungsinya, yaitu Resonansi Dada Memantulkan sumber bunyi pada bagian dada akan menghasilkan suara rendah. Jika akan memproduksi suara yang rendah, hendaklah menggunakan resonansi dada agar nada rendah dapat dicapai dengan tepat dan Budaya Resonansi Hidung Memantulkan sumber bunyi pada bagian wajah seputar hidung yaitu meliputi tulang rahang mulut sampai ke pipi, akan menghasilkan suara sedang yang tepat dan halus. Selain itu juga, kerja tenggorokan tidak terlalu berat dan tidak mudah lelah. Suara yang dihasilkan pun akan terdengar lebih bening dan Resonansi Kepala Memantulkan sumber bunyi pada bagian kepala akan menghasilkan suara tinggi dan halus. Untuk dapat menghasilkan nada-nada tinggi yang tepat dan halus, resonansi kepala ini harus juga di-support dengan kerja otot diafragma yg maksimal juga. Jangan sekali-kali memaksakan memproduksi suara tinggi di tenggorokan, karena sudah pasti nadanya tidak akan sampai dengan tepat, suara tidak bening dan akan terasa sakit di tenggorokan, dan jika hal ini sering dilakukan maka akan merusak kualitas pita mengetahui jenis resonansi, hendaknya siswa membiasakanbernyanyi dengan menggunakan resonansi yang tepat sesuai kebutuhannada yang ingin Artikulasi dan Gerak Mulut Bernyanyi yang baik tidak bisa terlepas dari pengucapan kata-katayang ada pada lirik lagu dengan Phrasering/Pengkalimatan Phrasering atau pengkalimatan merupakan teknik vokal yangmengatur tentang pengelompokkan kalimat di mana vokalis dapatmengambil napas pada setiap jeda antarkalimat. Pengkalimatan inihendaknya dilakukan sebelum memulai bernyanyi, beri tanda pada jedaantarkalimat sehingga ketika bernyanyi siswa akan tepat mengambilnapas sesuai makna Tulis atau cetak lirik lagu pilihan siswa, kemudian beri tandakoma , di atas atau di bawah pada jeda setiap kalimatnya. Setelahitu nyanyikanlah lagu tersebut bersama-sama teman sekelas, pastikansemua siswa bernapas di tempat yang sudah diberi tanda untuk bernapas. 48 Kelas IX SMP/ Ekspresi Mimik dan Gestur Pada saat bernyanyi, hendaknya siswa memberikan ekspresi sesuaidengan tema lagu. Dengan begitu, makna lagu akan lebih mudah diterimaoleh pendengar. Ekspresi meliputi mimik wajah dan gestur atau Coba nyanyikanlah dua lagu berikut ini dengan ekspresi yang sesuaidengan tema dan makna Budaya 49Sumber Penotasian oleh Masripah Gambar Lagu Populer untuk melatih ekspresi Kelas IX SMP/MTsSumber Penotasian oleh MasripahGambar Lagu populer untuk melatih Budaya 51Setelah membaca dan memahami kedua lagu di atas, tentukanlahgambaran ekspresi seperti apa yang harus dilakukan, tuliskan padatabel di bawah ini!Lagu Mimik Wajah Gestur/Gerak Tubuh1. Kepompong ....................................................... ....................................................... ....................................................... ....................................................... ....................................................... ....................................................... ....................................................... ....................................................... ....................................................... .......................................................2. Indonesia Jaya ....................................................... ....................................................... ....................................................... ....................................................... ....................................................... ....................................................... ....................................................... ....................................................... ....................................................... ....................................................... D. Penampilan Coba perhatikan tayangan konser seorang penyanyi di TV atau secaralangsung di sebuah panggung yang besar, lihatlah bagaimana penampilanmereka. Dapat dipastikan seorang penyanyi yang profesional akanmempersiapkan penampilan mereka mulai dari baju atau kostum yangdigunakan, gaya rambut, sepatu, aksesoris, dan riasan wajah yang akandisesuaikan dengan tema acara, tema lagu, dan tempat yang menjaditempat tampil untuk bernyanyi. Hal ini dilakukan agar pertunjukkanmenyanyi mereka akan lebih indah dilihat dan berkesan. E. Latihan Improvisasi Lagu Secara Solo/Tunggal Improvisasi adalah melakukan sesuatu tanpa persiapan. Dalambernyanyi merupakan pengembangan ornamentasi pada sebuahlagu dengan tujuan agar lagu terdengar tidak membosankan danlebih menarik. Improvisasi ini tidak dilakukan pada semua bagianlagu, hanya pada bagian-bagian tertentu saja agar bentuk laguyang aslinya tetap jelas. Karena sifatnya untuk memperindah lagu,bayangkan saja improvisasi ini seperti renda yang dipasangkanhanya di sudut-sudut taplak meja, maka taplak tersebut akan 52 Kelas IX SMP/MTsterlihat lebih manis dan indah. Jika renda tersebut dipasangkansampai menutupi semua bagian taplak tentu taplak tersebut akanterlihat tidak indah dan terlalu berlebihan. Variasi lagu dapat dilakukan dengan mengubah tiga unsur lagusebagai berikut1. RitmisPerubahan dalam irama lagu, misalnya lagu yang diciptakandalam irama pop divariasikan dengan cara dibawakan denganiringan irama jazz atau MelodisBiasanya berupa penambahan nada dengan jarak nada DinamikaPerubahan bunyi keras dan lembut pada bagian lagu sesuaidengan kesan yang akan Tontonlah sebuah tayangan lagu yang dinyanyikan oleh tiga orangpenyanyi dalam waktu dan penampilan yang berbeda melalui youtube atauacara musik di TV. Tuliskanlah perbedaan improvisasi yang dilakukanoleh ketiga penyanyi tersebut pada satu lagu yang sama dan termasuk kedalam improvisasi apa, kemudian tuliskan hasil pengamatan siswa padakolom di bawah ini!Judul lagu ............................................Penyanyi asli ............................................Nama Penyanyi Lain Ritmis Cara Improvisasi Dinamikayang Membawakan Melodis1. ..........................................2. ..........................................3. .......................................... Seni Budaya 53F. Uji Kompetensi 1. Pengetahuan Jelaskanlah dengan tepat pertanyaan berikut ini! 1. Unsur-unsur apa saja yang harus dipersiapkan untuk sebuah penampilan vokal solo/tunggal yang baik? 2. Bagaimanakah cara berlatih vokal untuk dapat membiasakan penggunaan teknik vokal yang baik? 3. Bagian apa saja pada sebuah lagu yang dapat diimprovisasi? 2. Keterampilan Pilihlah sebuah lagu pilihan siswa sendiri yang paling disukai dan paling hafal, kemudian lakukanlah improvisasi pada bagian ritmis, melodis, dan dinamika dan nyanyikanlah di depan kelas secara individu! G. Rangkuman Bernyanyi secara solo/tunggal harus dipersiapkan dengan matang,karena penyanyi solo tersebut akan menjadi pusat perhatian di ataspanggung pada saat menyanyi. Persiapan yang harus dilakukan adalahdengan memahami materi vokal, teknik vokal yang baik, dan penampilanseperti apa yang terbaik yang dapat menunjang nyanyiannya. Seorangpenyanyi solo atau tunggal hendaknya dapat mengembangkanornamentasi lagu dengan cara berimprovisasi pada bagian lagu, yaituritmis, melodis, dan dinamika. Improvisasi ini merupakan hiasan yangdipersiapkan untuk memperindah lagu. Jadi, berhati-hatilah dalammelakukan improvisasi jangan sampai dibuat berlebihan dan keluar darijalur nada lagu yang asli. Perbanyaklah perbendaharaan lagu kalian,maka bayangan nada untuk berimprovisasi pun akan lebih banyak danvariatif. H. Refleksi Setelah kamu belajar bernyanyi lagu secara solo/tunggal danberimprovisasi pada lagu pilihan sendiri, isilah kolom di bawah ini 54 Kelas IX SMP/MTs1. Penilaian Pribadi ................................................................. Nama ................................................................. Kelas ................................................................. Semester ................................................................. Waktu penilaianNo. Pernyataan Ya Tidak1. Saya berusaha mengetahui jenis penampilan musik dengan menonton tayangan TV ataupun Saya berusaha mengklasifikasi lagu dan musisi yang saya dengarkan sesuai jenis musiknya dengan. Saya berusaha memahami materi vokal dengan Saya berusaha memahami teknik vokal yang baik dengan Saya berusaha menuangkan ide dan perasaan saya dalam menentukan improvisasi lagu yang saya pilih dengan Saya berusaha berlatih menyanyikan lagu dengan improvisasi dengan sungguh-sungguh. 2. Penilaian Antarteman .......................................................... Nama teman yang dinilai .......................................................... Nama Penilai .......................................................... Kelas .......................................................... Semester .......................................................... Waktu penilaian Seni Budaya 55No. Pernyataan Ya Tidak1. Berusaha belajar dengan sungguh-sungguh dalam memahami jenis penampilan musik Mengikuti pembelajaran dengan penuh perhatian sehingga dapat menggunakan teknik vokal yang baik pada saat bernyanyi solo/ Mengerjakan tugas yang diberikan guru tepat Mengajukan pertanyaan jika ada yang tidak dipahami pada pembelajaran bernyanyi dan improvisasi lagu solo/ Berperan aktif dalam bekerja sama membantu kesulitan teman dalam mengimprovisasi Menghargai kreativitas teman dalam mengimprovisasi Kelas IX SMP/MTsLagu Populer Bab IVdalam SajianVokal GrupAlur Pembelajaran Ciri-Ciri Vokal Grup Konsep Menyajikan Lagu Secara Vokal Grup Aransemen Vokal GrupLagu Populer dalam Menentukan Sajian Vokal Grup Lagu Populer LaƟhan yang Akan Mengembangkan Digubah atau Ornamentasi Lagu Diaransemen Populer Secara Vokal Mengransemen Grup Melodi Utama Menjadi Konsep Vokal GrupSetelah mempelajari Bab IV ini, siswa diharapkan mampu1. Menganalisis ciri-ciri vokal Mendeskripsikan tahapan aransemen vokal berdasarkan pembagian Menentukan lagu populer yang akan Melakukan aransemen atau mengembangkan ornamentasi lagu menjadi konsep vokal grup. Seni Budaya 57A. Konsep Menyajikan Lagu Secara Vokal Grup Materi lagu populer sudah dibahas di bab sebelumnya. Bab ini akanmembahas penyajian lagu populer ke dalam bentuk vokal grup yangtentunya akan menambah variasi hasil lagu yang akan didengarkannantinya. Vokal grup ini merupakan bentuk penyajian vokal yang lebihekspresif dibandingkan paduan suara, karena dalam menyajikan vokalgrup kita akan lebih mementingkan aspek keselarasan nada yang enakdidengar dan lebih ekspresif bukan berupa partitur lengkap sepertiaransemen lagu untuk kelompok paduan suara. Menyajikan lagu secara vokal grup dituntut untuk kreatif dalammemberikan variasi vokal yang menambah manis komposisi dapat lebih mengenal tentang vokal grup, ada baiknya kitaperhatikan hal-hal berikut ini1. Ciri-ciri vokal grup • Vokal grup terdiri dari beberapa penyanyi, biasanya terdiri dari 3 sampai 10 orang. • Aransemen vokalnya bebas dan dalam membawakan lagu sebuah vokal grup lebih dapat ekspresif, misalnya dengan memberikan gerakan yang sesuai untuk menunjang makna lagu. • Menggunakan improvisasi yang dominan. • Vokal grup dapat diiringi musik atau tidak diiringi musik acapella. Dari penjabaran tentang ciri utama vokal grup di atas, tuliskanlah kedalam kolom di bawah ini vokal grup yang kamu ketahui beserta judullagu populer yang mereka bawakan!No. Nama Grup Vokal Lagu Populer Kelas IX SMP/MTsNo. Nama Grup Vokal Lagu Populer 3. 4. 5. Aransemen vokal Sajian vokal grup yang langsung menyita perhatian adalah adanyaaransemen lagu yang tentunya akan berbeda dari melodi lagu ini dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagaiberikuta. Mencari melodi utama atau pokok dari lagu yang telah dipilih. Sumbernya dapat diambil dari format Mp3, CD, atau partitur Mencari akor atau harmoni. Akor dapat ditemukan dengan bantuan alat musik seperti piano atau Memecah suara. Untuk dapat memecah suara, diperlukan sedikit pengetahuan tentang akor, misalnya lagu dalam tangga nada Do=C susunan solmisasinya sebagai berikutTingkatan nada 1 2 3 4 5 6 7 8Nama notasi C D E F G A B C’Solmisasi do re mi fa sol la si doAkor yang digunakan dalam lagu Do=C berasal dari rangkaian nada diatas, setiap notasi akan menjadi not 1 dan untuk not 3 dan 5 dihitungsecara berurutan dan jika dijabarkan sesuai dengan rumusan 1 3 5, makasusunan nada pada akornya sebagai berikut. Seni Budaya 59Notasi Sifat Akor Akor Solmisasi Nada Do=C 13 5C Mayor C Do Mi SolD Minor Dm Re Fa LaE Minor Em Mi Sol SiF Mayor F Fa La DoG Mayor G Sol Si ReA Minor Am La Do MiB Diminished Bm Si Re Fa Setelah itu, dapat dilakukan memecah suara dengan acuan nada-nada yang harmoni sesuai akornya. d. Memberi nada untuk setiap suara. Tahap ini merupakan kelanjutan dari poin c, yaitu memberikan not pada setiap suara, misalnya dalam vokal grup akan dibagi 3 suara maka nada sudah tersedia berdasarkan akor yang dapat dilihat di tabel di atas. Sebagai contoh, akan dibuat vokal grup wanita dengan susunan 3 suara yaitu S, MS, dan A Sopran S, mezo sopran 2 MS, dan alto A. Jika melodi pokok atau utama lagu ada di sopran 1, maka sopran 2 dan alto tinggal menggunakan nada yang belum digunakan di akor tersebut sesuai dengan ketinggian nadanya. S do melodi utama Ms mi A sol digunakan sol rendah Contoh pembagian suara untuk vokal grup pria adalah Tenor, Bariton, dan Bass. Proses pembuatan aransemen vokalnya hampir sama langkahnya dengan vokal grup wanita di atas. Tenor do melodi utama Bariton mi Bass sol sol rendah60 Kelas IX SMP/MTse. Improvisasi lagu. Tahapan selanjutnya adalah mengemas sajian vokal grup lebih menarik, yaitu dengan membuat variasi nada pada melodi lagu di beberapa bagian saja dengan catatan pengembangan nada atau variasi nadanya harus tetap berjalan di akor yang sama. Variasi lainnya dapat dilakukan dengan menambahkan, misalnya intro dan akhir lagu yang menarik. Hal ini sangat tergantung pada kreativitas anggota vokal grup. Oleh karena itu, teruslah perbanyak perbendaharaan variasi nada dan improvisasi lagu dengan banyak mendengarkan karya vokal grup yang terkenal dan bagus. Cobalah kamu sebutkan vokal grup yang kamu ketahui besertadeskripsinya berdasarkan kolom berikut ini!No. Nama Grup Jumlah Judul Pembagian Personel Lagu Tugas Vokal Populer Seni Budaya 61B. Latihan Mengembangkan Ornamentasi Lagu Populer secara Vokal Grup Mengubah lagu populer secara vokal grup pada kesempatan ini lebihkepada mengaransemen lagu populer menjadi lebih variatif. Tahapanmengaransemen sebuah lagu populer hendaklah dipilih lagu yangmempunyai pola melodi utama mudah dipahami bentuknya, kemudiandipilih juga lagu yang dalam satu lagu tersebut hanya menggunakantanda birama yang sama dari awal sampai akhir. Pola lagu seperti ituakan lebih mudah dikembangkan menjadi konsep sajian vokal grup. Marilah kita mulai mencoba mengubah lagu populer, misalnya dipilihlagu pop ke dalam sajian vokal grup dengan langkah-langkah berikut ini1. Menentukan lagu pop yang akan digubah atau diaransemen Tentukan lagu yang memiliki bentuk lagu yang sederhanaberdasarkan a. Pola bentuk lagu yang mempunyai 2 bentuk, misalnya A dan B, A merupakan lambang untuk bait 1 lagu, B sebagai lambang untuk bait 2 dan apabila ada bait-bait berikutnya yang memiliki pola berbeda dengan bait 1 dan 2 bisa menggunakan lambang C dan seterusnya. Penggunaan lambang tersebut dalam sebuah rangkaian lirik lagu kedua bentuk ini bisa digunakan secara berurutan atau selang-seling atau berulang-ulang, misalnya A B A’ B’, A A’ B B’, atau A A’ B A’’A Contoh lirik lagu “Laskar Pelangi” yang dipopulerkan oleh grup band Nidji. A Mimpi adalah kunci untuk kita menaklukkan dunia Berlarilah tanpa lelah, sampai engkau meraihnya A’ Laskar pelangi takkan terikat waktu Bebaskan mimpimu di angkasa, warnai bintang di jiwa 62 Kelas IX SMP/MTsB Menarilah dan terus tertawa Walau dunia tak seindah surga Bersyukurlah pada Yang Kuasa Cinta kita di dunia selamanyaA’’ Cinta kepada hidup memberikan senyuman abadi Walau hidup kadang tak adil tapi cinta lengkapi kitaA Mimpi adalah kunci untuk kita menaklukkan dunia Berlarilah tanpa lelah, sampai engkau meraihnyaA’ Laskar pelangi takan terikat waktu Bebaskan mimpimu di angkasa, warnai bintang di jiwaB Menarilah dan terus tertawa Walau dunia tak seindah surga Bersyukurlah pada Yang Kuasa Cinta kita di dunia selamanyaA’’ Cinta kepada hidup memberikan senyuman abadi Walau hidup kadang tak adil tapi cinta lengkapi kitaSeni Budaya 63Sumber Penotasian oleh Masripah Gambar Pola melodi lagu Laskar Kelas IX SMP/MTsContoh selanjutnya lagu “Indonesia Jaya”, lagu ini dapat dikategorikan sebagai lagu pop yang memiliki melodi lagu dan lirik lagu yang bermakna baik. Bentuk lagu ini A B C, akan terlihat jelas dengan menganalisis lirik lagunya sebagai berikut. Lirik lagu “Indonesia Jaya” A Hari-hari terus berlalu Tiada pernah berhenti Seribu rintang jalan berliku Bukanlah suatu penghalang B Hadapilah segala tantangan Mohon petunjuk Yang Kuasa Ciptakanlah kerukunan bangsa Kobarkanlah dalam dada Semangat jiwa Pancasila C Hidup tiada mungkin tanpa perjuangan Tanpa pengorbanan mulia adanya Berpegangan tangan satu dalam jiwa Demi masa depan Indonesia jaya Lirik lagu di atas dapat kita analisis berdasarkan bentuk lagunyayaitu Bait 1 pola A sebut saja sebagai pola A, yaitu pola lagu yang pertama Bait 2 pola B pada bagian ini sudah terjadi perubahan pola melodi dan pola irama lagu, jadi bisa ditentukan menjadi pola B Bait 3 Pola C pada bagian ini merupakan puncak lagu karena terjadi perubahan melodi ke nada yang lebih tinggi dari A dan BSeni Budaya 65Setelah kita menganalisis pola lagu tersebut, maka akan terlihatlahbagian lagu dengan mudah. Tentunya hal ini dapat mempermudah kitamenentukan di bagian yang mana yang akan dikembangkan ke dalamsajian vokal Mengaransemen melodi utama menjadi konsep vokal grup Tahapan selanjutnya adalah mengaransemen atau menggubah lagupopuler atau kita pilih saja, misalnya lagu pop satu suara ke dalam sajianvokal grup yang sederhana. Perhatikan contoh lagu pop satu suara berikut Sumber Penotasian oleh Masripah Gambar Contoh lagu pop satu suara. 66 Kelas IX SMP/MTsLagu “Indonesia Jaya” tersebut merupakan salah satu contoh lagupop satu suara yang akan diubah ke dalam sajian untuk vokal akan dijelaskan tahapan aransemen atau mengubah kedalam sajian vokal grup sebagai berikut. • Intro Intro merupakan melodi awal yang dinyanyikan sebelum masuk ke lagu intinya, intro ini dibuat untuk memberikan kesan yang lebih menarik dan lain dari lagu aslinya. Intro dapat diambil dari penggalan bentuk lagu yang dianggap paling menarik di lagu tersebut atau bisa saja intro ini dibuat sendiri sesuai dengan keinginan arrangernya. Yang penting, melodi yang dibuat masih sesuai akornya dengan lagu intinya. Berdasarkan partitur lagu “Indonesia Jaya” tersebut, kita bisamembuat contoh intro lagu seperti berikut ini Sumber Penotasian oleh penulis Gambar Contoh intro bagian intro dinyanyikan, langsung masuk ke lagu utama.• Pembagian tugas untuk variasi perbedaan suara Pada tahap selanjutnya, kita harus membagi tugas bagian- bagian vokalnya untuk memudahkan membagi variasi suaranya. Biasanya, sebuah kelompok vokal grup terdiri dari lebih dari satu orang dan maksimalnya 10 orang. Dari jumlah anggota ini bisa ditentukan bagian-bagiannya berdasarkan penjelasan pembagian tugas yang telah dibahas di atas. Pembagian suara bisa ditentukan dari jenis suara setiap anggotanya, siapa yang memiliki wilayah suara lebih tinggi, sedang, atau rendah. Jangan memaksakan seseorang yang memiliki wilayah nada rendah dan diberi tugas menyanyikan nada-nada tinggi atau sebaliknya, karena pada dasarnya setiap orang memiliki wilayah nada sendiri-sendiri. Setelah dibagi tugas vokalnya, mulailah merencanakan variasi nada yang harmonis sesuai dengan akor lagu tersebut pada bagian-bagian bentuk lagu yang akan dipecah suaranya. Pembagian suara yang sederhana bisa dimulai dengan membagi menjadi dua suara seperti berikut iniSeni Budaya 67Sumber Penotasian oleh penulis Gambar Contoh lagu untuk vokal grup dua Kelas IX SMP/MTs• Improvisasi Setelah langkah tersebut dilakukan dan sudah mendapatkan kepastian bentuk pembagian suaranya, kita dapat memperindah sajian vokal grup ini dengan memberikan improvisasi atau pengembangan ekspresi yang tetap berpatokan pada akor lagunya walaupun biasanya keluar dari melodi utamanya. Improvisasi ini diberikan tidak di semua bagian lagu, tetapi hanya di beberapa bagian lagu yang memungkinkan untuk diberikan variasi nada, biasanya di bagian lagu dengan not panjang. Improvisasi dalam sebuah vokal grup haruslah dikomunikasikan dan direncanakan, agar improvisasi tidak diulang-ulang dan tidak bersamaan antarpenyanyi sehingga tujuan improvisasi, yaitu memperindah lagu bisa tercapai dengan tepat. Pada partitur lagu di atas, contoh improvisasi banyak digunakan suara Mezzo sopran, jadi bukan dengan mencari harmonisasi dari melodi suara Sopran tapi mengembangkan bentuk melodinya lebih variatif, contohnya? Sumber Penotasian oleh penulisGambar Contoh bagian lagu yang mendapatkan Budaya 69• Akhir lagu Bagian akhir lagu merupakan ajang kreativitas dari para personel vokal grup atau arranger vokalnya. Pada bagian ini diharapkan arranger vokal dapat menciptakan akhir lagu yang menarik, sehingga pendengar terkesan dengan keseluruhan lagu yang dibawakan dan mendapatkan kesan yang sulit dilupakan. Tentunya bagian ending ini memerlukan kreativitas tinggi. Akhir lagu bisa diambil dari salah satu melodi pada bagian lagu yang paling menarik dan memiliki aksentuasi yang tegas atau juga bisa keluar sama sekali dari pola melodi utama lagu, yang penting selalu sesuai dengan akor lagunya. Sumber Penotasian oleh penulis Gambar Contoh bagian akhir lagu C. Uji Kompetensi Pengetahuana. Apa saja yang menjadi ciri-ciri dari vokal grup?b. Jelaskan tahapan mengaransemen lagu populer ke dalam bentuk vokal grup! Keterampilana. Buatlah kelompok untuk membuat vokal grup minimal 4 maksimal 8 orang, kemudian tentukan sebuah lagu populer yang akan dibawakan, aransemen lagu tersebut untuk menjadi sajian vokal grup. 70 Kelas IX SMP/MTsb. Nyanyikanlah lagu yang sudah diaransemen menjadi sajian vokal grup di depan kelas secara berkelompok. Materi lagu populer sudah dibahas di bab sebelumnya. Bab ini akanmembahas penyajian lagu populer ke dalam bentuk vokal grup yangtentunya akan menambah variasi hasil lagu yang akan didengarkannantinya. Vokal grup ini merupakan bentuk penyajian vokal yang bisadibilang lebih fleksibel dibandingkan paduan suara, karena dalammenyajikan vokal grup kita akan lebih mementingkan aspek keselarasannada yang enak didengar dan lebih ekspresif bukan berupa partiturlengkap seperti aransemen lagu untuk kelompok paduan suara. D. Rangkuman Membuat sajian lagu secara vokal grup merupakan rangkaian kegiatanmusik yang menyenangkan, karena di dalam proses pengubahannyamembutuhkan kreativitas yang dapat membuat sebuah lagu populer satusuara menjadi lebih dari satu suara dengan variasi nada yang ekspresifsesuai kebutuhan lagunya. Mengaransemen vokal grup akan lebih mudahdengan cara menentukan peran vokal yang tepat sesuai dengan wilayahnada setiap anggotanya. Aransemen lagu untuk vokal grup lebih bebasdan ekspresif, hal ini dapat disesuaikan dengan kreativitas pengubahnyayang penting setiap improvisasinya selalu berjalan di jalur akor yang samadengan lagu utamanya. E. Refleksi Mengubah lagu populer secara vokal grup dilakukan denganmengaransemen lagu pilihan kamu sesuai dengan keinginan kamuagar sajian lagu dalam bentuk vokal grup itu lebih menarik dan indahdidengar dari sajian lagu aslinya. Setelah mengaransemen lagu padakegiatan tugas di atas, lakukanlah penilaian diri dengan memberikantanda ceklis v pada kolom 1, 2, 3, dan 4 sesuai pendapatmu!Seni Budaya 71Dalam mengaransemen lagu 1234 Skorpopuler secara vokal grup, sayadengan benar melakukan hal1. Menentukan bentuk lagu populer sehingga jelas bagian-bagiannya dengan Membuat intro lagu yang menarik dengan Menentukan pembagian suara sesuai dengan kemampuan wilayah nada dengan tepat dan tidak Membuat improvisasi yang baik dan tidak Membuat ending lagu dengan kreativitas yang baik sehingga memiliki kesan yang Mengerjakan aransemen lagu secara vokal grup dengan sungguh-sungguh dan percaya Mengerjakan aransemen lagu secara vokal grup dengan me- munculkan kreativitas yang tinggi sesuai dengan kemam- puan Menghargai hasil aransemen lagu secara vokal grup yang telah saya Kelas IX SMP/MTsAktivitas Mengomunikasikan1. Kamu telah melakukan mengubah lagu populer dengan cara mengaransemennya untuk sajian secara vokal Buatlah deskripsi tentang pengalaman kamu dalam mengaransemen lagu populer ke dalam bentuk sajian secara vokal grup dalam sebuah Diskusikan hasil tulisan sehingga teman dapat memberikan kritik yang membangun untuk gubahan karya selanjutnya yang lebih baik Budaya 73Seni Tari Sumber Kemdikbud Gambar tari Kreasi74 Kelas IX SMP/MTsTari Kreasi Bab VAlur Pembelajaran PengerƟan Tari Kreasi Gerak Tari Kreasi Jenis Tari Kreasi Keunikan Gerak Tari Kreasi Setelah mempelajari Bab V ini, siswa diharapkan dapat mengapresiasidan berkreasi karya seni tari1. Memahami pengertian tari Mengidentifikasi jenis tari Memahami keunikan gerak tari Mengidentifikasi ragam tari Mengidentifikasi jenis tari Mengomunikasikan gerak tari kreasi baik secara lisan dan/atau tertulis. Seni Budaya 75Seni tari dalam perkembangannya terus mengalami perubahanmengikuti perkembangan zaman dan terkait dengan perkembangankehidupan masyarakat yang sangat signifikan, tidak terputus satu samalain melainkan saling berkesinambungan. Tari kreasi baru memilikikebebasan dalam penciptaan, beberapa koreografer yang memilikiinspirasi dari daerah-daerah lain. Sehingga tarian tersebut sering disebutdengan tari kreasi baru. Perhatikan pernyataan berikut ini, “Pernahkahkalian melihat karya seni tari yang mendapatkan pengaruh budaya daridaerah lain? Sebutkan jenis tari kreasi yang kalian ketahui? Apakahperbedaan antara seni tari tradisional dengan seni tari kreasi?” Ketika kamu menyaksikan sebuah pertunjukan tari, aspek apa saja yang kamu lihat? Coba kamu amati gambar di bawah ini untuk mengidentifikasi aspek-aspek tersebut! 1 23 Sumber Kemdikbud Sumber Kemdikbud Gambar Tari Kreasi Gambar Tari kreasi Sumatera 21/9/14 Jawa Barat 2014 Sumber Kemdikbud 6Gambar Tari Kreasi Betawi Juni 2014 4 5 Sumber Kemdikbud Gambar Tari Betawi Sumber Kemdikbud Sumber KemdikbudGambar Tari kreasi Bali Gambar Tari agid dokumen9/12 2014 kreasi Betawi 22/11/151. Perhatikan gambar di atas, kelompokkan tari kreasi tersebut sesuai asal daerahnya?2. Sebutkan properti yang digunakan dari masing-masing tarian kreasi tersebut!3. Dapatkah kamu menirukan pose gerakan tari kreasi tersebut?76 Kelas IX SMP/MTs4. Jelaskan keunikan tarian jika dilihat dari aspek kostum dan bentuk penyajian tunggal, berpasangan, dan berkelompok!5. Sebutkan unsur pendukung dari masing–masing tarian tersebut?Berdasarkan pengamatan kamu, sekarang kelompokkan dan isilahtabel di bawah ini sesuai dengan asal tarian!Amatilah melalui video, salah satu tarian kreasi yang ada di daerah itu, diskusikan hasil pengamatanmu dan isilah tabel di bawah ini!No. Nama Tarian Properti yang Asal Daerah Diskusi Hasil PengamatanNama Siswa ..............................................................NIS ...............................................................Hari/Tanggal Pengamatan ............................................................... Seni Budaya 77No. Aspek yang diamati Uraian hasil pengamatan1 Keunikan gerak tari2 Tata rias dan kostum yang digunakan3 Properti tari yang digunakan4 Iringan tari Agar kamu lebih mudah memahami, bacalah konsep-konsep tentangtari kreasi, jenis tari kreasi, dan keunikan gerak tari kreasi berikutini. Selanjutnya, kamu bisa mengamati lebih lanjut dengan melihatpertunjukan langsung ataupun melihat gambar, tayangan dari video,serta membaca referensi dari berbagi sumber belajar yang lain. A. Pengertian Tari Kreasi Pada awalnya, tari kreasi merupakan pengembangan dari tari rakyatdan tari klasik. Tari kreasi baru muncul karena adanya panduan gerakdari berbagai daerah atau dengan masuknya gerak tari dari negara lain,dikembangkan dengan unsur tradisi yang ada dan iringan musik yangbervariasi sehingga menjadikan tari di Indonesia semakin kreasi mempunyai bentuk mengekspresikan artistik yang bersifatindividual dan lebih menekankan pada ekspresi dan estetika daripertunjukannya. Pengertian tari kreasi adalah jenis tari yang koreografinya masihbertolak pada tari tradisional atau pengembangan dari pola-pola tariyang sudah ada. Terbentuknya tari kreasi karena dipengaruhi oleh gayatari daerah lain atau negara lain maupun hasil kreativitas contoh, Tari Gebyar Trompong, Tari Oleg Tambulilingan, TariManuk Rawa Bali, Tari Karonsih Jawa tengah, Tari Kipas, dan TariMainang Pulo Kampu Sumatra.78 Kelas IX SMP/MTsB. Jenis Tari Kreasi Tari kreasi memiliki keragaman dan keunikan yang tentu berbedadengan kawasan Asia. Perkembangan seni termasuk seni tari terjadisecara alami dan sesuai dengan tuntutan zaman. Oleh karena itu,muncul keragaman seni tari baik di Nusantara maupun di luarNusantara mancanegara. Jenis tari kreasi dapat digolongkan menjadidua yaitu1. Tari kreasi berpolakan tradisi Tari kreasi yang garapannya dilandasi oleh kaidah-kaidah tari tradisi baik dalamkoreografi, musik/karawitan, tata busana dan rias, maupun tata teknik pentasnya,tanpa menghilangkan esensi tradisinya. Salah satu contoh tari kreasi baru, yaitu TariNandak Gojek dari Betawi, yang ditarikan oleh siswi SMK Negeri di Jakarta JurusanSeni Tari. Tarian ini diciptakan pada tahun 2014 oleh siswi SMK dengan bimbinganguru kesenian dan tarian ini berangkat dari pengembangan gerak tari Topeng Betawidengan iringan musik gamelan topeng dan properti tari, yaitu payung. Sumber KemdikbudGambar Tari Nandak Gojek BetawiSeni Budaya 792. Tari kreasi baru tidak berpolakan tradisi nontradisi Tari kreasi yang garapannya melepaskan diri dari pola-pola tradisi baik dalamhal koreografi, musik, rias, dan busana maupun tata teknik pentasnya. Salah satu tarikreasi baru nontradisi, yaitu tari kontemporer. Sumber Kemdikbud Gambar Tari kreasi baru karya wiwit jurusan seni tari UNJC. Keunikan Gerak Tari Kreasi Tari kreasi mengalami perkembangan dari pola-pola tariannusantara yang telah ada. Susunan tari kreasi tidak terikat pada polagerak dan aturan yang baku. Koreografi dan teknik gerak tari kreasidapat menyesuaikan pada keadaan yang saat ini sedang Tari Gegot Sumber Gambar Tari Gegot merupakan tari Betawi yang Tari Gegotdiciptakan oleh Entong Sukirman dan KartiniKisam pada tahun 1976. Merupakan tarianyang menggambarkan kehidupan para remajaputri Betawi yang sedang bersenda gurau dalammenjalankan masa remajanya, canda dan tawamewarnai kehidupannya. Ide garapan tarian iniberangkat dari karakter topeng, panji dan jingga,di mana dua karakter tersebut mewakili kehidupankeseharian manusia dari dua karakter tersebutsehingga dapat disimpulkan menjadi bentuk taripergaulan dan gerak canda dapat diartikan sebagaikebersamaan. Iringan Tari Gegot adalah musikTopeng Betawi, yaitu kendang, gong, kempul,kenong tiga, kenceng, kecrek, serta rebab. Tarisebagai pertunjukan theatrical dance.80 Kelas IX SMP/MTsTari jenis ini adalah tari yang disusun sengaja untuk karena itu, dalam penyajiannya mengutamakan segi artistiknya,penggarapan koreografi yang baik, serta tema dan tujuan yang Tari Ronggeng Blantek Tari Ronggeng Blantek diciptakan pada Sumber Dokumen Dinastahun 1985 oleh Wiwiek Widyastuti. Tari Paraiwisata DKI Jakarta,Ronggeng Blantek merupakan tari kreasibaru yang diangkat dari teater Betawi, yaitu 01/08/13Topeng Blantek, di mana dalam memulai Gambar Tarisebuah pertunjukan topeng biasanya sebagai Ronggeng Blantekpembuka diawali dengan sebuah pertunjukantari yang disebut Ronggeng Blantek. Dalamperkembangannya, tarian ini menjadi tarianlepas dan banyak diminati oleh masyarakatsebagai tari bentuk dan pertunjukan pada acaradalam penyambutan Tari Loliyana Tari Loliyana adalah tari kreasi yang berasal dari Maluku. Pertun-jukan tari Loliyana berdasarkan pada tradisi masyarakat KepulauanTeon Nila Serua. Tari Loliyana berasal dari Upacara Panen Lola sehing-ga disebut tari Panen Lola. Tari Loliyana berasal dari kata Lola, yaitupekerjaan mengumpulkan hasil laut. Proses panen lola diawali denganpesta rakyat mengelilingi api unggun dari malam hingga subuh, dilan-jutkan dengan syukuran dan doa kepada Yang Maha Kuasa demi keber-hasilan panen yang akan Tari Saman Tari Saman adalah sebuah tarian suku Gayo yang biasa ditampilkanuntuk merayakan peristiwa-peristiwa penting dalam adatnya. Syairdalam tarian saman menggunakan bahasa Gayo. Selain itu, biasanyatarian ini juga ditampilkan untuk merayakan kelahiran Nabi MuhammadSAW. Sumber Dokumen Pemila 16/3/2010 81 Gambar Tari Saman Seni BudayaDalam beberapa literatur menyebutkan tari Saman di Aceh didirikandan dikembangkan oleh Syekh Saman, seorang ulama yang berasal dariGayo Aceh Tenggara. Tari saman ditetapkan UNESCO sebagai daftarrefresentatif budaya warisan manusia dalam sidang ke 6 komiteantarpemerintah untuk perlindungan warisan budaya UNESCO di Bali,24 November 2011. Setelah membaca konsep tari kreasi, jawablah pertanyaan di bawah ini! 1. Jelaskan yang dimaksud dengan tari kreasi! 2. Uraikan lima contoh tari kreasi yang kamu ketahui! 3. Jelaskan keunikan gerak tari kreasi yang kamu ketahui! 4. Sebutkan lima koreografer tari kreasi yang kamu ketahui! Tugas Individu 1. Saksikan sebuah tarian sebuah tari kreasi melalui televisi atau rekaman video! 2. Buatlah laporan tertulis dan jelaskan keunikan tarian tersebut menurut pendapatmu meliputi gerak, tata rias dan kostum, musik, properti tari, tata suara, serta lighting! 3. Presentasikan hasil laporanmu di depan kelas! Kegiatan Mengeksplorasi Gerak Kegiatan 1 1. Lakukan eksplorasi gerak berdasarkan hasil dari imajinasimu. 2. Gambar gerak pada Kegiatan 1 merupakan stimulasi bagi kamu dalam melakukan eksplorasi gerak. 3. Kamu dapat mencari sumber stimulasi gerak dari berbagai sumber belajar. 4. Tujuan melakukan eksplorasi pada Kegiatan 1 ini agar kamu memiliki kesadaran gerak pribadi dalam mengembangkan kemampuan berpikir kreatif dan kemampuan berkomunikasi. 82 Kelas IX SMP/MTsSeni Budaya 83D. Uji Kompetensi Pengetahuan1. Jelaskan yang dimaksud dengan tari kreasi!2. Sebutkan dua contoh tari kreasi berpola pada tradisi dan tari kreasi yang berpola nontradisi dilihat dari aspek gerak, kostum, tata rias, iringan musik, dan properti! Proyek1. Bentuklah kelompok beranggotakan 4-5 Tontonlah sebuah pertunjukan tari Tulislah laporan yang berisi hal sebagai berikut a. judul tarian, b. asal daerah, c. jenis tari, d. jumlah penari, e. kesan tentang taran tersebut, dan f. keunikan tari, meliputi gerak, kostum, musik, properti dan Presentasikan dan kumpulkan hasil pengamatanmu. Praktik Buatlah bentuk tari kreatif hasil pengembangan gerak pribadimudengan menggunakan properti, misalnya payung, sapu, kursi, dansebagainya. Kembangkan dengan berbagai level, arah hadap, dan variasihitungan. 84 Kelas IX SMP/MTsE. Evaluasi Pembelajaran Setelah kamu belajar mengenai keunikan tari kreasi, isilah kolom dibawah ini1. Penilaian Diri ………………………………..…. Nama …………………………………… Kelas ……………………………….….. Semester ………………................................ Waktu penilaianNo Pernyataan Ya Tidak1. Saya berusaha belajar tari kreasi dengan sungguh- Saya berusaha belajar jenis tari kreasi dengan sungguh- Saya mengerjakan tugas yang diberikan guru tepat Saya mengajukan pertanyaan jika ada yang tidak Saya berperan aktif dalam Saya menyerahkan tugas tepat Saya menghargai perbedaan gerak yang terkandung di dalam jenis tari kreasi yang Saya mengikuti pelajaran dengan Saya menghormati dan menghargai pendapat Saya menghormati dan menghargai guru. Seni Budaya 852. Penilaian Antarteman ……………….………………..…. Nama teman yang dinilai ……………………………..…….. Nama penilai …………………………….……… Kelas …………………………..……….. Semester ………....................….....………. Waktu penilaianNo Pernyataan1. Berusaha belajar dengan sungguh-sungguh. □ ya □ tidak2. Mengikuti pembelajaran dengan penuh perhatian. □ ya □ tidak3. Mengerjakan tugas yang diberikan guru tepat waktu. □ ya □ tidak4. Mengajukan pertanyaan jika ada yang tidak dipahami. □ ya □ tidak5. Berperan aktif dalam kelompok. □ ya □ tidak6. Menyerahkan tugas tepat waktu. □ ya □ tidak7. Menghargai ragam gerak yang terkandung didalam gerak kreasi yang lain. □ ya □ tidak8. Menguasai dan dapat mengikuti kegiatan pembelajaran dengan baik. □ ya □ tidak9. Menghormati dan menghargai teman. □ ya □ tidak10. Menghormati dan menghargai guru. □ ya □ tidak86 Kelas IX SMP/MTsF. Rangkuman Berdasarkan materi yang telah dijelaskan, dapat disimpulkan bahwatari kreasi merupakan garapan yang dilandasi oleh kaidah-kaidah taritradisi baik dalam koreografinya, musik/iringan, tata rias, tata busanamaupun tata teknik pentasnya. Walaupun ada pengembangan, tetaptidak menghilangkan esensi tradisinya dan tetap mempertimbangkankeindahan gerak tari tersebut. Jenis tari tradisi terdiri dari dua, yaitutari tradisi yang berpijak pada tradisi dan tari tradisi yang berpijak padapola nontradisi. Keunikan gerak tari tradisi dapat terlihat dari motif-motif gerak yang terdapat pada tarian tersebut. Setiap daerah memilikikeunikan gerak yang sangat beraneka ragam di daerah Betawi memilikimotif gerak pakblang, di Bali memiliki motif gerak agem, dan masihbanyak motif-motif gerak yang terdapat pada masing-masing berbagai motif gerak dapat dikolaborasikan, sehingga dikembangkanmenjadi gerak yang baru dan tercipta tari kreasi baru. G. Refleksi Pada Bab V, kamu telah belajar tentang tari kreasi terbagi menjadidua jenis tari berdasarkan pola garapannya. Materi pembelajaran initidak hanya memberikan pengetahuan dan keterampilan, melainkan jugabelajar tentang sikap. Tari telah menjadi bagian dari kehidupan seorangseniman tari. Dengan menari, seorang penari dapat mengekspresikanjiwanya melalui gerak tari yang memiliki nilai estetika yang tinggi. Jenistari gaya kreasi memiliki keunikan tersendiri yang dapat dilihat darigerak, kostum, iringan tari, properti, dan sebagainya. Fungsi dari tarianmemiliki simbol atau makna dalam tarian tersebut akan memiliki nilaiestetis tersendiri. Melalui gerak, seorang penari dapat berkomunikasidengan penikmatnya, dan karena gerak seseorang dapat berekspresidengan terus mengembangkan gerak tersebut menjadi lebih gerak yangbaru. Unsur pendukung tari memiliki peran yang sangat penting didalam pertunjukan tari yang dapat memberikan pesona dan daya tarikdari pertunjukan tari Budaya 87Unsur Bab VIPendukungTari KreasiAlur Pembelajaran Iringan Tari ProperƟ Tari Unsur Tata Rias danPendukung Tari Busana Tari Tempat Pentas Tata Lampu dan Tata Suara Meragakan Gerak Tari dengan Unsur Pendukung Setelah mempelajari Bab VI ini, siswa diharapkan dapat mengapresiasidan berkreasi seni tari, yaitu1. Mengidentifikasi unsur pendukung tari Memahami konsep iringan tari Mengidentifikasi jenis iringan tari Memahami fungsi iringan tari Menjelaskan unsur pendukung properti Mengidentifikasi jenis properti Menjelaskan unsur pendukung tata rias dan busana tari Kelas IX SMP/MTs8. Mengidentifikasi jenis tata rias dan busana tari Menjelaskan unsur pendukung tata pentas tari Mengidentifikasi jenis tata pentas tari Menjelaskan unsur pendukung tata lampu dan tata Mengidentifikasi jenis tata lampu dan tata Mengomunikasikan unsur pendukung karya seni tari kreasi baik secara lisan maupun Meragakan gerak tari kreasi dengan unsur pendukung tari. Unsur pendukung menjadi sangat penting bagi seorang koreograferserta penari dalam menyampaikan makna yang terdapat pada sebuahtarian. Secara garis besar, unsur-unsur tari dapat dikelompokkan menjadilima aspek, yaitu iringan tari, properti tari, tata rias, dan busana tari,tempat pentas, serta tata lampu dan tata suara. Ketika kamu menyaksikan sebuah pertunjukan tari, aspek pendukung apa saja yang kamu lihat? Coba kamu amati gambar di bawah ini untuk mengidentifikasi aspek-aspek pendukung tari! 13 Sumber Dokumen Kemendikbud Sumber Dokumen Kemendikbud Gambar Gambar Sumber Dokumen Kemendikbud Gambar Seni Budaya 8946 Sumber Dokumen Kemendikbud Gambar Dokumen Kemendikbud Sumber Dokumen Kemendikbud Gambar Gambar Setelah kamu mengamati gambar tersebut, jawablah beberapa pertanyaan di bawah ini!1. Perhatikan gambar tersebut, kelompokkan unsur pendukung tari kreasi!2. Jelaskan fungsi dari masing-masing unsur pendukung tari!3. Sebutkan properti yang digunakan dari masing-masing tarian kreasi tersebut!4. Jelaskan keunikan tarian jika dilihat dari aspek kostum dan bentuk penyajian tunggal, berpasangan, dan berkelompok!5. Sebutkan unsur pendukung dari masing–masing tarian tersebut? Setelah kamu menjawab pertanyaan di atas, diskusikanlah dengan teman-teman dan isilah kolom di bawah ini!1. Kamu dapat mengamati unsur pendukung tari dari sumber lain seperti internet, menonton pertunjukan melalui VCD, dan sumber belajar Kelas IX SMP/MTs
KELASX KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA 2015 Bahasa Indonesia. Surya Gans. Viska Alifia. Febfinor Sely. UDEN UDRENG. M. Sulfikar. rihlatul izzati. Nurul Azizah. Download Download PDF. Full PDF Package Download Full PDF Package. This Paper. A short summary of this paper.
- Berikut inilah kunci jawaban Seni Budaya kelas 7 halaman 205 semester 2. Pada Buku Seni Budaya kelas 7 halaman 205 semester 2, terdapat soal tentang Format Diskusi Hasil Pengamatan Tata Teknik Pentas. Sebelum melihat kunci jawaban, ada baiknya siswa mencoba menjawab sendiri terlebih dahulu dengan bantuan orang tua. Setelah itu, orang tua bisa mencocokkan jawaban yang ditulis anak dengan jawaban di bawah ini. Kunci jawaban soal Seni Budaya kelas 7 halaman 205 semester 2 Baca juga Kunci Jawaban PAI Kelas 12 Halaman 172 173 174 Memahami Konsep Waris Aktivitas Mengamati 1. Kamu dapat mengamati pertunjukan teater bertema alam dari sumber lain seperti internet, menonton pertunjukan melalui VCD, dan sumber belajar lainnya. 2. Kamu dapat mengamati pertunjukan teater anak, remaja atau tradisional melalui sumber belajar lain. Kemudian, diskusikan pertunjukan teater yang kamu amati bersama teman-temanmu. Tuliskan hasil diskusi dengan format sebagai berikut. Kunci jawaban Seni Budaya kelas 7 halaman 205 semester 2 Format Diskusi Hasil Pengamatan Tata Teknik Pentas. Jawaban Format Diskusi Hasil Pengamatan Tata Teknik Pentas Nama anggota Rika, Dewi, Deni, Bayu Judul teater yang diamati Pertunjukan "Torotot Heong The Song Of Kabayan" 2009 Hari/tanggal pengamatan Selasa, 3 Januari 2023 Baca juga Kunci Jawaban IPA Kelas 9 Halaman 227 228 229 Semester 2 Aktivitas Alat Pemurnian Sederhana Aspek yang Diamati Tata teknis pentasUraian Hasil Pengamatan Teknis pementasan baik, seluruh panitia yang terlibat bekerja dengan konsentrasi penuh sehingga pementasan berhasil. Aspek yang Diamati Tata busanaUraian Hasil Pengamatan Tata busana yang diterapkan sudah pas, karena dapat menunjukkan karakter tokoh yang diperankan. Tata busana juga memiliki peran penting di dalam penampilan seorang tokoh. Selain itu, tata busana juga berfungsi untuk menguatkan karakter tokoh di dalam pementasan teater. Aspek yang Diamati Penampilan tokohUraian Hasil Pengamatan Penampilan tokoh pada pertunjukan "Torotot Heong The Song Of Kabayan" berhasil memukau para penonton. Karakter tokoh yang diperankan sudah sesuai dengan jalan ceritanya. * Disclaimer Jawaban di atas hanya digunakan oleh orang tua untuk memandu proses belajar anak. Sebelum melihat kunci jawaban, siswa harus terlebih dahulu menjawabnya sendiri, setelah itu gunakan artikel ini untuk mengoreksi hasil pekerjaan siswa.Bacalahversi online Seni Budaya tersebut. Download semua halaman 351-400. No. Aspek yang Diamati Uraian Hasil Pengamatan 1 Unsur pendukung dalam pergelaran tari 2 Simbol yang terdapat di dalam pergelaran tari 3 Jenis tari dalam pergelaran tari 4 Nilai estetis dalam pergelaran tari 5 Fungsi tari dalam pergelaran tari Agar kamu lebih mudah Perhatikan dan amatilah gambar dibawah ini dan jelaskan mengenai gambar tersebut!Sumber Pribadi Sumber PribadiGambar Pertunjukan tari dengan komposisi kelompok dan diringi kolaborasi musik tradisional dan modern'LVNXVLNDQ EHUVDPD GHQJDQ WHPDQ WHPDQ NDOLDQ GDQ LVLODK NRORP dibawah iniFormat Diskusi Hasil Pengamatan 1DPD 6LVZD 1,6 +DUL 7DQJJDO 3HQJDPDWDQ No. Aspek yang Diamati Hasil Uraian Pengamatan 12345Seni Budaya 2336HWHODK NDPX PHPDKDPL PHQJHQDL NUHDWLÀWDV WDUL MDZDEODK SHUWDQ\DDQ GLEDZDK LQL -HODVNDQ \DQJ GLPDNVXG GHQJDQ NRPSRVLVL" -HODVNDQ GXD FDUD GDODP PHQDWD WDUL DWDX PHQJNRPSRVLVLNDQ WDUL" Gambar Komposisi kelompok canon dan alternet Gambar Komposisi kelompok Balanced234 Kelas IX SMP/MTsGambar Komposisi kelompok Broken KomposisiGerakan Proses Hasil 123Seni Budaya 235Gerakan Komposisi 4 Proses Hasil5 6 Gambar 8 ĞŶƚƵŬ WŽůĂ >ĂŶƚĂŝ <ŽŵƉŽƐŝƐŝ <ĞůŽŵƉŽŬ B. Menyusun Karya Tari .RQVHS GDODP PHQ\XVXQ NDU\D VHQL WDUL VDQJDW SHQWLQJ VXSD\D penataan gerak bisa dilakukan dengan tertata dan rapih sesuaiNRQVHS \DQJ GLLQJLQNDQ 7DQSD DGDQ\D NRQVHS PDND WLGDN DNDQ WHUFLSWD VHEXDK WDULDQ NDUHQD NRQVHS PHUXSDNDQ GDVDU GDUL WDULDQ 'DODP WDUL NRQVHS WHUEDJL DWDV EHEHUDSD EDJLDQ GLDQWDUDQ\D PHQHQWXNDQ JHUDN NRQVHS PXVLN NRVWXP GDQ SURSHUWL 0HQHQWXNDQ *HUDN *HUDN VDQJDW SHQWLQJ VHEDJDL PDWHUL EDNX WDUL +DVLO DNKLU GDUL VHEXDK NDU\D WDUL PHUXSDNDQ KDVLO SHQMHODMDKDQ VHRUDQJ NRUHRJUDIHU \DQJ VDQJDW SULEDGL +DO WHUVHEXW ELVD GLWHPSXK GHQJDQ FDUD PHQJDGDNDQ SHUFREDDQ SHUFREDDQ JHUDN \DQJ 236 Kelas IX SMP/MTsmempertimbangkan ruang dan waktu. Proses dalam penataan tari dapat dilakuakn dengan eksplorasi dan berimprovisasi gerak. 'DODP PHPEHQWXN GHVDLDQ JHUDN \DQJ DUWLVWLN GLSHUOXNDQ NUHDWLYLWDV VHUWD GHQJDQ DVSHN NRPSRVLVL \DQJ ODLQQ\D 8QWXN OHELK MHODV GDODP PHQHQWXNDQ JHUDN FREDODK ODNX kan gerak dibawah ini dengan menggunakan hitungan dan kembangkanlah gerak tersebut menjadi satu rangkaian gerak \DQJ XWXK GDQ PHQMDGL VHEXDK WDULDQ 2. Konsep Musik Sebelum membuat sebuah gerakan untuk kita harus bisaPHPLOLK PXVLN \DQJ EHQDU EHQDU SDV DWDX FRFRN GHQJDQ WHPD \DQJ NLWD DPELO .LWD VHULQJ PHQHPXNDQ WDULDQ \DQJ GLLULQJL ROHK PXVLN \DQJ GLDPELO GDUL EHEHUDSD SRWRQJDQ ODJX 7LGDN VDODK PHPDQJ WDSL \DQJ KDUXV GLSHUKDWLNDQ DGDODK SHPLOLKDQ lagu, penempatan urutan dan mixing. Kadang kita terjebakGHQJDQ PHPLOLK ODJX ODJX \DQJ VHGDQJ ERRPLQJ DWDX WUHQG tanpa disesuaikan dengan konsep dan gerakan. Kemudianpenempatan urutan lagu pun tidak pas sehingga musik tidakWHUGHQJDU KDUPRQLV VHFDUD NHVHOXUXKDQ 'LWDPEDK ODJL mixingSeni Budaya 237\DQJ NXUDQJ EDJXV DWDX WLGDN balance, hal ini membuat musikVHFDUD NHVHOXUXKDQ WHUGHQJDU QDLN WXUXQ 3HUOX GLLQJDW EDKZD ZDODXSXQ NLWD PHQJJXQDNDQ LULQJDQ PXVLN GDUL SRWRQJDQ EH EH UDSD ODJX WDSL XSD\DNDQ VXSD\D LULQJDQ PXVLN WHUVHEXW menjadi satu kesatuan.^ƵŵďĞƌ͗ ŬŽůĞŬƐŝ ŶĚŝ hE ^ƵŵďĞƌ͗ ŬŽůĞŬƐŝ ŶĚŝ hE /ƌŝŶŐĂŶ ƚĂƌŝ &ůĂŵĞŶĐŽ Gambar DƵƐŝŬ ƚƌĂĚŝƐŝŽŶĂů 'ĂŵďĂŶŐ <ŽŵŽŶŐ ĞƚĂǁŝ ĚĞŶŐĂŶ ŵĞŶŐŐƵŶĂŬĂŶ ŐŝƚĂƌ ƚĞƌͲ ŬŽůĂďŽƌĂƐŝ ĚĞŶŐĂŶ ůĂƚ ŵƵƐŝŬ ŵŽĚĞƌŶ ;'ŝƚĂƌ ĚĂŶ ƌƵŵͿŵĂƐƵŬ ĚĂůĂŵ DƵƐŝŬ ŵŽĚĞƌŶ3. Kostum Dan Properti Kostum dan properti adalah alat penunjang konsep sebuahWDULDQ MDGL KDUXV GLVHVXDLNDQ GHQJDQ NRQVHS \DQJ GLDPELO %XNDQ EHUDUWL NRVWXP \DQJ EDJXV GDQ PDKDO DNDQ PHP EXDW VHEXDK WDULDQ DNDQ MDGL EDJXV 8VDKDNDQ NRVWXP \DQJ GL JXQD NDQ XQWXN VHEXDK WDULDQ GLEXDW VHGHPLNLDQ UXSD VXSD\D WHUOLKDW Q\DPDQ GDQ FRFRN GHQJDQ NRQVHS WDULDQ 'HPLNLD Q MXJD GHQJDQ SUR SHUWL KDWL KDWL ELOD WDULDQ \DQJ NLWD EDZDNDQ PHQJ JXQDNDQ properti tertentu karena bisa menimbulkan masalah apabilaNLWD WLGDN SDQGDL DWDX VDODK PHQJJ XQDNDQQ\D 0HPDQJ EHWXO sebuah tarian akan terlihat indah dan bagus apabila ditunjangGHQ JDQ NRVWXP GDQ SURSHUWL \DQJ SURSRVLRQDO 238 Kelas IX SMP/MTs^ƵŵďĞƌ͗ WƌŝďĂĚŝ ^ƵŵďĞƌ͗ <ŽůĞŬƐŝ ,Ğůďŝ hE Gambar kostum Tari BaletGambar kostum Parade Tari Jakarnafal 2014Dengan properti payungC. Uji Kompetensiz Pengetahuan -HODVNDQ \DQJ GLPDNVXG GHQJDQ NRPSRVLVL WDUL" -HODVNDQ PHQJDSD GDODP PHQDWD VHEXDK NDU\D WDUL NRQVHS PHQMDGL VHEXDK KDO \DQJ VDQJDW SHQWLQJ GDODP NDU\D WDUL" 6HEXWNDQ GDQ MHODVNDQ WLJD NRQVHS GDODP SHPEXDWDQ NDU\D WDUL"z Projek %HQWXNODK NHORPSRN EHUDQJJRWDNDQ RUDQJ %XDWODK NRQVHS NDU\D WDUL GHQJDQ WDKDSDQ VHEDJDL EHULNXW a. Ide e. WaktuE -XGXO f. Tata rias dan busanaF %HQWXN SHQ\DMLDQ g. Tempatd. Musik pengiringSeni Budaya 239z Praktek %XDWODK EHQWXN WDUL NUHDVL EHUGDVDUNDQ KDVLO GDUL HNVSORVDVL dan improvisasi kalian. Mintalah bantuan kepada guru kalian jikaPHQJDODPL NHVXOLWDQ .RPXQLNDVLNDQ KDVLO NDU\D VHQL WDUL NDOLDQ di depan kelas. D. Evaluasi Pembelajaran1. Penilaian Pribadi 1DPD .HODV 6HPHVWHU DNWX SHQLODLDQ No. Pernyataan Ya Tidak1 Saya berusaha belajar dan berlatih dengan sungguh- sungguh untuk dapat menguasai komposisi tari Saya mengingkuti pembelajaran dan pelatihan dengan2 penuh perhatian sehingga dapat menguasai komposisi tari3 Saya melakukan latihan dengan tepat waktu sesuai dengan materi pelatihan4 Saya berperan aktif dalam kelompok pelatihan komposisi tari5 Saya bisa bekerjasama dalam kelompok pelatihan komposisi tari7 Saya menciptakan suasana menyenangkan dalam pelatihan komposisi tari8 Saya menghargai teman-teman dalam melaksanakan latihan komposisi tari240 Kelas IX SMP/MTs3HQLODLDQ $QWDUWHPDQ 1DPD WHPDQ \DQJ GLQLODL 1DPD SHQLODL .HODV 6HPHVWHU DNWX SHQLODLDQ No Pernyataan1 Berusaha belajar dengan sungguh-sungguh Ƒ ya Ƒ tidak2 Mengikuti pembelajaran dengan penuh perhatian Ƒ ya Ƒ tidak3 Mengerjakan tugas yang diberikan guru tepat waktu Ƒ ya Ƒ tidak4 Mengajukan pertanyaan jika ada yang tidak dipahami Ƒ ya Ƒ tidak5 Berperan aktif dalam kelompok Ƒ ya Ƒ tidak6 Menyerahkan tugas tepat waktu Ƒ ya Ƒ tidak Menghargai ragam gerak yang terkandung didalam membuat karya7 tari Ƒ ya Ƒ tidak8 Menguasai dan dapat mengikuti kegiatan pembelajaran dengan baik Ƒ ya Ƒ tidak9 Menghormati dan menghargai teman Ƒ ya Ƒ tidak10 Menghormati dan menghargai guru Ƒ ya Ƒ tidakSeni Budaya 241E. Rangkuman %HUGDVDUNDQ PDWHUL \DQJ WHODK GLMHODVNDQ GDSDW GLVLPSXO NDQ EDK ZD JHUDN GLZXMXGNDQ NH GDODP WHPD LGH *HUDN GLODNXNDQ GHQJDQ PXVLN *HUDN GLUDQJNDL GDQ GLSLOLK GLHYDOXDVL NHVHXDLQQ\D GHQJDQ NRQVHS GDQ PXVLN GDQ GLEXDW NRPSRVLVLQ\D SDGD SROD ODQ WDL VDPSDL SHQDPSLODQ SDJHODUDQ *HUDN FLSWDDQ SULEDGL \DQJ GL lakukan dengan bebas akan lebih menarik melalui rangsanganPXV LN EXQ\L LULQJDQ 0XVLN EXQ\L GDSDW EHUIXQJVL VHEDJL SHQJXDW kualitas ekspresi gerak dan menumbuhkan kualitas emosionalGDQ PHQFLSWD VXDVDQD 3HQJHPEDQJDQ LPDMLQDVL JHUDN VDQJDW EHU hubungan erat dengan sikap dan perasaan. ,PSURYLVDVL GLWDQGDL GHQJDQ VSRQWDQLWDV JHUDN GDQ GDSDW PHP EHULNDQ SHQJDODPDQ XQWXN PHQFLSWDNDQ NDU\D VHQL EDUX F. Re eksi 3DGD %DE 9 NDPX WHODK EHODMDU WHQWDQJ NRPSRVLVL WDUL GDQ PHPE HQWXN NDU\D VHQL WDUL 0DWHUL SHPEHODMDUDQ LQL WLGDN KDQ\D PHPE HULNDQ SHQJHWDKXDQ GDQ NHWHUDPSLODQ PHODLNDQ MXJD EH ODMDU WHQWDQJ VLNDS 7DUL WHODK PHQMDGL EDJLDQ GDUL NHKLGXSDQ VH RUDQJ VHQLPDQ WDUL 'HQJDQ PHQDUL VHRUDQJ SHQDUL GDSDW PHQJ HNVSUHVLNDQ MLZDQ\D PHODOXL JHUDN WDUL \DQJ PHPLOLNL QLODL HVWHWLND \DQJ WLQJJL .RPSRVLVL WDUL 0HUXSDNDQ FDUD PHQDWD GDQ PHQJDWXU GDODP PHPEXDW NDU\D WDUL GDODP PHPEXDW NDU\D VHQL WDUL DGD EHE HUDSD KDO \DQJ SHUOX GLSHUKDWLNDQ \DLWX GHVDLQ ODQWDL GHVDLQ JHUDN GHVDLQ PXVLN GDQ XQVXU SHQGXNXQJ GDODP PHPEXDW NDU\D seni tari242 Kelas IX SMP/MTsPagelaran Bab XIVKarya TariAlur Pembelajaran DĂŶĂũĞŵĞŶ WĂŐĞůĂƌĂŶ dĂƌŝ WĞƌƚƵŶũƵŬĂŶ dĂƌŝ WĂŐĞůĂƌĂŶ <ĂƌLJĂ dĂƌŝ 6HWHODK PHPSHODMDUL %DE LQL 3HVHUWD 'LGLN GLKDUDSNDQ GDSDW PHQJDSUHVLDVL GDQ EHUNUHDVL VHQL WDUL \DLWX 0HQMHODVNDQ SHQJHUWLDQ SHUJHODUDQ NDU\D WDUL 0HQMHODVNDQSHQHQJHUWLDQ PDQDMHPHQ SHUWXQMXNDQ NDU\D WDUL 0HQJLGHQWLÀNDVL XQVXU SHQGXNXQJ PDQDMHPHQ SHUW XQ jukan seni tari 0HQMHODVNDQ KXEXQJDQ FDEDQJ VHQL WDUL GHQJDQ FDEDQJ VHQL ODLQQ\D 0HODNXNDQ SHQJDPDWDQ SHUJHODUDQ NDU\D VHQL WDUL VHFDUD DXGLR YLVXDO PDXSXQ VHFDUD ODQJVXQJ GL GDHUDK VHNLWDUQ\D 0HODNXNDQ SHUHQFDQDDQ GDODP SHUJHODUDQ NDU\D VHQL WDUL 0HQJNRPXQLNDVLNDQ SHUJHODUDQ NDU\D VHQL WDUL VHFDUD lisan maupun tulisan 8. Melakukan pergelaran seni tariSeni Budaya 2436HQL SHUWXQMXNDQ \DQJ GDSDW GLSDJHODUNDQ VDODK VDWXQ\D DGDODK NDU\D VHQL WDUL PHUXSDNDQ HNVSUHVL NDU\D VHQL \DQJ GLXQJNDSNDQ PHODOXL JHUDN 3DJHODUDQ GDODP NDU\D VHQL WDUL PHQFDNXS EHUEDJDL PDFDP DVSHN \DLWX VHQL UXSD VHQL PXVLN GDQ VHQL WHDWHU 6HEXDK pagelaran seni tari merupakan hiburan dan apresiasi bagi senimanNKXVXVQ\D GDQ EDJL SHQLNPDW NDU\D VHQL XPXPQ\D 'DODP SDJHODUDQ NDU\D VHQL WDUL DVSHN JHUDN \DQJ PHQMDGL PHGLD \DQJ SDOLQJ GLXWDPDNDQ GDQ GLGXNXQJ ROHK NDU\D VHQL \DQJ ODLQQ\D 3DJHODUDQ 5DJDP JHUDN WDUL \DQJ GLUDQJNDL PHQMDGL VHEXDK WDULDQ GLVXVXQ EHUGDVDUNDQ NHLQJLQDQD GDUL NRUHRJUDIHU NDU\D WDUL WHUVHEXW $SDNDK NDPX SHUQDK PHQ\DNVLNDQ VHEXDK SDJHODUDQ VHQL WDUL GL GDHUDK WHPSDW WLQJJDO PX" $SDNDK \DQJ PHQDULN GDUL SD JHUDODQ WDUL WHUVHEXW" 5DJDP JHUDN VHQL WDUL KDUXV GLUDQJNDL PHQ MDGL EHQWXN WDULDQ \DQJ XWXK PHPLOLNL PDNQD PHQMDGL GDVDU \DQJ GDSDW dikembangkan dan dapat dikomunikasikan kepada penonton. .HWLND NDPX PHQ\DNVLNDQ SDJHODUDQ WDUL XQVXU SHQGXNXQJ DSD VDMD \DQJ NDPX NHWDKXL" 3HUKDWLNDQ GDQ DPDWLODK JDPEDU GLEDZDK LQL XQVXU SHQGXNXQJ DSD VDMD \DQJ WHUGDSDW SDGD JDPEDU 1 23^ƵŵďĞƌ͗ WƌŝďĂĚŝ ^ƵŵďĞƌ͗ WƌŝďĂĚŝ ^ƵŵďĞƌ͗ WƌŝďĂĚŝ4 5 6^ƵŵďĞƌ͗ WƌŝďĂĚŝ ^ƵŵďĞƌ͗ ^ƵŵďĞƌ͗ WƌŝďĂĚŝ244 Kelas IX SMP/MTs1. Perhatikan gambar di atas, kelompokkan unsur pendukung GDODP SDJHODUDQ NDU\D WDUL WHUVHEXW" $SDNDK SHUEHGDDQ \DQJ PHQRQMRO GDUL EHUEDJDL XQVXU SHQGXNXQJ SDJHODUDQ NDU\D WDUL WHUVHEXW" $GDNDK SHUVDPDDQ GDODP VHWLDS XQVXU SHQGXNXQJ SDJHODUDQ NDU\D WDUL WHUVHEXW" %DJDLPDQDNDK PHQ\XVXQ SDJHODUDQ NDU\D WDUL" .RPXQLNDVLNDQ KDVLO GDUL SHQ\XVXQDQ SDJHODUDQ NDU\D WDUL WHUVHEXW GHQJDQ PDVLQJ PDVLQJ NHORPSRN" /DNXNDQ HYDOXDVL GDUL SDJHODUDQ NDU\D WDUL WHUVHEXW GDODP NHORPSRNPX" %HUGDVDUNDQ SHQJDPDWDQ NDPX VHNDUDQJ NHORPSRNNDQ GDQ isilah tabel di bawah ini sesuai dengan unsur pendukung didalamSDJHODUDQ WDUL WHUVHEXW No. Unsur pendukung Tempat pentasgambar123456Setelah kamu mengisi kolom tentang unsur pendukung pagelaran karyaseni tari tersebut, kemudian diskusikanlah dengan teman-teman dan isilahkolom di bawah ini!Seni Budaya 245$JDU NDPX OHELK PXGDK PHPDKDPL EDFDODK 0DQDMHPHQ SHUW XQMXNDQ NDU\D WDUL GDQ SDJHODUDQ GDODP NDU\D VHQL WDUL 6H ODQMXWQ\D NDPX ELVD PHQJDPDWL OHELK ODQMXW GHQJDQ PHOLKDW SHU WXQMXNDQ ODQJVXQJ DWDX SXQ PHOLKDW JDPEDU WD\DQJDQ GDUL YLGHR VHUWD PHPEDFD UHIHUHQVL GDUL EHUEDJL VXPEHU EHODMDU \DQJ ODLQ 6HWHODK NDPX PHQJLVL NRORP WHQWDQJ XQVXU SHQGXNXQJ SDJH ODUDQ NDU\D VHQL WDUL WHUVHEXW NHPXGLDQ GLVNXVLNDQODK GHQJDQ WHPDQ WHPDQ GDQ LVLODK NRORP GL EDZDK LQL Format Diskusi Hasil Pengamatan 1DPD 6LVZD 1,6 +DUL 7DQJJDO 3HQJDPDWDQ No. Aspek yang diamati Uraian hasil pengamatan1 Unsur pendukung dalam pagelaran tari2 Keunikan yang terdapat di dalam pagelaran tari3 Jenis tari dalam pagelaran tari4 Nilai estetis dalam pagelaran tari5 Fungsi tari dalam pagelaran tari246 Kelas IX SMP/MTsA. Manajemen Pertunjukan Tari 0HQ\LDSNDQ VXDWX SDJHODUDQ VHSHUWL NLWD PHQ\LDSNDQ VHEXDK MDPXDQ \DQJ GDSDW GLQLNPDWLROHK EDQ\DN RUDQJ $UWLQ\D NLWD PHP persiapkan suatu penampilan visual sebuah tarian. Tugas & tanggung jawab Tim Kerja Tim produksi Tim artistikpengelola pergelaran menciptakan karya seni sesuai dengan temaGambar ^ƚƌƵŬƚƵƌ <ĞƉĂŶŝŶŝƟĂĂŶ DĂŶĂũĞŵĞŶ WĞƌƚƵŶũƵŬĂŶ dĂƌŝ Tim Produksi 7LP $UWLVWLN1. Pimpinan Produksi 1. Sutradara / Koreografer2. Sekretaris Produksi 3LPSLQDQ $UWLVWLN $UW 'LUHFWRU %HQGDKDUD 3. Stage Manajer4. Seksi Dokumentasi 3HQDWD 3DQJJXQJ 6FHQHU\5. Seksi Publikasi 3HQDWD &DKD\D 6HNVL 3HQGDQDDQ 3HQDWD 5LDV GDQ %XVDQD7. Tiketing 7. Penata Suara +RXVH 0DQDMHU 8. Penata Musik/Sounda. Keamanan E $NRPRGDVL F .RQVXPVLd. Transportasi H 6HNVL *HGXQJSeni Budaya 2471. Pimpinan Produksi 2UDQJ \DQJ GLWXQMXN XQWXN PHQJRUJDQLVLU SHPHQWDVDQ VXDWX seni Sekretaris Produksi 2UDQJ \DQJ EHUWDQJJXQJMDZDE GDODP PHPEXNXNDQ GDQ PHQ FDWDW VHPXD NHJLDWDQ \DQJ EHUKXEXQJDQ GHQJDQ SURGXNVL VHQL pertunjukan. %HQGDKDUD 2UDQJ \DQJ EHUWDQJJXQJMDZDE WHUKDGDS VHPXD KDO \DQJ EHU hubungan dengan Seksi Dokumentasi 2UDQJ \DQJ EHUWDQJJXQJMDZDE DWDV GRNXPHQWDVL NHJLDWDQ 5. Seksi Publikasi 2UDQJ \DQJ EHUWDQJJXQJMDZDE WHUKDGDS VHJDOD XUXVDQ SURPRVL dari kegiatan pementasan pertunjukan. 6HNVL SHQGDQDDQ 2UDQJ \DQJ EHUWDQJJXQJMDZDE WHUKDGDS SHQ\HGLDDQ GDQD \DQJ dibutuhkan dalam proses dan pelaksanaan pementasan seni Tiketing 2UDQJ \DQJ EHUWDQJJXQJMDZDE DWDV SHQMXDODQ GDQ SHPEHOLDQ NDUFLV SHUWXQMXNDQ +RXVH 0DQDJHU 2UDQJ \DQJ EHUWXJDV PHQJHPEDQ SHOD\DQDQ SXEOLN VHUWD EHU WDQJJXQJ MDZDE NHSDGD SLPSLQDQ SURGXNVL GDODP OD\DQDQ VWDI GDQ OD\DQDQ SXEOLN 9. Sutradara/ Koreografer 2UDQJ \DQJ PHPEXDW NRQVHS GDUL SHUWXQMXNDQ GDQ PHQJDWXU alur atau laku dari sebuah Kelas IX SMP/MTs3LPSLQDQ $UWLVWLN 3HQDQJJXQJMDZDE DUWLVWLN NDU\D SHUIRUPD SHQ\DMLDQ KLQJJD WDWD XUXW SHPHQWDVDQ DJDU GDSDW PHQ\DMLNDQ XUXWDQ SHPHQWDVDQ \DQJ KDUPRQLV 11. Stage Manager 2UDQJ \DQJ PHQJNRUGLQDVL VHOXUXK EDJLDQ \DQJ DGD GL SDQJJXQJ 12. Penata Panggung 7XJDV SHQDWD SDQJJXQJ DGDODK PHQMDGL OD\DQDQ SHPHQXKDQ NHSDGD SHQ\DML NDU\D VHQL GDQ WXQWXWDQ DUWLVWLN JDUDSDQ EHU dasarkan prasaran dari pimpinan artistik. 3HQDWD &DKD\D 7XJDV SHQDWD FDKD\D DGDODK PHQMDGL VXPEHU VXNVHV GDQ DUWLVWLNQ\D SHPHQWDVDQ NDU\D VHQL \DQJ GLSHUJHODUNDQ \DQJ EHUKXEXQJDQ GHQJDQ PDVDODK SHQFDKD\DDQ WHUDQJ SDGDPQ\D ODPSX VHUWD EDJDLPDQD FDUD PHQJDWDVL DSDELOD WHUMDGL NHFHODNDDQ PDWLQ\D ODPSX GDUL 3HUXVDKDDQ /LVWULN 1HJDUD 3/1 3HQDWD 5LDV GDQ %XVDQD 3HQDWD 5LDV GDQ %XVDQD DGDODK RUDQJ \DQJ PHPSXQ\DL WXJDV atau tanggungjawab merias dan menata busana Penata Suara 2UDQJ \DQJ PHPSXQ\DL WXJDV DWDX WDQJJXQJMDZDE PHQJDWXU VXDUD DWDX EXQ\L VHODPD SHUWXQMXNDQ EHUODQJVXQJ 3HQDWD 0XVLN Tugas penata musik dan sound adalah menjadi sumber sukses GDQ NXDOLWDV PXVLN \DQJ GLVDMLNDQ GDODP SHPHQWDVDQ Seni Budaya 249B. Pagelaran Karya Seni Tari Pagelaran SeniPanitia/seniman Karya seni Penonton 8QWXN PHPSHUGDODP SHPDKDPDQ $QGD PHQJHQDL PDWHUL GL DWDV VLODNDQ $QGD PHQJHUMDNDQ ODWLKDQ EHULNXW LQL -HODVNDQ DSD \DQJ GLPDNVXG GHQJDQ SHUJHODUDQ 2. Sebutkan tujuan pergelaran tari ! $SD IXQJVL SHUJHODUDQ WDUL " 3HUV\DUDWDQ DSD VDMD \DQJ PHPEDQJXQ SHUJHODUDQ WDUL DJDU WHUZXMXG " Kegiatan pagelaran bagi siswa merupakan suatu kegiatan dalamrangka membentuk pengalaman dari kreativitas, kemampuanmusikal, tanggungjawab, pengenalan jati diri terutama dalam halNDU\D VHQL .HVXNVHVDQ VHEXDK SHUWXQMXNDQ WLGDN OHSDV EDJDLPDQD SHU WXQMXNDQ WHUVHEXW GLSHUVLDSNDQ 8QWXN PHQJKDVLONDQ SHUWXQMXNDQ \DQJ EDLN WHQWXQ\D GLEXWXKNDQ SHUVLDSDQ \DQJ PDWDQJ %HULNXW KDO KDO \DQJ SHUOX GLODNXNDQ XQWXN PHPSHUVLDSNDQ SHUWXQMXNDQ WDUL a. Pembentukan panitia E 0HQ\XVXQ -DGZDO NHJLDWDQ 0HQ\XVXQ MDGZDO NHJLDWDQ VDQJDW GLSHUXNDQ DJDU NHJLDWDQ GDSDW WHUODNVDQD GHQJDQ HIHNWLI HÀVLHQ EDLN GDQ EHUPXWX 250 Kelas IX SMP/MTsF 3HQDPSLODQ NDU\D VHQL WDUL NHORPSRN PDXSXQ LQGLYLGX 3DQLWLD PHUXSDNDQ VXDWX NHORPSRN GDODP PHQJHOROD SHODN sanaan terhadap bentuk kegiatan. Panitia terbagi menjadi GXD \DLWX 1. Steering Comitee panitia pengarah sebagai penasehat GDQ SHPEHUL SHWXQMXN NHSDGD NHORPSRN EDZDKDQQ\D dalam menjalankan tugas. 2. Organizing Comitee SDQLWLD SHDNVDQD PHPSXQ\DL WXJDV PHODNVDQDNDQ VHJDOD VHVXDWX \DQJ EHUKXEXQJDQ dengan pelaksanaan di lapangan. 3DJHODUDQ NDU\D WDUL PHUXSDNDQ PHGLD XQWXN PHQJ RPX QL NDVLNDQ NDU\D VHQL WHUKDGDS RUDQJ ODLQ KDO \DQJ SHUOX GL SHU WLP EDQJNDQ GDODP SHQ\XVXQDQ SDJHODUDQ NDU\D WDUL \DLWX ZDNWX SD JHODUDQ VDPEXWDQ VDPEXWDQ 0& 6HODQMXWQ\D \DQJ SHUOX GL SHU KDWLNDQ MXJD DGDODK PHQDWD UXDQJ SDJHODUDQ \DLWX SHQDWDDQ UXDQJ SDQJJXQJ GDQ PHQDWD UXDQJ SHQRQWRQ 7DKDS EHULNXWQ\D \DQJ KDUXV GLSHUKDWLNDQ MXJD DGDODK WDWD WHUWLE SHQRQWRQ GDQ SH laksanaan pagelaran. C. Uji Kompetensi Pengetahuan -HODVNDQ \DQJ GLPDNVXG GHQJDQ PDQDMHPHQ SHUWXQMXNDQ WDUL" -HODVNDQ KDO KDO \DQJ KDUXV GLSHUVLDSNDQ GDODP SHUWXQM XN DQ NDU\D VHQL WDUL" 6HEXWNDQ KDO KDO \DQJ PHQGXNXQJ VHFDUD YLVXDO GDODP SHU WXQMXNDQ VHQL WDUL" -HODVNDQ SHQWLQJQ\D SHPEHQWXNDQ SDQLWLD GDODP VH EX DK SHUWXQMXNDQ VHQL" 5. Mengapa waktu dan jadwal pertunjukan perlu diperhatikan GDQ GLSHUVLDSNDQ GDODP SHUWXQMXNDQ NDU\D VHQL WDUL"Seni Budaya 251 Projek $JDU NDOLDQ OHELK PHPDKDPL GDODP SURVHV SDJHODUDQ NDU\D seni tari $ %XDWODK SURSRVDO WDUL NUHDVL GHQJDQ WDKDSDQ VHEDJL EHULNXW No. Kerangka proposal 1 Nama Kegiatan 2 Latar Belakang 3 Dasar Pemikiran 4 Pelaksanaan 5 Pelaksana/ susunan panitia 6 Anggaran 7 Susunan acara 8 Penutup % 6HODQMXWQ\D EXDWODK MDGZDO ODWLKDQ SDJHODUDQ WDUL 0DVD SHUHQFDQDDQ NXUDQJ OHEXK VHODPD WLJD EXODQ 3HUKDWLNDQ tabel berikut ini!252 Kelas IX SMP/MTs%HULNDQODK WDQGD 3 dalam penentuan jadwal mulaimenentukan tema sampai dengan pagelaran. Diskusikan bersamadengan teman –teman Bentuk April Mei Juni kegiatan 1 23412341234 Menentukan1 tema tari dan sinopsis2 Eksplorasi gerak3 Eksplorasi musik4 Membuat pola lantai Membuat set panggung5 dan tata lampu Gabungan6 gerak dan musik7 Berlatih ekspresi8 Gladi kotor9 Gladi bersih10 Pagelaran Praktek /DNVDQDNDQ SHPHQWDVDQ GL VHNRODK VHVXDL GHQJDQ SHUHQFDQDDQ \DQJ WHODK NDOLDQ ODNXNDQ Seni Budaya 253D. Evaluasi Pembelajaran1. Penilaian Pribadi 1DPD .HODV 6HPHVWHU DNWX SHQLODLDQ No. Pernyataan Ya Tidak Saya berusaha belajar dan berlatih dengan sungguh- 1 sungguh untuk dapat menguasai manajemen produksi tari modern Saya mengikuti pembelajaran dan pelatihan dengan2 penuh perhatian sehingga dapat menguasai manajemen tari teater modern3 Saya melakukan latihan dengan tepat waktu sesuai dengan materi pelatihan4 Saya berperan aktif dalam kelompok pelatihan manajemen produksi tari modern5 Saya bisa bekerjasama dalam kelompok pelatihan manajemen produksi tari modern6 Saya menciptakan suasana menyenangkan dalam pelatihan manajemen produksi tari modern7 Saya menghargai teman-teman dalam melaksanakan latihan komposisi tari254 Kelas IX SMP/MTs3HQLODLDQ $QWDU WHPDQ 1DPD WHPDQ \DQJ GLQLODL 1DPD SHQLODL .HODV 6HPHVWHU No Pernyataan1 Berusaha belajar dengan sungguh-sungguh Ƒ ya Ƒ tidak2 Mengikuti pembelajaran dengan penuh perhatian Ƒ ya Ƒ tidak3 Mengerjakan tugas yang diberikan guru tepat waktu Ƒ ya Ƒ tidak4 Mengajukan pertanyaan jika ada yang tidak dipahami Ƒ ya Ƒ tidak5 Berperan aktif dalam kelompok Ƒ ya Ƒ tidak6 Menyerahkan tugas tepat waktu Ƒ ya Ƒ tidak7 Menghargai ragam gerak yang terkandung didalam membuat karya tari Ƒ ya Ƒ tidak8 Menguasai dan dapat mengikuti kegiatan pembelajaran dengan baik Ƒ ya Ƒ tidak9 Menghormati dan menghargai teman Ƒ ya Ƒ tidak10 Menghormati dan menghargai guru Ƒ ya Ƒ tidakSeni Budaya 255E. Rangkuman 'L OLQJNXQJDQ 3XVDW .HVHQLDQ -DNDUWD NDWD SDJHODUDQ VHULQJ dikatakan dengan pertunjukan dan biasa ditambah dengan seniGL GHSDQQ\D GDQ PHPLOLNL DUWL \DLWX WRQWRQDQ \DQJ EHUQLODL VHQL VHSHUWL VHQL WDUL VHQL PXVLN GDQ VHQL GUDPD \DQJ GLVDMLNDQ VHEDJDL SHUWXQMXNDQ GLGHSDQ SHQRQWRQ 3DJHODUDQ NDU\D VHQL WDUL PHUXSDNDQ SHUWXQMXNDQ WDUL DWDX SHQ\DMLDQ \DQJ GLWXMXNDQ NHSDGD RUDQJ ODLQ SDJHODUDQ VHQL WDUL 7LGDN KDQ\D EHUGLUL VHQGLUL PHODLQNDQ DGD XQVXU SHQGXNXQJ \DQJ ODLQQ\D VHSHUWL XQVXU VHQL rupa, seni musik dan seni teater. Pagelaran seni melatih penikmatVHQL XQWXN EHUÀNLU NULWLV GDODP PHPDKDPL NDU\D VHQL \DQJ GL WRQWRQQ\D 3DJHODUDQ WDUL PHPLOLNL WHNQLN GDQ SURVHGXU \DQJ VLVWHPDWLV GDODP KDO LQL VHEXDK SDJHODUDQ KDUXV GLUHQFDQDNDQ dengan baik. 6XVXQDQ DFDUD GDODP VHEXDK SDJHODUDQ VHQL WDUL MXJD KDUXV diatur agar tidak monoton, hal tersebut dapat dilihat dari bentukSHQ\DMLDQ GDUL PDVLQJ PDVLQJ NDU\D VHQL F. Re eksi 3DJHODUDQ VHQL WDUL \DQJ GLGDODPQ\D WLGDN KDQ\D WHUGDSDW VDWX MHQLV NHVHQLDQ PHODLQNDQ WHUGDSDW XQVXU VHQL \DQJ ODLQQ\D VHEJDL pendukung. Seni rupa, seni musik dan seni teater merupakanXQVXU \DQJ WHUGDSDW GL GDODP SDJHODUDQ VHQL WDUL KXEQJDQ VHQL WDUL GHQJDQ VHQL \DQJ ODLQQ\D PHQMDGL NDU\D VHQL WDUL GDSDW GLQLNPDWL ROHK SHQLNPDWQ\D 6HKLQJJD GDSDW PHQJDNLEDWNDQ WHUMDOLQQ\D NRPXQLNDVL JRWRQJ UR\RQJ VDOLQJ PHQJKDUJDL NDU\D VHQL EHNHUMD VDPD GLVLSOLQ UHVSRQVLI GDQ UDVD VDOLQJ SHGXOL WHUKDGDS NDU\D VHQL %HJLWX SXOD NHDQHNDUDJDPDQ UDJDP JHUDN WDUL PHUXSDNDQ UDKPDW 7XKDQ GDQ PHUXSDNDQ NHQ\DWDDQ PDND SHUOX GLKDUJDL GDQ GLV\XNXUL NHEHUDGDDQQ\D 256 Kelas IX SMP/MTsManajemen Bab XVPertunjukanTeater Modern <ŽŶƐĞƉ DĂŶĂũĞŵĞŶAlur PembelajaranManajemen DĂŶĂũĞŵĞŶ WĞƌƚƵŶũƵŬĂŶ WƌŽĚƵŬƐŝdĞĂƚĞƌ DŽĚĞƌŶ DĂŶĂũĞŵĞŶ ƌƟƐƟŬ WĂĚĂ WĞŵďĞůĂũĂƌĂŶ Ăď s// ŝŶŝ͕ ƉĞƐĞƌƚĂ ĚŝĚŝŬ ŵĂŵƉƵ ŵĞŵĂŚĂŵŝ ĚĂŶ ŵĞůĂŬƵŬĂŶ ĂŬƟĮƚĂƐ ƐĞďĂŐĂŝ ďĞƌŝŬƵƚ͗ ϭ͘ DĞŶĚĞƐŬƌŝƉƐŝŬĂŶ ĚĂƐĂƌ ŵĂŶĂũĞŵĞŶ ƐĞŶŝ ƉĞƌƚƵŶũƵŬĂŶ Ϯ͘ DĞŶŐŝĚĞŶƟĮŬĂƐŝŬĂŶ ƉĞŬĞƌũĂĂŶ ĚĂŶ ĂŬƟĮƚĂƐ LJĂŶŐ ĂĚĂ ĚĂůĂŵ ƉƌŽĚƵŬƐŝ ƐĞŶŝ ƉĞƌƚƵŶũƵŬĂŶ ϯ͘ DĞŶŐĞŬƐƉůŽƌĂƐŝ ďĞƌďĂŐĂŝ ƉĞŬĞƌũĂĂŶ ĚĂŶ ĂŬƟĮƚĂƐ LJĂŶŐ ĂĚĂ ƉƌŽĚƵŬƐŝ ƐĞŶŝ ƉĞƌƚƵŶũƵŬĂŶ ϰ͘ DĞŶŐĂƐŽƐŝĂƐŝŬĂŶ ƉĞŬĞƌũĂĂŶ ĚĂŶ ĂŬƟĮƚĂƐ LJĂŶŐ ĂĚĂ ĚĂůĂŵ ƉƌŽĚƵŬƐŝ ƐĞŶŝ ƉĞƌƚƵŶũƵŬĂŶ ĚĂůĂŵ ŬĞŚŝĚƵƉĂŶ ƐŽƐŝĂů ďƵĚĂLJĂ Ěŝ ŵĂƐLJĂƌĂŬĂƚ͘ ϱ͘ DĞŶŐŬŽŵƵŶŝŬĂƐŝŬĂŶ ũĂƌŝŶŐĂŶ ŬĞƌũĂƐĂŵĂ ĚĂůĂŵ ƐƵĂƚƵ ƉƌŽĚƵŬƐŝ ƐĞŶŝ ƉĞƌƚƵŶũƵŬĂŶ ƐĞĐĂƌĂ ƐĞĚĞƌŚĂŶĂ ĚĞŶŐĂŶ ďĂŚĂƐĂ ůŝƐĂŶ ŵĂƵƉƵŶ ƚƵůŝƐ ŵĂƵƉƵŶ ƉƌĂŬƟŬ ŬĞƌũĂ ƉƌŽĚƵŬƐŝ ƐĞŶŝ ƉĞƌƚƵŶũƵŬĂŶSeni Budaya 257Kegiatan Pembelajaran 0HQJDPDWL SURGXNVL VHQL SHUWXQMXNDQ EDLN VHFDUD Q\DWD maupun melalui dokumentasi 0HQDQ\DNDQ GDQ PHQGLVNXVLNDQ SURVHV NHUMD SURGXNVL VHQL pertunjukan 3. Mengeksplorasi pekerjan dalam produksi seni pertunjukan 4. Membuat kelompok kerja dalam produksi seni pertunjukan 5. Mempresentasikan hasil kerja dalam produksi seni pertunjukanLembar Pengamatan1DPD +DUL 7DQJJDO 3HQJDPDWDQ 2EMHN 3HQJDPDWDQ Pengamatan Hasil Pengamatan1. Manajemen Produksi a. Pimpinan Produksi 1 .................................... 2 .................................... 3 .................................... 4 .................................... b. Sekretaris 1 .................................... 2 .................................... 3 .................................... 4 .................................... c. Bendahara 1 .................................... 2 .................................... 3 .................................... 4 .................................... d. Seksi Dokumentasi 1 .................................... 2 .................................... 3 .................................... 4 ....................................258 Kelas IX SMP/MTsPengamatan Hasil Pengamatan2. Manajemen Artistik e. Seksi Publikasi 1 .................................... 2 .................................... 3 .................................... 4 .................................... f. Seksi Pendanaan 1 .................................... 2 .................................... 3 .................................... 4 .................................... g. House Manajer 1 .................................... 2 .................................... 3 .................................... 4 .................................... a. Sutradara atau Konseptor 1 .................................... 2 .................................... 3 .................................... 4 .................................... b. Pemeran 1 .................................... 2 .................................... 3 .................................... 4 .................................... c. Pimpinan Artistik 1 .................................... 2 .................................... 3 .................................... d. Stage Manager 1 .................................... 2 ....................................Seni Budaya 259Lembar Diskusi 1DPD .HORPSRN +DUL 7DQJJDO 'LVNXVL 7HPSDW 'LVNXVL Hasil Diskusi Topik KelompokManajemen Produksi KelompokManajemen Artistik Musyawarah ProduksiAktivitas Pembelajaran 0HQFDUL LQIRUPDVL WHQWDQJ PDQDMHPHQ VHQL SHUWXQMXNDQ 2. Mendiskusikan tentang manajemen seni pertunjukan 0HQGLVNULSVLNDQ SHNHUMDDQ GDODP PDQDMHPHQ VHQL SHU tunjukan 0HQJNODVLÀNDVLNDQ SHNHUMDDQ GDQ SHQDQJJXQJMDZDE pekerjaan dalam manajemen seni pertunjukan 5. Membuat kelompok kerja sesuai dengan pekerjaan dalam manajemen seni pertunjukan 0HODNVDQDNDQ NHUMD VHVXDL GHQJDQ SHNHUMDDQ \DQJ DGD dalam manajemen seni pertunjukan260 Kelas IX SMP/MTsA. Manajemen Manajemen 0DQDMHPHQ VHFDUD HWLPRORJL EHUDVDO GDUL NDWD to manage \DQJ EHUDUWL PHQJDWXU DWDX PHUHQFDQDNDQ 7XMXDQ XWDP D GDODP PHPSHODMDUL PDQDMHPHQ DGDODK 3HUWDPD DJDU RUDQJ DWDX NHORPSRN GDSDW EHNHUMD VHFDUD HÀVLHQ 0DN VXG Q\D PHUHND GDSDW EHNHUMD GHQJDQ VXDWX FDUD DWDX PHWRGH VLVWHPDWLV VH KLQJ JD VHJDOD VXPEHU \DQJ DGD WHQDJD GDQD GDQ SHUDODWDQ GDSDW GLJXQDNDQ OHELK EDLN GDQ DNDQ PHQFDSDL KDVLO \DQJ GL KDUDSNDQ ÀVLHQVL LQL WHUMDGL MLND SHQJHOXDUDQ OHELK NHFLO GDUL SHQJKDVLODQ DWDX KDVLO \DQJ GLSHUROHK OHELK EHVDU GDUL SHQJ JXQDDQ VXPEHU \DQJ DGD .HGXD WXMXDQ PHPSHODMDUL manajemen agar dalam bekerja atau melakukan usaha GDSDW GLFDSDL NHWHQDQJDQ NHODQFDUDQ GDQ NHODQJVXQJDQ usaha itu sendiri. 5LFN\ *ULIÀQ PHQGHÀQLVLNDQ PDQDMHPHQ VHEDJDL VHEXDK SURVHV SHUHQFDQDDQ SHQJRUJDQLVDVLDQ SHQJ NRRU GL QDVLDQ GDQ SHQJRQWURODQ VXPEHU GD\D XQWXN PHQFDSDL VD VDUDQ VHFDUD HIHNWLI GDQ HIHVLHQ IHNWLI EHUDUWL EDKZD WXMX DQ GDSDW GLFDSDL VHVXDL GHQJDQ SHUHQFDQDDQ VHPHQWDUD HÀVLHQ EHUDUWL EDKZD WXJDV \DQJ DGD GLODNVDQDNDQ VHFDUD benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal. 0XV\DZDUDK SURGXNVL VHQL SHUWXQMXNDQ EHUWXMXDQ XQWXN PHP bentuk kelompok kerja dalam memproduksi seni pertunjukan.'DODP PXV\DZDUDK LQL DNDQ PHQHQWXNDQ SDQLWLD NHORPSRN NHUMD ED JLDQ SURGXNVL GDQ EDJLDQ DUWLVWLN .HSDQLWLDDQ LQL SHQWLQJ GL WHQWX NDQ DJDU DGD NHPHQ\DWXDQ KDWL GDQ NHVDGDUDQ VHPXD \DQJ WHUO LEDW GDODP SURGXNVL VHQL SHUWXQMXNDQ GHQJDQ WXMXDQ XWDPDQ\D PHPEXDW SHPHQWDVDQ \DQJ EHUKDVLO EDLN GDQ VXNVHV 0HPSURGXNVL VHQL SHUWXQMXNDQ DNDQ EHUKDVLO DSDELOD VHPXD NHORPSRN NHUMD PH ODNVDQDNDQ SHNHUMDDQQ\D VHVXDL GHQJDQ WXJDV GDQ WDQJJXQJ MDZDE PDVLQJ PDVLQJ .HEHUKDVLODQ PHPSURGXNVL VHQL SHUWXQMXNDQ DNDQ PHPEHULNDQ SHPEHODMDUDQ \DQJ EHUKDUJD EDJL VHPXD NHORPSRN NHUMD GDQ SHQRQWRQ \DQJ DNDQ PHQLNPDWL SURGXNVL WHUVHEXW Seni Budaya 2610XV\DZDUDK LQL VHODLQ PHPEHQWXN NHORPSRN NHUMD MXJD PH QHQWXN DQ SURGXNVL VHQL SHUWXQMXNDQ DSD \DQJ DNDQ GLEXDW 'DODP NHODV WHDWHU LQL NDPX DNDQ PHPSURGXNVL VHQL WHDWHU GDQ PH mentaskan seni teater hasil produksi. Langkah pertama adalahPH QHQ WXNDQ ODNRQ FHULWD \DQJ DNDQ GLSHQWDVNDQ 3LOLKODK QDVNDK ODNRQ FHULWD LWX GDUL KDVLO NDU\D ODWLKDQ PHQXOLV QDVNDK ODNRQ \DQJ VXGDK GLSHODMDUL 6HWHODK PHQHQWXNDQ QDVNDK ODNRQ PDND ODQJ NDK VHODQMXWQ\D DGDODK PHP EXDW NHORPSRN NHUMD SURGXNVL VHQL SHUWXQMXNDQ .HORPSRN NHUMD SURGXNVL LWX ELVD NDPX SHODMDUL VH VXDL GHQJDQ \DQJ WHUXUDL GL EDZDK LQL B. Pembagian Kerja Pembagian kerja dalam produksi seni pertunjukan terbagiPHQMDGL GXD EDJLDQ EHVDU \DLWX EDJLDQ SURGXNVL GDQ EDJLDQ DUWLVWLN 8QWXN LWX EDJLODK SHNHUMDDQ LWX VHVXDL GHQJDQ SHNHUMDDQ \DQJ DGD 7XJDV GDQ WDQJJXQJ MDZDE NHORPSRN NHUMD PDQDMHPHQ SURGXNVL VHQL SHUWXQMXNDQ DGDODK VHEDJDL EHULNXW a. Pimpinan Produksi %HUWXJDV PHQJRUJDQLVLU VHPXD SHNHUMD GDODP SH PHQWDV an seni pertunjukan %HUWDQJJXQJMDZDE VHFDUD NHVHOXUXKDQ DWDV SHODNVDQDDQ dan keberhasilan produksi 3. Pimpinan produksi juga menjadi ujung tombak terdepan GDODP SHQ\HOHQJJDUDDQ KLQJJD VHOHVDLQ\D SHPHQWDVDQ maupun laporan pelaksanaan kegiatan dilakukan. 4. Pimpinan produksi harus memahami peran, tugas, dan WDQJJXQJ MDZDEQ\D VHEDJDL SLPSLQDQ GDQ LD EHUDGD GL JDUGD GHSDQ SURGXNVL VHQL SHUWXQMXNDQ GDODP PHQ jalankan tugas produksi. 5. Tugas kontroling kerja kerumahtanggaan, operasional staf, pemilihan tempat pementasan, hingga standar NXDOLÀNDVL WHPSDW \DQJ GLJXQDNDQ VHEDJDL SHUWXQMXNDQ 3HUDQ SLPSLQDQ SURGXNVL DGDODK PHQMDGL PRWRU JHUDN bawahan agar seluruh staf mau dan mampu bekerja262 Kelas IX SMP/MTsPDNVLPDO VHKLQJJD VXNVHV GDQ WHUFDSDLQ\D SHPHQWDVDQ \DQJ EHUERERW b. Sekretaris Produksi 1. Tugas sekretaris adalah bertanggung jawab dalam PHPEXNXNDQ GDQ PHQFDWDW VHPXD NHJLDWDQ \DQJ berhubungan dengan produksi seni pertunjukan. 0HPEXDW SURSRVDO SHPHQWDVDQ PHPEXDW VXUDW VXUDW \DQJ EHUKXEXQJDQ GHQJDQ NHJLDWDQ SHPHQWDVDQ SHUWXQ MXN DQ VXUDW LMLQ VXUDW NHUMD VDPD GDQ ODLQ ODLQ 3. Mengarsipkan surat masuk dan surat keluar serta PHPEXDW UDQFDQJDQ NHJLDWDQ \DQJ EHUKXEXQJDQ dengan administrasi kesekretarisan. %HUNRRUGLQDVL GHQJDQ SLPSLQDQ SURGXNVL GDODP KDO kesekretariatan 5. Membuat laporan pekerjaan kepada pimpinan produksi VHVXDL GHQJDQ WXJDV GDQ WDQJJXQJMDZDEQ\D F %HQGDKDUD %HUWDQJJXQJMDZDE WHUKDGDS VHPXD KDO \DQJ berhubungan dengan keuangan 2. Membuat administrasi keuangan produksi seni pertunjukan 3. Membuat laporan keuangan produksi seni pertunjukan %HUNRRUGLQDVL GHQJDQ SLPSLQDQ SURGXNVL GDODP KDO kebendaharaand. Seksi Dokumentasi %HUWDQJJXQJMDZDE DWDV GRNXPHQWDVL NHJLDWDQ EDLN EHUXSD YLVXDO IRWR JDPEDU GDQ GRNXPHQ FHWDN ODLQQ\D DXGLR UHNDPDQ VXDUD UHNDPDQ PXVLN GDQ ODLQ ODLQ VHUWD DXGLR YLVXDO YLGHRJUDÀ ÀOP GDQ ODLQ ODLQ 0HUHQFDQDNDQ PHODNVDQDNDQ GDQ PHQ\LPSDQ VHPXD dokumentasi kegiatan pementasan pertunjukan. %HUNRRUGLQDVL GHQJDQ SLPSLQDQ SURGXNVL \DQJ berhubungan dokumentasiSeni Budaya 2630HQ\HUDKNDQ VHPXD NHUMD GRNXPHQWDVL SDGD SLPSLQDQ produksi untuk dapat digunakan untuk keperluan lain setelah pementasan pertunjukan. e. Seksi Publikasi %HUWDQJJXQJMDZDE WHUKDGDS VHJDOD XUXVDQ SURPRVL GDUL kegiatan pementasan pertunjukan. 7XJDVQ\D DGDODK PHUDQFDQJ SXEOLNDVL XQWXN EHUEDJDL PHGLD EDLN PHGLD FHWDN .RUDQ 0DMDODK 3RVWHU O\HU media audio radio maupun media audio visual untuk keperluan televisi, web internet. 7DQJJXQJMDZDEQ\D WLGDN KDQ\D PHUDQFDQJ WHWDSL MXJD PHODNVDQDNDQ GDQ PHZXMXG VHJDOD PHGLD \DQJ WHODK GLUDQFDQJ GDQ GLVHSDNDL ROHK WLP SURGXNVL %HUNRRUGLQDVL GHQJDQ SLPSLQDQ SURGXNVL XQWXN XUXVDQ UDQFDQJDQ GDQ SHODNVDQDDQ SXEOLNDVL f. Seksi Pendanaan %HUWDQJJXQJMDZDE WHUKDGDS SHQ\HGLDDQ GDQD \DQJ dibutuhkan dalam proses dan pelaksanaan pementasan seni pertunjukan. %HUXSD\D SHQJDODQJDQ GDQD GDODP EHQWXN XDQJ WHWDSL GLGDODPQ\D WHUFDNXS XSD\D PHQGDSDWNDQ GXNXQJDQ atau bantuan non uang, seperti sumbangan pemikiran, tenaga, pinjaman tempat dan fasilitas. 0HQ\DNLQNDQ SDGD SLKDN ODLQ PHQJHQDL SHQWLQJQ\D YLVL GDQ PLVL SHUWXQMXNDQ \DQJ GLJHODU VHKLQJJD SLKDN ODLQ WHU\DNLQNDQ XQWXN PHQGXNXQJ SHPHQWDVDQ \DQJ DNDQ digelar. J +RXVH 0DQDJHU 1. %HUWXJDV PHQJHPEDQ SHOD\DQDQ SXEOLN VHUWD bertanggung jawab kepada pimpinan produksi dalam OD\DQDQ VWDI SURGXNVL GDQ OD\DQDQ SXEOLN 2. 3HOD\DQDQ GLWXMXNDQ NHSDGD VHOXUXK VWDI SURGXNVL \DQJ EHNHUMD PHQ\HOHQJJDUDNDQ SURGXNVL VHQL SHUWXQMXNDQ 264 Kelas IX SMP/MTs3. /D\DQDQ NHSDGD SXEOLN GLEHULNDQ GDODP KXEXQJDQ pemberian servis kepada penonton mulai dari pembelian NDUFLV SHOD\DQDQ JHGXQJ KLQJJD NHQ\DPDQDQ SHQRQWRQ DJDU SHQRQWRQ PHUDVD GLKDUJDL GDQ GLKRUPDWL VHFDUD WHSDW 4. 7XJDV SHOD\DQDQ SXEOLN GLODNXNDQ PXODL GDUL NHQ\D PDQDQ PHQMDPX SHQRQWRQ SHOD\DQDQ SHPHVDQDQ NDUFLV KLQJJD VXDVDQD SHPHQWDVDQ DJDU EHUMDODQ ODQFDU GDQ Q\DPDQ PHQMDGL EDJLDQ WXJDV \DQJ KDUXV GLFLSWDNDQ 5. 3HOD\DQDQ NHSDGD VWDI SURGXNVL GDODP EHQWXN PHPEHULNDQ NHVHMDKWHUDDQ EHUXSD OD\DQDQ NRQVXPVL VHMDN SHQ\HOHQJJDUDDQ SURGXNVL PXODL GDUL UDSDW pertama, pelatihan, gladi kotor, gladi bersih, pementasan/ SHUWXQMXNDQ KLQJJD DFDUD SHPEXEDUDQ SURGXNVL /D\DQDQ WHUVHEXW WHUNDLW GDODP EHQWXN NHVHMDKWHUDDQ GDQ SHPHQXKDQ NRQVXPVL VHFDUD UXWLQ DFDUD NHJLDWDQ +DN GDQ NHZDMLEDQ SLPSLQDQ NHUXPDKWDQJJDDQ DGDODK berkonsultasi kepada pimpinan produksi dan pimpinan DUWLVWLN GDODP KDO OD\DQDQ VWDI 7. %LGDQJ ELGDQJ \DQJ WHUPDVXN GDODP KRXVH PDQDJHU \DLWX a Seksi Keamanan 0HQ\XVXQ UHQFDQD NHDPDQDQ VHODPD pertunjukan berlangsung 2. Membagi tugas dalam kelompok keamanan 0HUHQFDQDNDQ WHPSDW SDUNLU NHQGDUDDQ selama pementasan %HUWDQJJXQJMDZDE GDODP KDO NHDPDQDQ selama pertunjukan berlangsung b Seksi Konsumsi 0HUHQFDQDNDQ NRQVXPVL VHODPD SURGXNVL mulai dari latihan, pementasan sampai dengan setelah pementasanSeni Budaya 2650HQJDWXU GDQ PHQ\HGLDNDQ NRQVXPVL VHODPD produksi %HUNRRUGLQDVL GHQJDQ KRXVH PDQDJHU WHQWDQJ konsumsi produksi F 7UDQVSRUWDVL 0HUHQFDQDNDQ WUDQVSRUWDVL VHODPD SURGXNVL %HUNRRUGLQDVL GHQJDQ SHQ\HGLD WUDQVSRUWDVL dan pengguna transportasi G 7LFNHWLQJ 0HUDQFDQJ WLNHW \DQJ DNDQ GLJXQDNDQ 0HQFHWDN WLNHW \DQJ DNDQ GLJXQDNDQ 0HQGLVWULEXVLNDQ WLNHW \DQJ WHODK GLFHWDN 0HQMXDO WLNHW \DQJ WHODK GLFHWDN %HUNRRUGLQDVL GHQJDQ KRXVH PDQDJHU GDQ bendahara produksi H 6HNVL *HGXQJ %HUWDQJJXQJ MDZDE SDGD SHQ\HGLDDQ GDQ perawatan gedung untuk latihan. 0HQ\HGLDNDQ JHGXQJ XQWXN NRQIHUHQVL SHUV %HUWDQJJXQJMDZDE SDGD SHQ\HGLDDQ GDQ perawatan gedung untuk pementasan. 0HQJXUXV SHULMLQDQ JHGXQJ \DQJ DNDQ digunakan untuk pementasan. %HUWDQJJXQJMDZDE SDGD SHUDZDWDQ GDQ kebersihan gedung selama digunakan untuk Kelas IX SMP/MTsC. Manajemen Artistik Tugas dan tanggung jawab kelompok kerja manajemen artistikVHQL SHUWXQMXNDQ DGDODK VHEDJDL EHULNXW 1. Sutradara atau Konseptor a. Membuat konsep pertunjukan E 0HQJDWXU ODNX DWDX MDODQQ\D SHUWXQMXNDQ F 0HPLOLK ODNRQ \DQJ DNDQ GLSHQWDVNDQ d. Memilih pemain dan melatih pemain sesuai dengan konsep pertunjukan H 0HPEXDW NRQVHS DUWLVWLN GDQ EHUGLVNXVL GHQJDQ SHQDWD penata artistik 2. Pemeran a. Membuat konsep pemeranan dengan sutradara. b. Menganalisa naskah lakon dengan sutradara sebagai persiapan pementasan. F 0HUDQFDQJ SHPHUDQDQ GDQ GLNRRUGLQDVLNDQ GHQJDQ sutradara G 0HODNVDQDNDQ REVHUYDVL SDGD SHUDQ \DQJ DNDQ dimainkan e. Melaksanakan interpretasi hasil observasi agar peran \DQJ GLREVHUYDVL LWX PHQMDGL EDJLDQ GLUL SHPHUDQ f. Melaksanakan latihan dengan sutradara. J %HUPDLQ SHUDQ GDODP GDODP SHPHQWDVDQ VHVXDL GHQJDQ hasil pelatihan dengan sutradara. 3. Pimpinan artistik D %HUWDQJJXQJMDZDE SDGD VHJDOD DUWLVWLN NDU\D GDQ WDWD XUXW SHPHQWDVDQ DJDU PHQMDGL SHPHQWDVDQ \DQJ harmonis. E %HUWDQJJXQJMDZDE SDGD PDVDODK WHNQLV WDWD OHWDN VHWWLQJ WDWD SHQFDKD\DDQ SHQDWDDQ NRVWXP SHPDLQ Seni Budaya 267penataan rias pemain, penataan musik dan penataan suara. F 0HQJHYDOXDVL KDVLO WDWD VHWWLQJ DWDX SDQJJXQJ WDWD FDKD\D WDWD NRVWXP DWDX EXVDQD SHPDLQ WDWD ULDV SHPDLQ WDWD EXQ\L GDQ VXDUD G 'DODP EHNHUMD SLPSLQDQ DUWLVWLN GLEDQWX ROHK 1. Stage manager D 0HQJNRRUGLQDVL VHOXUXK EDJLDQ \DQJ DGD GL panggung E 0HQJDWXU XUXWDQ SHPHQWDVDQ EHUGDVDUNDQ DUDK an pimpinan artistik F 0HUXPXVNDQ GDQ PHQHWDSNDQ VHFDUD GHWDLO WDWD urutan pelaksanaan pementasan, terutama pada NRQVHS SHQDPSLODQ GDQ SHQJLVL DFDUD G 0HQ\XVXQ VHFDUD GHWDLO SHVHUWD \DQJ WHUOLEDW GDODP SHPHQWDVDQ GDQ SHUDODWDQ \DQJ GLE XWXK kan pada pementasan. H %HUNRRUGLQDVL GHQJDQ SLPSLQDQ DUWLVWLN WHQWDQJ pelaksanaan kerja. 2. Penata panggung D 0HUDQFDQJ WDWD SDQJJXQJ \DQJ GLSHUOXNDQ GDODP SHPHQWDVDQ NDU\D E 0HQ\XVXQ NHEXWXKDQ SHUDODWDQ GDQ SURSHUWL \DQJ GLJXQDNDQ SDGD SHPHQWDVDQ NDU\D F 0HODNVDQDNDQ SHQDWDDQ SDQJJXQJ VHVXDL GHQJDQ UDQFDQJDQ GDQ SHUVHWXMXDQ SLPSLQDQ DUWLVWLN d Dalam melaksanakan kerja tata panggung, penata panggung dibantu oleh beberapa kru tata panggung H %HUNRRUGLQDVL GHQJDQ SLPSLQDQ DUWLVWLN ELOD mengalami kendala kerja f Membuat laporan kerja pada pimpinan artistik268 Kelas IX SMP/MTs3. Penata kostum atau busana a Menganalisis naskah lakon sebagai persiapan SHUDQFDQJDQ SHQDWDDQ NRVWXP DWDX EXVDQD E 0HUDQFDQJ WDWD NRVWXP DWDX EXVDQD SHPHUDQ sesuai dengan hasil analisis naskah lakon F .RQVXOWDVL GHQJDQ VXWUDGDUD WHQWDQJ KDVLO UDQFDQJDQ WDWD NRVWXP DWDX EXVDQD SHPHUDQ d Mendata kebutuhan alat dan bahan tata kostum DWDX EXVDQD \DQJ DNDQ GLJXQDNDQ H 0HQ\LDSNDQ DODW GDQ EDKDQ WDWD NRVWXP DWDX EXVDQD I 0HQ\LDSNDQ GDQ PHQDWD NRVWXP DWDX EXVDQD SHPHUDQ VHVXDL GHQJDQ KDVLO UDQFDQJDQ \DQJ telah dibuat dan dibantu oleh kru tata rias g Membuat laporan kerja pada pimpinan artistik tentang hasil kerja penataan kostum atau busana 4. Penata rias a Menganalisis naskah lakon sebagai persiapan SHUDQFDQJDQ SHQDWDDQ ULDV E 0HUDQFDQJ WDWD ULDV SHPHUDQ VHVXDL GHQJDQ hasil analisis naskah lakon F .RQVXOWDVL GHQJDQ VXWUDGDUD WHQWDQJ KDVLO UDQFDQJDQ WDWD ULDV SHPHUDQ d Mendata kebutuhan alat dan bahan tata rias \DQJ DNDQ GLJXQDNDQ H 0HQ\LDSNDQ DODW GDQ EDKDQ WDWD ULDV I 0HULDV SHPHUDQ VHVXDL GHQJDQ KDVLO UDQFDQJDQ \DQJ WHODK GLEXDW GDQ GLEDQWX ROHK NUX WDWD ULDV g Membuat laporan kerja pada pimpinan artistik tentang hasil kerja penataan rias 3HQDWD FDKD\D D 0HUDQFDQJ WDWD FDKD\D VHVXDL GHQJDQ KDVLO analisis naskah lakonSeni Budaya 269E 0HQGDWD NHEXWXKDQ VXPEHU FDKD\D VHEDJDL SH ODNVDQ DDQ SHQDWDDQ FDKD\D F %HUWDQJJXQJMDZDE SDGD JHODS WHUDQJQ\D SH QDWD DQ FDKD\D G .RQVXOWDVL GHQJDQ SLPSLQDQ DUWLVWLN WHQWDQJ SH QDWD DQ FDKD\D SDGD SDQJJXQJ e Konsultasi dengan sutradara tentang bloking dan penataan pemain I 'DODP PHODNVDQDNDQ WDWD FDKD\D SHQDWD FDKD\D GLEDQWX ROHK NUX DWDX DVLVWHQ GDODP PHQDWD FDKD\D J 0HPEXDW ODSRUDQ NHUMD WHQWDQJ SHQDWDDQ FDKD\D setelah pelaksanaan pementasan. 3HQDWD EXQ\L GDQ VXDUD a Menganalisis naskah lakon sebagai persiapan SHQDWDDQ EXQ\L GDQ VXDUD E 0HUDQFDQJ WDWD EXQ\L GDQ VXDUD VHVXDL KDVLO analisis naskah lakon F .RQVXOWDVL GHQJDQ VXWUDGDUD DWDX NRQVHSWRU WHQ WDQJ SHQDWDDQ EXQ\L GDQ VXDUD G 0HQ\LDSNDQ DODW WDWD EXQ\L GDQ VXDUD PHQMHODQJ pementasan H 0HODNVDQDNDQ SHQDWDDQ EXQ\L GDQ VXDUD SDGD waktu pementasan dengan berpedoman pada NXDOLWDV EXQ\L GDQ VXDUD WHUVHEXW WHUGHQJDU jelas, wajar, indah dan menarik sera memenuhi standar level minimal dan terhindar dari noise, GLVWRUVL GDQ EDODQFH I 'DODP PHODNVDQDNDQ WDWD EXQ\L GDQ VXDUD penata dibantu oleh kru atau asisten. g Membuat laporan kerja pada pimpinan artistik dan sutradara setelah melaksanakan penataan EXQ\L GDQ VXDUD 270 Kelas IX SMP/MTs7. Penata Musik dan Sound a Menganalisis naskah lakon sebagai persiapan penataan musik dan sound E 0HUDQFDQJ PXVLN GDQ VRXQG VHVXDL KDVLO DQDOLVLV naskah lakon F .RQVXOWDVL GHQJDQ VXWUDGDUD DWDX NRQVHSWRU tentang penataan musik dan sound G 0HQ\LDSNDQ DODW PXVLN GDQ VRXQG PHQMHODQJ pementasan e Melaksanakan penataan sound dan musik pada waktu pementasan f Dalam melaksanakan tata sound dan musik, penata dibantu oleh kru atau asisten. g Membuat laporan kerja pada pimpinan artistik dan sutradara setelah melaksanakan penataan EXQ\L GDQ VXDUD D. Uji Kompetensi z Pengetahuan $SD \DQJ NDPX WDKX WHQWDQJ PDQDMHPHQ SURGXNVL VHQL WHDWHU PRGHUQ" 2 Kenapa harus menerapkan manajemen produksi NHWLND DNDQ PHUDQFDQJ VHEXDK SHPHQWDVDQ WHDWHU PRGHUQ" $SD IXQJVL PDQDMHPHQ SURGXNVL SDGD VHEXDK UHQFDQD SHPHQWDVDQ WHDWHU PRGHUQ" $SD WXJDV GDQ WDQJJXQJMDZDE VHRUDQJ FDORQ SHPHUDQ GDODP PDQDMHPHQ SURGXNVL WHDWHU PRGHUQ" z Keterampilan $PELO VDODK VDWX WXJDV \DQJ DGD GDODP PDQDMHPHQ produksi maupun manajemen artistik teater modern dan NHUMDNDQ VHPXD \DQJ PHQMDGL WDQJJXQJMDZDEQ\D Seni Budaya 2710DQDMHPHQ SURGXNVL WHDWHU PRGHUQ GDODP VHEXDK SHUHQFDDQ pementasan bertujuan agar sekelompok orang atau tim dalamPHODNVDQDNDQ SHNHUMDDQ GDSDW EHNHUMD VHFDUD HÀVLHQ .HORPSRN NHUMD \DQJ PHQHUDSNDQ PDQDMHPHQ SURGXNVL GHQJDQ EHQDU DNDQ EHNHUMD VHFDUD VLVWHPDWLV VHKLQJJD VHJDOD VXPEHU \DQJ DGD WHQDJD GDQD GDQ SHUDODWDQ GDSDW GLJXQDNDQ GHQJDQ OHELK EDLN GDQ DNDQ PHQFDSD KDVLO \DQJ GLKDUDSNDQ 6HODLQ LWX GHQJDQ PHPSHODMDUL PDQDMHPHQ SURGXNVL PDND GDODP EHNHUMD DWDX PHODNXNDQ XVDKD GDSDW GLFDSDL VXDWX NHWHQDQJDQ NHODQFDUDQ GDQ NHODQJVXQJDQ XVDKD LWX VHQGLUL 'HQJDQ PHQHUDSNDQ PDQDMHPHQ SURGXNVL GDODP UHQFDQD SHPHQWDVDQ NDU\D PDND VHPXD VXPEHU GD\D DNDQ WHURUJDQLVLU GHQJDQ EHQDU GDQ PHQJKDUDSNDQ KDVLO \DQJ OHELK RSWLPDO 'DODP SHODNVDQDDQQ\D PDQDMHPHQ SURGXNVL WHDWHU PRGHUQ DNDQ WHUEDJL PHQMDGL GXD NHORPSRN NHUMD \DLWX PDQDMHPHQ SURGXNVL \DQJ EHUVLIDW DGPLQLVWUDWLI GDQ PDQDMHPHQ SURGXNVL \DQJ EHUVLIDW DUWLVWLN 'XD NHORPSRN NHUMD LQL WLGDN DGD \DQJ OHELK penting, karena kedua kelompok kerja ini saling memerlukan danVDOLQJ PHOHQJNDSL .HORPSRN NHUMD \DQJ EHUVLIDW DGPLQLVWUDWLI ELVD GLLVWLODKNDQ NHORPSRN NHUMD GL EHODNDQJ OD\DU VHGDQJNDQ NHORPSRN NHUMD \DQJ EHUVLIDW DUWLVWLN DGDODK NHORPSRN NHUMD GL GHSDQ OD\DU DWDX KDVLO NHUMDQ\D ELVDODQJVXQJ GLOLKDW ROHK SHQRQWRQ .HGXD NHORPSRN NHUMD LQL MXJD PHPHUOXNDQ VXPEHU GD\D PDQXVLD \DQJ EHUEHGD EHGD NRPSHWHQVLQ\D GDQ EHNHUMD VHVXDL GHQJDQ NRPSHWHQVL DNDQ PHQGDSDWNDQ KDVLO \DQJ PDNVLPDO 272 Kelas IX SMP/MTsF. Re eksi 6HEHOXP NDPX PHODNXNDQ UHÁHNVL NDPX ODNXNDQ SHQLODLDQ terhadap diri kamu sendiri dan penilaian terhadap itu ada pada tabel di berikut ini. Isilah sesuai denganDSD \DQJ NDPX UDVDNDQ GDQ NDPX DPDWL WHUKDGDS GLUL VHQGLUL GDQ MXJD WHPDQ WHPDQPX Penilaian Pribadi 1DPD .HODV 6HPHVWHU DNWX SHQLODLDQ No Pernyataan Ya Tidak Saya berusaha belajar dan berlatih dengan sungguh- 1 sungguh untuk dapat menguasai manajemen produksi teater modern Saya mengingkuti pembelajaran dan pelatihan dengan 2 penuh perhatian sehingga dapat menguasai manajemen produksi teater modern3 Saya melakukan latihan dengan tepat waktu sesuai dengan materi pelatihan4 Saya berperan aktif dalam kelompok pelatihan manajemen produksi teater modern5 Saya bisa bekerjasama dalam kelompok pelatihan manajemen produksi teater modern6 Saya menciptakan suasana menyenangkan dalam pelatihan manajemen produksi teater modern7 Saya menghargai teman-teman dalam melaksanakan latihan manajemen produksi teater modernSeni Budaya 273Penilaian Antar teman 1DPD WHPDQ \DQJ GLQLODL 1DPD SHQLODL .HODV 6HPHVWHU DNWX SHQLODLDQ No Pernyataan Ya Tidak1 Berusaha belajar dan berlatih dengan sungguh-sungguh untuk dapat menguasai manajemen produksi teater modern Mengingkuti pembelajaran dan pelatihan dengan penuh2 perhatian sehingga dapat menguasai manajemen produksi teater modern3 Melakukan latihan dengan tepat waktu sesuai dengan materi pelatihan4 Berperan aktif dalam kelompok pelatihan manajemen produksi teater modern5 Bekerjasama dalam kelompok pelatihan manajemen produksi teater modern6 Menciptakan suasana menyenangkan dalam pelatihan manajemen produksi teater modern7 Menghargai teman-teman dalam melaksanakan latihan manajemen produksi teater modern 0HPSURGXNVL VHQL WHDWHU WLGDN KDQ\D PHPEXDW VXDWX SURGXN seni tetapi juga berlatih dan belajar berorganisasi dan bekerjasamaGHQJDQ RUDQJ ODLQ VHUWD PHPXSXN NHFHUGDVDQ EHUSLNLU GLVLSOLQ WDQJJXQJ MDZDE PHQJKDUJDL RUDQJ ODLQ 7XOLVNDQ DSD \DQJ kamu rasakan dan pikirkan setelah mengikuti pembelajaranPDQDMHPHQ SURGXNVL VHQL WHDWHU PRGHUQ LQL $PELOODK VDODK VDWX SHNHUMDDQ \DQJ DGD GDODP PDQDMHPHQ SURGXNVL VHQL WHDWHU PRGHUQ LQL GDQ ODNXNDQODK VHPXD SHNHUMDDQ \DQJ KDUXV PHQMDGL WDQJJXQJMDZDEQ\D 274 Kelas IX SMP/MTsPementasan Bab XVITeater ModernAlur Pembelajaran WƌĂ WĞŵĞŶƚĂƐĂŶ WĞŵĞŶƚĂƐĂŶ WĞŵĞŶƚĂƐĂŶ WĂƐĐĂ WĞŵĞŶƚĂƐĂŶ dĞĂƚĞƌ DŽĚĞƌŶ 3DGD SHODMDUDQ %DE SHVHUWD GLGLN GLKDUDSNDQ GDSDW PHQJ DSUHVLDVL GDQ EHUNUHDVL VHQL WHDWHU \DLWX 0HQJLGHQWLÀNDVL SHPHQWDVDQ WHDWHU PRGHUQ 0HQGHVNULSVLNDQ ODQJNDK ODQJNDK SHPHQWDVDQ WHDWHU modern 0HODNXNDQ HNVSORUDVL SHUVLDSDQ SHPHQWDVDQ SHPHQ WDV DQ GDQ SDVFD SHPHQWDVDQ 0HUDQFDQJ SHNHUMDDQ PDQDMHPHQ SURGXNVL GDQ PDQDMHPHQ artistik 0HQJRPXQLNDVLNDQ UDQFDQJDQ SHPHQWDVDQ GDODP ZXMXG pementasan teater modern 0HQJHYDOXDVL KDVLO SHPHQWDVDQ \DQJ WHODK GLODNVDQDNDQ Kegiatan Pembelajaran 1. Melaksanakan manajemen produksi 2. Melaksanakan manajemen artistik 3. Melaksanakan pementasan teater modern 4. Melakukan evaluasi hasil pementasanSeni Budaya 275Lembar Diskusi 1DPD .HORPSRN +DUL 7DQJJDO 'LVNXVL 7HPSDW 'LVNXVL Topik Hasil DiskusiKelompokManajemenProduksi Kelompok Manajemen ArtistikAktivitas Pembelajaran I, II, III, dan IV 0XV\DZDUDK SURGXNVL WHDWHU PRGHUQ 2. Pembagian kerja dan penanggungjawab pekerjaan 0HQ\XVXQ UHQFDQD NHUMD VHVXDL GHQJDQ ELGDQJ SHNHUMDDQ 4. Melaksanakan pekerjaan sesuai dengan bidang pekerjaan 0HODNXNDQ NRRUGLQDVL GDQ HYDOXDVL VHVXDL GHQJDQ ELGDQJ SH kerjaan276 Kelas IX SMP/MTsA. Pra Pementasan 1. Persiapan Pekerjaan Produksi D 3LPSLQDQ SURGXNVL PHODNVDQDNDQ NRRUGLQDVL GHQJDQ VH OXUXK WLP SURGXNVL WHQWDQJ SHUVLDSDQ SHPHQWDVDQ 3LP SLQDQ SURGXNVL PHQ\XVXQ UHQFDQD GDQ MDGZDO NHUMD SUR duksi teater modern. Pimpinan produksi mengkontrol SH ODNVDQDDQ NHUMD \DQJ EHUKXEXQJDQ GHQJDQ SURGXNVL teater modern. E 6HNUHWDULV PHODNVDQDNDQ NHUMD NHVHNUHWDULDWDQ \DLWX PHQ \XVXQ GDQ PHQ\HGLDNDQ VXUDW VXUDW \DQJ GLS HU OX NDQ XQWXN SURGXNVL WHDWHU 6HNUHWDULV PHQ\XVXQ GRNX PHQ VXUDW PDVXN GDQ VXUDW NHOXDU \DQJ GLSHUOXNDQ XQW XN produksi produksi teater. F %HQGDKDUD PHODNVDQDNDQ NHUMD SHPEXNXDQ SHQGDQDDQ \DQJ GLSHUOXNDQ XQWXN SURGXNVL WHDWHU %HQGDKDUD PHP EXDW ODSRUDQ WHQWDQJ NHWHUVHGLDDQ GDQD \DQJ GL SHUOX kan untuk produksi teater kepada pimpinan produksi. G 6HNVL GRNXPHQWDVL PHPEXDW SHUHQFDQDDQ NHEXWXKDQ ED KDQ GDQ SHUDODWDQ GRNXPHQWDVL \DQJ GLSHUOXNDQ XQWXN SURGXNVL WHDWHU PRGHUQ 6HNVL GRNXPHQWDVL PH laksanakan dokumentasi proses produksi dan proses artistik. H 6HNVL SXEOLNDVL PHUDQFDQJ PHGLD SXEOLNDVL \DQJ DNDQ GLJ XQDNDQ GDODP SURGXNVL WHDWHU 6HNVL SXEOLNDVL PH ODN VDQ DNDQ SXEOLNDVL EDLN VHFDUD DXGLR PDXSXQ YLVXDO membuat poster dan menempel poster. I 6HNVL SHQGDQDDQ PHUHQFDQDNDQ GDQ PHUDQFDQJ SHQ FDULDQ VXPEHU GDQD \DQJ GLEXWXKNDQ SDGD SUR duksi teater, baik sebelum pementasan, maupun pada waktu pementasan. Seksi pendanaan juga melobi dan PHQ\DNLQNDQ FDORQ SHQ\DQGDQJ GDQD EDKZD SHPHQ WD VDQ LWX SHQWLQJ EXDW SHQ\DQGDQJ GDQD GDQ SHQWLQJ EDJL tim Budaya 277g. House manager PHODNVDQDNDQ NRRUGLQDVL GHQJDQ VHNVL VHNVL \DQJ DGD GLEDZDKQ\D VHNVL NHDPDQDQ VHNVL NRQ sumsi, seksi transportasi, ticketing GDQ SHQDQJJ XQJ MDZDE JHGXQJ GHPL NHQ\DPDQDQ VHJHQDS NUX SURGXNVL dan kru artistik. K 6HNVL NHDPDQDQ PHUHQFDQDNDQ GDQ PHODNVDQDNDQ SH NHUM DDQ NHDPDQDQ EDLN SDGD PDVD SHUVLDSDQ SH PHQ WDVD Q PDXSXQ SDGD ZDNWX SHPHQWDVDQ 7XJDV VHNVL NH amanan termasuk menata parkir kendaraan penonton pada waktu pementasan. L 6HNVL NRQVXPVL PHUHQFDQDNDQ GDQ PHQJDGDNDQ NRQ VXP VL VHODPD PDVD SHUVLDSDQ SHPHQWDVDQ GDQ SH PHQ tasan, maupun setelah pementasan. M 6HNVL WUDQVSRUWDVL PHUDQFDQJ GDQ PHQGDWD NHEXWXKDQ WUDQVS RUWDVL \DQJ GLEXWXKNDQ VHODPD PDVD SHUVLDSDQ pementasan dan ketika pementasan berlangsung. Seksi WUDQVSRUWDVL EHUNRRUGLQDVL GHQJDQ KRXVH PDQDMHU WHQ WDQJ NHEXWXKDQ WUDQVSRUWDVL GDQ SHQ\HGLDDQ WUDQV SRUWDVL \DQJ GLEXWXKNDQ k. Ticketing PXODL PHUDQFDQJ GDQ PHQFHWDN WLNHW \DQJ akan dijual pada waktu sebelum pementasan serta jauh hari sebelum pementasan berlangsung. Ticketing PH laporkan hasil penjualan tiket kepada seksi pendanaan VHUWD PHQ\HUDKNDQ GDQDQ\D SDGD VHNVL SHQGDQDDQ l. Penanggungjawab gedung sudah mulai mempersiapkan UXDQJ XQWXN ODWLKDQ GDQ JHGXQJ XQWXN SHPHQWDVDQ WHD WHU PRGHUQ 3HQDQJJXQJMDZDE JHGXQJ MXJD EHUW DQJJ XQJ MDZDE SDGD NHEHUVLKDQ GDQ NHQ\DPDQDQ UXDQJ XQWXN OD WLK DQ SHPHUDQ GDQ VXWUDGDUD VHUWD NHQ\DPDQDQ SDGD waktu pementasan Kelas IX SMP/MTs2. Persiapan Pekerjaan Artistik a. Penguasaan Lakon 3HQJXDVDDQ ODNRQ ELVD GLODNXNDQ GHQJDQ FDUD PHQJ DQD OLVLV QDVNDK ODNRQ \DQJ NDOLDQ SLOLK /DNRQ WHDWHU WHU GLUL GDUL GXD XQVXU \DLWX VWUXNWXU ODNRQ GDQ WHNV WXU ODNRQ 6WUXNWXU ODNRQ VHSHUWL KDOQ\D VWUXNWXU NDU\D VDVWUD ODLQQ\D WHUGLUL GDUL WHPD SORW ODWDU FHULWD GDQ SHQRNRKDQ 6HGDQJNDQ WHNVWXU ODNRQ KDQ\D GDSDW GL MXP SDL NHWLND QDVNDK ODNRQ WHUVHEXW VXGDK GLSHQ WDV NDQ $QDOLVLV QDVNDK ODNRQ GDSDW GLODNXNDQ GHQJDQ FDUD VHEDJDL EHULNXW 0HQFDUL WHPD GDUL ODNRQ \DQJ DNDQ GLPDLQNDQ WHU sebut. Tema merupakan ide dasar, gagasan atau pesan \DQJ DGD GDODP QDVNDK ODNRQ GDQ DNDQ PHQHQWXNDQ DUDK MDODQQ\D FHULWD 7HPD GDODP QDVNDK ODNRQ DGD \DQJ VHFDUD MHODV GLNHPXNDNDQ GDQ DGD \DQJ VDPDU samar atau dalam sebuah lakon bisa tunggal dan bisa juga lebih dari satu. Tema dapat GLNHWDKXL GHQJDQ WLJD FDUD By what the character say DSD \DQJ GLXFDSNDQ WRNRK WRNRKQ\D By what the character do DSD \DQJ GLODNXNDQ WRNRK WRNRKQ\D By the summation and balancing of the saying and doing melalui jumlah dan keseimbangan XFDSDQ GDQ NHODNXDQ WRNRK WRNRKQ\D 0HQFDUL SORW GDUL ODNRQ \DQJ DNDQ GLPDLQNDQ 3ORW GDODP SHUWXQMXNDQ WHDWHU PHPSXQ\DL NHGXGXNDQ \DQJ VDQJDW SHQWLQJ NDUHQD EHUKXEXQJDQ GHQJDQ pola pengadeganan dalam permainan teeater dan PH UXSDNDQ GDVDU VWUXNWXU LUDPD NHVHOXUXKDQ SHU PDLQDQ ,UDPD SHUPDLQDQ GDSDW GLEDJL EHU GDVDU NDQ EDEDN GDQ DGHJDQ DWDX EHUODQJVXQJ WHUXV PH nerus tanpa pembagian. Plot dalam naskah lakon DNDQ WHUZXMXG GDODP VXVXQDQ SHULVWLZD \DQJ WHU jadi dalam pementasan. Pembagian plot dalamSeni Budaya 279ODNRQ NRQYHQVLRQDO ELDVDQ\D VXGDK MHODV \DLWX bagian awal berisi perkenalan tokoh, tempat dan PHP SHUNHQDONDQ PDVDODK \DQJ DNDQ EHUODQJVXQJ VHSDQMDQJ SHPHQWDVDQ %DJLDQ WHQJDK EHULVL SHU PDV DODKDQ \DQJ GLODNXNDQ ROHK WRNRK SURWDJRQLV GDQ DQWD JRQLV DWDX ELDVD GLVHEXW GHQJDQ EDJLDQ \DQJ UXZHW GDQ SHQXK NRQÁLN VDPSDL PHQFDSDL SXQFDN SHUP DVDODKDQ %DJLDQ DNKLU EHULVL SHOHUDLDQ DQWDUD tokoh protagonis dan antagonis, kemudian dilanjutkan SHQ \HOHVDLDQ PDVDODK 0HQFDUL ODWDU FHULWD DWDX VHWWLQJ FHULWD GLPDQD FHULWD ODNRQ EHUODQJVXQJ *XQD PHZXMXGNDQ VXDWX SHP HQWDVDQ FHULWD ODNRQ GLEXWXKNDQ SHQJJDPEDUDQ \DQJ VDQJJXS PHQFHUPLQNDQ GLPDQD ODNRQ DWDX SH ULVWLZD \DQJ VHGDQJ GLQLNPDWL LWX WHUMDGL /DWDU FHULWD DWDX VHWWLQJ FHULWD PHQFDNXS WLJD GLPHQVL \DLWX GLPHQVL UXDQJ ZDNWX GDQ VXDVDQD 'LPHQVL ruang merupakan penggambaran dari ruang atau tempat kejadian peristiwa dalam lakon tersebut UXDQJ GDODP DUWLDQ UXDQJ Q\DWD ELVD GDHUDK QHJDUD GDQ ODLQ ODLQ 'LPHQVL ZDNWX PHUXSDNDQ penggambaran dari waktu peristiwa dalam lakon LWX WHUMDGL PDODP VLDQJ SDJL WDKXQ \DQJ VXGDK GL ODOXL WDKXQ \DQJ DNDQ GLODOXL GDQ ODLQ ODLQ 'LPHQVL suasana merupakan penggambaran dari suasana dari lakon atau peristiwa itu sedang berlangsung GD PDL EDKDJLD SHSHUDQJDQ SHQXK NHULEXWDQ PHQ FHNDP FHULD GDQ ODLQ ODLQ 'LPHQVL UXDQJ ZDNWX GDQ VXDVDQD LQL GLJXQDNDQ XQWXN PHQFDUL ODWDU FHUL WD \DQJ DGD GDODP QDVNDK ODNRQ GDQ GLZXMXGNDQ VHE DJDL DFXDQ SHPEXDWDQ setting atau scenery serta suasana tiap pengadeganan lakon. 0HQFDUL SHQRNRKDQ \DQJ DGD GDODP QDVNDK ODNRQ WHUV HEXW 7RNRK WRNRK GDODP FHULWD WLGDN KDQ\D EHU IXQJVL PHQMDOLQ DOXU FHULWD GHQJDQ MDODQ PHQMDOLQ SHULVWLZD SHULVWLZD DWDX NHMDGLDQ NHMDGLDQ WHWDSL dapat juga berfungsi sebagai pembentuk bahkan280 Kelas IX SMP/MTsSHQF LSWD DOXU FHULWD 7RNRK DGDODK VXPEHU XWDPD WHUM DGLQ\D SORW NHMDGLDQ PXQFXO GDQ EHUNHPEDQJ ND UHQD VLNDS XFDSDQ WRNRK EDKNDQ GDUL VLNDS EHU lawanan antar tokoh. Tokoh dalam teater atau tokoh \DQJ DNDQ NLWD SHUDQNDQ MXJD EHUSULEDGL DWDX EHU ZDWDN PDND WRNRK LWX PHPLOLNL NDUDNWHU \DQJ EHU JXQD XQWXN SHQFLSWDDQ ZXMXG WRNRK 3HQRNRKDQ GDODP WHDWHU VHFDUD XPXP GLEDJL PHQMDGL WLJD EDJLDQ \DLWX SHUWDPD WRNRK protagonis adalah tokoh utama GDODP ODNRQ \DQJ PXQFXO LQJLQ PHQJDWDVL EHUEDJDL SHUV RDODQ \DQJ GLKDGDSL GDODP PHQFDSDL FLWD FLWD Q\D .HGXD WRNRK antagonis DGDODK WRNRK \DQJ PXQ FXO GDODP ODNRQ GDQ PHODZDQ DWDX PHQJKDODQJ KD ODQJL FLWD FLWD WRNRK protagonis. Ketiga, tokoh trita- gonis \DLWX WRNRK \DQJ PXQFXO GDODP ODNRQ GDQ EHU SLKDN SDGD NHGXD NXEX DWDX PDODK EHUDGD GLOXDU NH dua kubu, tokoh tritagonis merupakan pihak Penguasaan Peran Kerja sutradara adalah membuat konsep pementasanGDQ PH ODWLK SHPHUDQ XQWXN PHQJXDVDL SHUDQ \DQJ DNDQ dimainkan. Sutradara dan pemeran sudah harus menguasaiSHUDQ \DQJ KHQGDN GL SHQ WDVNDQ 3HQJXDVDDQ SHUDQ LQL sangatSHQWLQJ EDJL VHRUDQJ SHP HU DQ NDUHQD \DQJ GLPDLQNDQ ROHK VHRUDQJ SHPHUDQ DGDODK SHUDQ \DQJ DGD GDODP QDVNDK ODNRQ GDQ KDUXV PHQJKLGXSNDQ SHUDQ WHUV HEXW PHODOXL GLULQ\D 8QWXN GDSDW PHQJXDVDL GDQ PHQJKD\DWL SHUDQ \DQJ DNDQ dimainkan, seorang pemeran bisa melakukan langkah kerjaVHEDJDL EHULNXW 0HQJXPSXONDQ WLQGDNDQ SRNRN SHUDQ \DLWX PHQJLGHQWLÀNDVL WLQGDNDQ WLQGDNDQ GDQ ODNX \DQJ DNDQ GLPDLQNDQ ROHK SHPHUDQ 0LVDOQ\D SHPHUDQ DNDQ PHPDLQNDQ VLVZD \DQJ QDNDO PXQJNLQ SDGD DGHQJDQ SHUWDPD WLQGDNDQ SRNRNQ\D DGDODK VXND PHQJJDQJJX VLVZD \DQJ ODLQ $GHQJDQ NHGXD PHODNXNDQ WLQGDNDQ SRNRN PDUDK PDUDK NDUHQD PHQGDSDW SHUODZDQDQ GDUL VLVZD \DQJ ODLQ $GHQJDQ NHWLJD VLVZD tersebut akan melakukan tindakan pokok menjadi siswaSeni Budaya 281\DQJ DOLP GDQ WLGDN VXND NDODX PHOLKDW VLVZD \DQJ QDND karena sudah sadar bahwa tindakan nakal itu tidak baik GDQ VHWHUXVQ\D 0HQJXPSXONDQ VLIDW GDQ ZDWDN SHUDQ GHQJDQ FDUD menganalisis sifat dan watak peran dalam naskah lakon. 6HWHODK PHQGDSDWNDQ VHPXD VLIDW GDQ ZDWDN SHUDQ NHP X GLDQ GLKXEXQJNDQ GHQJDQ WLQGDNDQ SRNRN SHUDQ \DQJ KDUXV GLNHUMDNDQ NHPXGLDQ GLWLQMDX PDQD \DQJ PHPXQJNLQNDQ GLWRQMRONDQ VHEDJDL DODVDQ XQWXN WLQGDNDQ WLQGDNDQ SHUDQ 0HQFDUL SHQRQMRODQ NDUDNWHU SHUDQ GHQJDQ FDUD PHQFDUL EDJLDQ EDJLDQ GDODP QDVNDK \DQJ PHPXQJNLQNDQ XQWXN GLWRQMRONDQ NDUDNWHU GDUL SHUDQ WHUVHEXW /DQJNDK LQL GLOD NX NDQ XQWXN PHPEHUL JDPEDUDQ VLIDW SHUDQ \DQJ DNDQ GLP DLQ NDQ 0LVDOQ\D SHUDQ 5DMD /HDU DGDODK JDPEDUDQ GDUL RUDQJ \DQJ VXND GLSXML PDND VHRUDQJ SHPHUDQ KDUXV menonjolkan sifat itu ketika ada kesempatan dalam suatu adegan. Penonjolan ini bisa digambarkan dengan pose WXEXK WLQJNDK ODNX FDUD EHELFDUD GDQ HNVSUHVL PXND 0HQFDUL PDNQD GLDORJ GDUL SHUDQ \DQJ DNDQ GLPDLQNDQ 'LDORJ GLDORJ SHUDQ WHUNDGDQJ PHQJJXQDNDQ EDKDVD VDVWUD DWDX NLDVDQ \DQJ PHPSXQ\DL PDNQD WHUVLUDW 7XJDV VHRUDQJ SHPHUDQ DGDODK PHQFDUL PDNQD \DQJ WHUVLUDW WHUVHEXW VH KLQJJD GLPHQJHUWL .DODX NLWD PHPDKDPL PDNQD NDWD WHU sebut maka kita dapat mengekspresikan baik lewat bahasa verbal maupun bahasa tubuh. 0HQFLSWDNDQ JHUDNDQ JHUDNDQ GDQ HNVSUHVL SHUDQ /DQJNDK LQL ELVD GLODNXNDQ NHWLND NLWD EHQDU EHQDU PHUDVDNDQ JH MRODN EDWLQ DWDX HPRVL NHWLND PHQJXFDSNDQ GLDORJ .DODX NLWD WLGDN PHUDVDNDQ LWX PDND JHUDN GDQ HNVSUHVL \DQJ WLPEXO EHUVLIDW NOLVH DWDX GLEXDW EXDW 0DND XQWXN ELVD PHQF LSWDNDQ JHUDN GDQ HNVSUHVL WHUOLKDW QDWXUDO VHRUDQJ pemeran dituntut untuk merasakan gejolak batin atau HPRVL SHUDQ \DQJ GLPDLQNDQ 0HQHPXNDQ WLPLQJ \DQJ WHSDW EDLN WLPLQJ JHUDNDQ maupun timing dialog. Langkah kerja ini dimulai dengan PHQJDQDOLVLV GLDORJ SHUDQ GHQJDQ FDUD PHPEDJL GLDORJ WHUVHEXW PHQMDGL EDJLDQ EDJLDQ NHFLO XQJVL GDUL ODQJNDK 282 Kelas IX SMP/MTs
Melakukanpergelaran seni tari. 341 Seni Budaya Seni pertunjukan yang dapat dipagelarkan salah satunya adalah karya seni tari, merupakan ekspresi karya seni yang diungkapkan melalui gerak. No. Aspek yang Diamati Uraian Hasil Pengamatan 1 Unsur pendukung dalam pergelaran tari 2 Simbol yang terdapat di dalam pergelaran tari 3 Jenis tari dalam
Amati dengan seksama gambar di atas, kemudian tuliskan penjelasan kamu dalam kolom berikutGambar Cabang Seni yang Terlibat Materi yang Digunakan 1 2 3 Format Diskusi Hasil PengamatanDiskusikanlah dengan teman-teman, temuan kamu tersebut untuk mengisi kolom berikutNama Peserta didik NIS Hari/Tanggal Pengamatan No. Aspek Yang Diamati Analisis Hasil Pengamatan 1 Cabang Seni yang Dilibatkan 2 Materi yang Digunakan Untuk lebih memahami tentang pertunjukan musik yang dikolaborasikandengan seni tari dan seni rupa carilah beberapa referensi dari beragam dapat memiliki pemahaman yang lebih baik dengan mendengar danmenyaksikan beragam aktivitas kolaborasi seni dalam permainan musik yangdilakukan oleh pelaku-pelaku musik, baik dengan menyaksikan pertunjukanmusik secara langsung, melihat dokumentasi pertunjukan musik di suatu situsinternet misalnya youtube, mendengarkan dokumentasi audio beragamkarya musik, maupun membaca banyak referensi tentang instrumen musik. Seni Budaya 93A. Konsep Dasar Pada hakekatnya pertunjukan musik adalah sebagai media komunikasiuntuk menunjukkan hasil karya berekspresi dan berkreasi seseorang kepadaorang lain. Kegiatan pertunjukan sebuah karya seni baik musik, tari, rupa,ataupun pertunjukan kolaborasi dari ketiga bidang seni tersebut dapatberpengaruh terhadap perubahan kognisi dan afeksi penikmatnya, walaupuntidak bisa memperoleh umpan balik secara langsung. Berdasarkanpertunjukkan seni itu pula akan dapat tertanam berbagai perubahan afeksiyang tumbuh dan berkembang dari kegiatan pertunjukan seni tersebut, antaralain memupuk sikap percaya diri, tanggung jawab, disiplin, berani tampil didepan orang banyak, dan berani mengekspresikan diri. Tahukah kamu bahwa dalam pertunjukan seni ada faktor positif yangtertanam? Dapat diketahui bahwa pada kegiatan berekspresi dan berkreasi,seseorang diberi pengalaman mencipta atau memproduksi karya baru danpengalaman mempertunjukan serta mereproduksi karya yang sudah ada. Dalam pertunjukan seni dan kolaborasi seni musik, tari dan rupa, kegiatanmereproduksi memperagakan dan mempertunjukkan karya yang telah adamerupakan bentuk kreasi. Kreasi pada hakekatnya adalah melahirkan sesuatu, dan menciptakansesuatu yang belum ada. Adapun kolaborasi seni dapat diartikan sebagai kerjasama dua atau lebih cabang seni. 12 3 Sumber Dok. penulis94 Kelas X SMA / MA / SMK / MAKPerhatikan Gambar 1, 2, dan 3! Dalam gambar itu kita dapat melihatbeberapa orang menyesuaikan gerakan mereka dengan musik yang yang erat antara musik dan gerakan telah lama diketahui oleh paraahli pendidikan musik. Bahkan Barrett, McCoy, dan Veblen 1997 pernahmengemukakan bahwa, “melalui gerakan tubuh, bernyanyi, dan memainkanmusik. Misalnya, memperlihatkan cara seseorang menggunakan organtubuhnya untuk mempelajari musik, internalisasi ritmik, serta menghubungkanantara bunyi dan gerakan”. Untuk memahami hubungan antara musik dan gerakan, amati perilaku orang-orang di sekitar kamu yang mendengar atau bermain musik. Apa yang mereka lakukan? Diskusikan dengan beberapa teman dan tuliskan jawaban tersebut pada kolom berikut. Bagaimana Respon Seseorang Respon Tubuh terhadap Musik Ketika gerakan tubuhMenyaksikan pertunjukan musik?Belajar?Bernyanyi?Bermain musik Bagaimana dengan Gambar no. 1? Hal-hal Sumber Dok. penulisapa saja yang kamu lihat dalam gambar itu?Apabila melihat secara langsung, kamu akan Sumber Dok. penulismengetahui bahwa ketiga orang dalam gambar Alat perkusif dari tempurung kelapaitu sedang menggerakkan badan sambil berjalanmengikuti irama permainan musik. Biladiamati, di antara jari-jari kaki mereka terdapatbenda yang terbuat dari tempurung kelapa yangmenghasilkan bunyi tertentu ketika potongan Gambar no. 1. Tempurung kelapa yang berada di antarajari-jari kaki pemain tersebut dapat dianggapsebagai salah satu alat perkusif. Alat dapat Seni Budaya 95dipandang sebagai salah satu peralatan atau properti dalam permainan memahami kegunaan tempurung kelapa dalam gambar itu, cobalahdiskusikan pertanyaan berikutPeralatan atau Properti Kegunaan dalam Permainan MusikAlat perkusif dari tempurungkelapa Selanjutnya, bagaimana pendapat kamu tentang Gambar Padagambar itu kita melihat beberapa orang sedang bergerak sesuai dengan iramamusik. Dalam penampilannya, wajah mereka ditutupi dengan potongan gambar yang memfokuskan pada topeng yang digunakanoleh beberapa orang dalam gambar tersebutSumber Dok. penulis Sumber Dok. penulis Gambar Topeng Topeng juga seringkali digunakan sebagai salah satu peralatan atauproperti dalam pertunjukan musik. Untuk memahami kegunaan topeng dalamGambar cobalah diskusikan pertanyaan kegunaan topeng ketika mereka sedang menari dengan diiringi oleh permainan musik? Tuliskan jawaban tersebut pada kolom berikut. Perlu diketahui bahwa kolaborasi beberapa cabang seni dalam permainanmusik dapat saja dilakukan. Namun, perlu diingat bahwa apa pun gerakanatau peralatan properti yang digunakan dalam permainan musik, harusdisesuaikan dengan tema karya musiknya. Berdasarkan pengamatan dan hasildiskusi kamu tentang gerakan dan peralatan atau properti yang digunakan,Gambar a,b,c berhubungan dengan tema apa?96 Kelas X SMA / MA / SMK / MAKApa tema permainan musik yang ada dalam Gambar Tuliskan perkiraan jawaban kamu dalam kolom berikutGambar Kostum Peralatan/ Tema Properti Permainan Musik123B. Eksplorasi Musik Kita tentu sering melihat sekelompok Sumber Dok. penulisorang memainkan musik dengan Gambar Beberapa alat perkusifmenggunakan instrumen-instrumen yang sederhana yang kita kenal dengan baik, seperti gitar,drum, atau keyboard. Namun, pernahkahkamu melihat sekelompok orang bermainmusik dengan menggunakan alat-alatperkusif sederhana, seperti potongan bambu,botol, bel, atau gelas berisi air yang dipukuldengan sendok? Lihat kembali dalampenjelasan Bab III, bagian E. Seni Budaya 97Apakah sekelompok orang yangmenggunakan beberapa alat perkusifsederhana tersebut dapat dikatakanmemainkan musik? Ingat kembali definisimusik yang telah kamu temukan di Bab hanya menggunakan alat-alatperkusif sederhana, bunyi yang merekahasilkan tetap dapat disebut musik. Mengapa?Ya. Karena para pemain alat perkusif sederhana Sumber Dok. penulistersebut menghasilkan bunyi sesuai dengan Gambar Beberapa peserta didik SMP di Cimahi, Jawa Barat sedang bermaintema yang diinginkan oleh pembuat musiknya. musik dengan menggunakan alat-alatselain itu, kamu dapat pula mengapresiasi perkusif yang dihiaspertunjukan musik perkusif lainnya sebagai hasil pembelajaran seni budayadengan memanfaatkan media ungkap yang berada di lingkungan setempat,yaitu berupa pertunjukan musik tradisional berbasis kearifan local sebagaihasil kegiatan berskspresi dan berkreasi musik yang dilakukan oleh para siswaSMK PGRI Selaawi Garut Jawa Barat. selain itu, kamu dapat pula mengapresiasipertunjukan musik perkusif lainnya sebagai hasil pembelajaran seni budayadengan memanfaatkan media ungkap yang berada di lingkungan setempat,yaitu berupa pertunjukan musik tradisional berbasis kearifan lokal sebagaihasil kegiatan berekspresi dan berkreasi musik yang dilakukan oleh parapeserta didik SMK PGRI Selaawi Garut Jawa Barat. Gambar kegiatan pertunjukan musik perkusif Sekarang, sebutkan 3 tiga buah alat perkusif yang ada di lingkungan sekitar kamu yang dapat digunakan dalam permainan musik. Cantumkan nama ketiga alat perkusif tersebut dan gambarnya dalam kolom Kelas X SMA / MA / SMK / MAKNo. Alat Musik Perkusif Gambar 12 3 Pada saat ini, alat-alat perkusif sederhana sudah banyak digunakan olehpemain musik di banyak negara, termasukIndonesia. Umumnya, alat-alat sederhanatersebut digunakan oleh pemain musik untukmengeksplorasi beragam bunyi yangdibutuhkan dalam permainan musik dikatakan bahwa eksplorasi bunyimerupakan salah satu usaha manusia untukmengekspresikan gagasan atau ide merekatentang kehidupan melalui permainan lebih memahami tentang eksplorasi Sumber Dok. Penulisbunyi, coba jawab beberapa Gambar Kelompok Vokalpertanyaan berikut. Kontemporer, Exvoco Jerman, dan alat- alat perkusif sederhana yang sering mereka gunakan dalam pertunjukan musik• Apa yang dimaksud dengan eksplorasi bunyi?• Apa tujuan pemain musik melakukan eksplorasi bunyi?• Mengapa para pemain musik itu melakukan eksplorasi bunyi dalam permainan musik mereka?Diskusikan jawaban kamu dengan beberapa teman. Kemudian, cobakemukakan pendapatmu dalam kolom di halaman berikut. Seni Budaya 99Eksplorasi Bunyi Tujuan Melakukan Alasan Melakukan adalah Eksplorasi Eksplorasi Bunyi Di dalam sebuah pertunjukan musik tradisional, pemusik dapat melakukaneksplorasi bunyi ataupun simbol musik melalui pencarian nada yang tepatsesuai dengan yang diinginkan. Di dalam sebuah pertunjukan musiktradisional, pemusik dapat melakukan eksplorasi bunyi ataupun simbol musikmelalui pencarian nada yang tepat sesuai dengan yang diinginkan. Eksplorasibunyi tidak hanya dilakukan dengan mengembangkan sumber bunyinya atauinstrumen, tetapi juga melalui pengembangan pada simbol-simbol musik,seperti nada dan ritme. Pertama, eksplorasi nada dengan menggunakan duabuah suling yang memiliki diameter dan panjang yang berbeda. Perhatikancontoh pertunjukan musik tradisional dalam bentuk eksplorasi yang dilakukanoleh anggota masyarakat di Bali. Sumber Dok. penulis Gambar Dua pemain suling di Bali sedang memainkan dua bentuk suling yang berbeda dalam ukuran maupun diameternya Pada gambar di atas kita dapat melihat terdapat dua musisi yang sedangmemainkan suling yang memiliki ukuran panjang dan diameter yang pula gambar berikut yang memperlihatkan penggunaan beberapapotong bambu yang memiliki diameter dan panjang yang Kelas X SMA / MA / SMK / MAKSumber Dok. penulisGambar Beberapa instrumen musik dari bambu sebagai hasil eksplorasi masyarakat Gorontalo Sulawesi. Coba carilah beberapa potong bambu dengan diameter dan panjang yang berbeda. Kemudian, mainkan 5 lima potong bambu itu dengan cara dipukul. Bagaimana bunyi yang dihasilkan oleh kelima bambu tersebut? Tuliskan temuan kamu dalam kolom di halaman berikut iniDiameter Bambu Panjang Bambu Bunyi Yang Dihasilkan Selain eksplorasi nada, kita juga dapat melakukan eksplorasi ritme untukmemainkan alat-alat perkusif sederhana. Perhatikan 4 empat pola ritme dibawah ini No. Pola Ritmik 1 Seni Budaya 101No. Pola Ritmik 2 3 4 Sekarang, cobalah kamu secara perorangan menirukan permainankeempat pola ritme di atas. Mulailah dari pola ritmik 1. Dengarkan dengansaksama contoh yang diberikan guru, kemudian tirulah dengan alat perkusif. Setelah kamu dapat menguasai pola ritmik 4, lanjutkan ke pola ritmik 2, 1,dan 3 dengan terlebih dahulu mendengar contoh guru dan menirukan contohdengan menggunakan alat perkusif yang berbeda. No. Pola Ritmik 1 2102 Kelas X SMA / MA / SMK / MAKNo. Pola Ritmik 34 Setelah kamu menguasai seluruh pola ritmik di atas, cobalahmenggabungkan dua jenis pola ritmik yang dimainkan secara kelompok minimal terdiri dari dua peserta didik. Dengarkan dengan saksama permainan dua pola ritmik yang dilakukan oleh kelompok lain. Tuliskan kesan yang kamu peroleh dari permainan kedua pola ritmik tersebut dalam kolom di bawah iniGabungan Pola Kesan yang Timbul dari Permainan Ritmik Pola Ritmik 1 dan 2 3 dan 4 Seni Budaya 103C. Gerak Dalam Permainan Musik Gerakan tubuh seringkali dilakukan seseorang ketika tampil dalam suatuacara yang diiringi dengan permainan musik. Umumnya, acara-acara sepertiitu menggunakan tema tertentu. Namun, apa pun tema acara, peserta yangturut serta dalam acara itu akan melibatkan gerakan-gerakan tertentu yangdapat dipandang sebagai simbol. Bagi para penonton, gerakan-gerakan ituseringkali dihubungkan dengan nilai-nilai estetik dalam masyarakat dari manapeserta tersebut berasal. Tubuh merespon permainan musik yang terdengar melalui gerakan,seperti gerakan tangan, kaki, dan kepala. Dalam permainan musik, gerakananggota badan itu dilakukan dengan cara-cara tertentu yang dipandang sesuaidengan nilai-nilai keindahan dalam masyarakatnya. Hal ini dapat dipahamikarena gerakan tubuh seseorang dipandang sebagai salah satu pola perilakuyang dipelajari orang tersebut dalam lingkungan masyarakatnya, termasukkeluarga. Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar berikut. Sumber Dok. penulis Gambar Pertunjukan seni gerak dalam permainan musik yang ditampilkan oleh salah satu peserta pada acara Porseni NasionalAmati gambar di atas dan cobalah jawab pertanyaan Apakah dalam gambar tersebut para peserta melakukan gerak tertentu yang pernah kamu kenal?2. Gerakan apakah yang diperlihatkan oleh para peserta tersebut?3. Gerakan tersebut berhubungan dengan nilai estetik dari masyarakat apa? Diskusikan ketiga pertanyaan di atas dengan beberapa orang teman. Kemudian, isilah jawaban kamu dalam kolom Kelas X SMA / MA / SMK / MAKKolaborasi Simbol Simbol Kesimpulan Musik yang Mengacu Hasil dengan tampak pada Nilai Estetik Pengamatan dalam Masyarakat Gerakan tubuh dalam permainan musik tidak hanya memperlihatkannilai-nilai estetik suatu masyarakat, tetapi juga memperlihatkan hubunganantara kesesuaian pola gerakan dan musik, khususnya tempo dan irama. Padabagian ini kamu mempelajari pola-pola ragam gerak tangan, kaki, badan, dankepala. Mari kita gunakan pola-pola ragam gerak anggota tubuh tersebutsesuai dengan tempo dan irama lagu yang terdengar. Dengarkanlah salah satulagu dalam masyarakat Timor, Bolelebo. Dengarkan lagu tersebut dengancermat serta rasakan’ irama dan tempo atau kecepatan lagunya! Bolelebo TimorSumber Muchlis dan Azmy,1990 Bagaimana tempo atau kecepatan lagu Bolelebo tersebut? Kamu benarapabila menjawab bahwa lagu itu dimainkan atau dinyanyikan dengan tempolambat. Bagaimana perasaanmu ketika mendengarkan lagu itu? Sekarang,dengarkan lagu itu kembali, rasakan, dan bayangkan gerakan apa yang sesuaidengan tempo dan irama lagu tersebut. Seni Budaya 105Mari kita dengarkan lagu dari daerah lain, misalnya Cublak-CublakSuweng dari Jawa Tengah. Dengarkan dengan cermat serta rasakan irama dantempo lagunya! Cublak Cublak Suweng Jawa Tengah Sumber Muchlis dan Azmy,1990 Bagaimana tempo atau kecepatan lagu Cublak-Cublak Suweng tersebut?Kamu benar apabila menjawab bahwa lagu itu dimainkan atau dinyanyikandengan tempo cepat. Bagaimana perasaan ketika mendengarkan lagu itu?Sekarang, dengarkan lagu itu kembali, rasakan, dan bayangkan pola-polaragam gerak anggota tubuh apa yang sesuai dengan tempo dan irama lagutersebut. Bandingkanlah tempo atau kecepatan kedua lagu di atas. Kemudian, jawablah beberapa pertanyaan di bawah ini1. Apa kesan yang dapat kamu rasakan dari kedua lagu itu?2. Bagaimana pengaruh tempo lagu terhadap gerakan tubuhmu ketika bergerak mengikuti iramanya?3. Bagian tubuh mana saja yang kamu gerakkan?4. Gerakan-gerakan apa saja yang dapat kamu lakukan sesuai dengan irama lagu? Diskusikan keempat pertanyaan tersebut dalam kelompok. Kemudian, tuliskan jawabanmu dalam kolom berikut106 Kelas X SMA / MA / SMK / MAKLagu Kesan Tempo Kesan Anggota Pola terhadap terhadap Tubuh Gerakan Tempo yang Lagu BergerakBolebo Cublak Cublak Suweng Kita telah mencoba melakukan kolaborasi lagu dengan gerakan tubuhmelalui dua lagu dengan tempo berbeda. Bagaimana apabila sekarang kitamelakukan kolaborasi permainan pola ritmik yang telah kamu kuasai dengangerakan tubuh. Kita mulai dengan memainkan salah satu pola ritmik yangtelah kita pelajari di Bagian B. Pilihlah satu alat perkusif untuk memainkanpola ritmik ini Untuk kolaborasi permainan pola ritmik dengan gerakan dibutuhkan duakelompok peserta didik. Buatlah dua kelompok, A dan B. Kelompok Abertugas memainkan pola ritmik 1 secara berulang dengan menggunakan alatperkusif yang kamu pilih. Kelompok B mendengarkan dengan saksama danmembayangkan pola-pola ragam gerak anggota tubuh yang sesuai dengantempo dan irama lagu tersebut. Setelah kelompok B dapat merasakan iramanyamaka setiap anggota kelompok B diharapkan dapat melakukan gerakan sesuaidengan irama musiknya. Sekarang, dengarkan pola ritmik berikut. 12 3 4 Kuat Kuat Lemah Lemah Seni Budaya 107Perhatikan bahwa tekanan atau aksen pada ketukan 1 dan 2 dalam polaritmik itu lebih keras daripada ketukan 3 dan 4. Dengarkan bunyinya dengansaksama dan rasakan’ perbedaan tekanan atau aksen pada ketukan 1 – 2 dan 3– 4. Kesan apa yang timbul dari perbedaan tekanan atau aksen tersebut?Bagaimana kamu merespon perbedaan tekanan atau aksen tersebut denganpola-pola ragam gerak tangan, kaki, badan, dan kepala? Cobalah kamu lakukangerakan sesuai dengan irama, tempo, dan tekanan atau aksen yang diberikanpola ritme tersebut. Setelah kamu melakukan praktik kolaborasi musik dengan pola-pola ragam gerak tangan, kaki, badan, dan kepala, tuliskan beberapa hal yang kamu temui dalam kolom berikut Pola Hasil Temuan Pertunjukan seni dalam KolaborasiRitmik Musik dan gerakan tubuh1 2 Sekarang, coba ubah letak tekanan atau aksen dalam pola ritmik A memainkan pola ritmik tersebut dengan memberi tekanan atauaksen lemah pada ketukan 1 – 2, sementara ketukan 3 – 4 mendapat Kelas X SMA / MA / SMK / MAKKelompok B mendengarkan dengan cermat dan membayangkanpermainan pola ritmik itu dengan pola-pola ragam gerak tangan, kaki, badan,dan kepala yang sesuai. Cobalah pola ritmik tersebut dan kolaborasikan dengan pola-pola ragam gerak tangan, kaki, badan, dan kepala yang sesuai. Apakah kamu menggunakan gerakan yang sama untuk merespon tekanan atau aksen dalam pola ritmik tersebut? Jelaskan jawabanmu dalam kolom berikut. Pola PenjelasanRitmik Bagaimana apabila dua pola ritmik yang telah kita pelajari dalam BagianB? Untuk melakukannya, bentuklah dua kelompok untuk memainkan duapola ritmik itu. Masing-masing kelompok menggunakan alat perkusif yangberbeda nada dan warna bunyinya. Perhatikan contoh berikut. Pola Alat Perkusif Ritmik Seni Budaya 109Pola ragam gerak apa yang dapat disesuaikan dengan gabungan polaritmik tersebut? Coba terlebih dahulu kamu dengarkan gabungan permainanmusiknya, kemudian bayangkan pola ragam gerak apa yang sesuai denganbunyi yang dihasilkan dalam gabungan kedua pola ritmik tersebut?D. Membandingkan Kolaborasi Seni Dalam bagian C kita telah mencoba melakukan kolaborasi pertunjukanmusik dengan pola-pola ragam gerak tangan, kaki, badan, dan kepala. Namun,kolaborasi musik dapat dilakukan pula dengan cabang seni lainnya, misalnyaseni rupa. John Paynter 1972 pernah mengemukakan tentang kemungkinanmelibatkan aktivitas lain dalam pembelajaran musik. Hal ini menyebabkanpembelajaran musik dapat dilakukan melalui aktivitas yang beragam yangdilakukan sesuai dengan potensi dan pengetahuan yang kamu miliki. Berdasarkan pemikiran Paynter itu, coba kita kolaborasikan gerak tubuh,properti, dan ekspresi dalam pertunjukan musik. Karya seni rupa apa sajayang dapat kita gunakan dalam kolaborasi seni itu? Perhatikan gambar berikut. ab Sumber Dok. penulis Gambar a,b Karya seni rupa alat perkusif yang dihias ab Sumber Dok. penulis Gambar a,b Karya seni rupa Topeng110 Kelas X SMA / MA / SMK / MAKKeempat gambar tersebut dapat saja digunakan dalam pertunjukan kegunaannya tentu saja berbeda. Beberapa karya seni rupa tersebutada yang dapat digunakan untuk memainkan musik, tetapi beberapa karyalainnya hanya dapat digunakan sebagai hiasan atau properti. Properti yangdigunakan dalam pertunjukann musik tersebut tentu saja harus disesuaikandengan tema yang ada. Dalam acara Lomba Bermain Sambil Bernyanyi IGTKI– PGRI 2013 yang bertema “Permainan Tradisional Anak Indonesia”. Misalnya,dalam acara tersebut terdapat beberapa kelompok peserta yang menggunakanmedia topeng yang disesuaikan dengan tema cerita yang dimainkan secarateatrikal. Perhatikan gambar beberapa peserta yang menggunakan propertiberupa topeng wajah manusia atau binatang dalam pertunjukan musikkemudian kamu bandingkan pertunjukan kolaborasi seni musik dan senigerak tersebut secara teatrikal. 12 Sumber Dok. penulis Gambar a, b Peserta lomba menggunakan properti topeng wajah Berdasarkan bentuk topeng yang digunakan oleh dua kelompok pesertadalam kedua gambar tersebut, kita dapat membandingkan pertunjukan senidan melihat upaya para peserta untuk menerapkan gerakan dan menggunakanproperti secara teatrikal. Untuk mencoba memahami kolaborasi gerakan danproperti dalam pertunjukan musik yang di lakukan secara teatrikal, cobalahkamu jawab beberapa pertanyaan Bagaimana pola ragam gerak yang dilakukan peserta?2. Bagaimana kesan topeng yang digunakan?3. Bagaimana hubungan gerakan dan properti dengan tema acara? Diskusikan beberapa pertanyaan itu dengan beberapa teman Kemudian, tuliskan jawabanmu dalam kolom Budaya 111Gambar Pola ragam Kesan pada Hubungan Gerakan No. gerak Topeng dan Properti 1 dengan Tema Acara 2 Sebagai hasil karya seni rupa, properti atau hiasan yang digunakan dalampertunjukan musik atau pertunjukan seni tidak hanya terdiri dari instrumenperkusif yang dihias atau topeng, tetapi juga properti lainnya, seperti kerajinantangan, asesoris, dan kostum. Seperti halnya gerakan tubuh, properti yang digunakan para pemain yangterlibat dalam suatu pertunjukan atau permainan musik dapat dipandangsebagai simbol yang memperlihatkan nilai-nilai estetik dalam suatu properti-properti yang digunakan tiga peserta yang mengikutilomba yang bertema Permainan Tradisional Anak Indonesia pada beberapagambar di bawah ini ab112 Kelas X SMA / MA / SMK / MAKc Sumber Dok. penulis Gambar a,b,c Karya seni rupa properti Berdasarkan hasil apresiasi yang dilakukan, kamu dapat membandingkankolaborasi seni dari masing-masing gambar di sebelah kiri yang memperlihatkanpertunjukan seni yang diltampilkan para peserta di atas panggung, sedangkanmasing-masing gambar di sebelah kanan memperlihatkan properti yangdigunakan. Properti tersebut memiliki nilai-nilai estetik di kalanganmasyarakat dari mana peserta tersebut berasal. Dari tiga pasang gambar di atas, sebutkan jenis properti yang digunakan dan dari daerah mana para peserta berasal. Tuliskan jawaban kamu dalam kolom di bawah ini No. Properti yang Digunakan Daerah Asal Peserta Seni Budaya 113Sekarang, rancanglah sebuah kolaborasi seni dalam permainan musikyang kamu mainkan secara teatrikal. Tentukan tema, gerakan, properti,dan ekspresi yang sesuai dengan permainan musik yang kamu tuliskan jawabanmu dalam kolom Tema Gerakan Properti EkspresiSetelah kamu memahami kolaborasi seni dalam pertunjukan musik,jawablah pertanyaan Penilaian PribadiNama ………………………………….......................Kelas ………………………………….......................Semester ………………………………….......................Waktu penilaian ………………………………….......................No PernyataanSaya mengamati contoh yang diberikan oleh guru dengan cermat1 ☐ Ya ☐ TidakSaya mencoba meniru contoh yang diberikan oleh guru2. ☐ Ya ☐ TidakSaya berusaha menguasai seluruh materi pelajaran3 ☐ Ya ☐ Tidak114 Kelas X SMA / MA / SMK / MAKNo Pernyataan Saya mengajukan pertanyaan jika ada yang tidak saya pahami4 ☐ Ya ☐ Tidak Saya berperan aktif dalam kelompok5 ☐ Ya ☐ Tidak Saya berusaha untuk berani mengemukakan pendapat6 ☐ Ya ☐ Tidak Saya berusaha bekerjasama dengan baik dalam kelompok7 ☐ Ya ☐ Tidak Saya menghargai permainan musik yang dilakukan kelompok lain8 ☐ Ya ☐ Tidak Saya menghormati dan menghargai guru9 ☐ Ya ☐ Tidak10 Sbaayika smeceanrgahpoerrmoraatindgaann mmeanupghuanrgdaailapmenkdealpomatpteomk an atas permainan saya, ☐ Ya ☐ Tidak2. Penilaian AntartemanNama teman yang dinilai ………………………………….......................Nama penilai ………………………………….......................Kelas ………………………………….......................Semester ………………………………….......................Waktu penilaian …………………………………....................... Seni Budaya 115No PernyataanBerusaha belajar dengan sungguh-sungguh1 ☐ Ya ☐ TidakMengikuti proses pembelajaran dengan penuh perhatian2 ☐ Ya ☐ TidakMengerjakan seluruh tugas yang diberikan guru3 ☐ Ya ☐ TidakMengajukan pertanyaan jika ada yang tidak dipahami4 ☐ Ya ☐ TidakBerperan aktif dalam kelompok5 ☐ Ya ☐ TidakBerani mengemukakan pendapat6 ☐ Ya ☐ Tidak7 Dbearpkaetlobmekpeorkjasama dengan baik dalam pertunjukan musik secara☐ Ya ☐ TidakMenghargai pertunjukan musik kelompok lain8 ☐ Ya ☐ TidakMenghormati dan menghargai guru9 ☐ Ya ☐ TidakpMeernorgahnogramnamti aduapnumn ekneglohmarpgoaki pendapat teman atas pertunjukan secara10 ☐ Ya ☐ Tidak116 Kelas X SMA / MA / SMK / MAKE. Rangkuman Pertunjukan sebuah karya seni, baik pertunjukan musik, tari, rupa,ataupun kolaborasi dari ketiga bidang seni itu, mempunyai arti penting dalamkehidupan manusia. Hal ini dikarenakan karya seni dapat memberikan sebagiandari kebutuhan dasar hidup manusia. Pertunjukan musik dapat difungsikansebagai media upacara, media hiburan, media komunikasi, media keagamaan,media sosial, media pendidikan, media berekspresi dan berkreasi. Dampakdari fungsi tersebut, pertunjukan seni musik dapat mengukur kompetensi danmerubah baik aspek kognisi maupun afeksi para apresiatornya. Pertunjukan sebuah karya seni, baik pertunjukan musik, tari, rupa,ataupun kolaborasi dari ketiga bidang seni itu, mempunyai arti penting dalamkehidupan manusia, karena dapat memberikan sebagian dari kebutuhan dasarhidup manusia. Pertunjukan musik dapat difungsikan sebagai media upacara,media hiburan, media komunikasi, media keagamaan, media sosial, mediapendidikan, media berekspresi dan berkreasi. Dampak dari fungsi tersebut,pertunjukan seni music dapat mengukur kompetensi dan merubah baik aspekkognisi maupun afeksi para apresiatornya. Kolaborasi seni diharapkan dapat digunakan untuk menghadirkangagasan dan ide para peserta didik dalam berkesenian, sebagai media hiburan,memperindah, merencanakan, dan menata karya-karya seni yang fungsionaldan ekspresif. Kegiatan bereksperimen dan menciptakan seni berdampak padakebahagiaan seumur hidup pada peserta didik dan dapat digunakan sebagaieksplorasi sumber bunyi yang dipandang penting karena dengan tersedianyaberagam bunyi yang dihasilkan oleh sumber bunyi yang beragam, pesertadidik dapat lebih termotivasi untuk melakukan kolaborasi seni sesuai denganpengetahuan dan kemampuan yang mereka miliki. Eksplorasi sumber bunyidapat dilakukan dengan memanfaatkan barang-barang yang ada di lingkungansekitar dan memodifikasi alat-alat perkusif yang dapat digunakan untukmemenuhi kebutuhan mengekspresikan gagasan atau ide para peserta didik disekolah dalam bidang musik. Kolaborasi seni dalam permainan musik memperlihatkan bahwa dalamprosesnya, musik tidak dapat dilepaskan dari cabang seni lainnya, seperti senitari dan seni rupa. Kolaborasi musik dan gerak tubuh memperlihatkanketerkaitan yang erat di antara keduanya. Kenyataan memperlihatkan bahwadi dalam musik terdapat gerak dan di dalam gerak terdapat musik. Hal yangsama terjadi pula pada kolaborasi musik dengan seni rupa. Properti sebagaihasil dari seni rupa sangat dibutuhkan dalam permainan musik untukmemperkuat tema yang dipilih oleh peserta didik berdasarkan pengamatanSeni Budaya 117yang ia lakukan dalam lingkungan sosialnya. Properti yang digunakanseseorang juga dipandang penting untuk memperlihatkan nilai-nilai estetikmasyarakatnya. Kolaborasi seni dapat dipandang sebagai suatu aktivitas yang tidak hanyamelatih rasa’ feeling para peserta didik, tetapi juga meningkatkan kemampuanberpikir secara logis pada peserta didik. Kolaborasi seni dalam permainanmusik juga dipandang dapat meningkatkan apresiasi para peserta didikterhadap nilai-nilai estetik dalam masyarakat lokal, seperti tampak pada polaragam gerakan tubuh dan properti yang Refleksi Pembelajaran musik melalui aktivitas kolaborasi seni melalui pertunjukkanmusik memiliki manfaat yang sangat besar bagi perkembangan wawasan dankemampuan peserta didik dalam bidang seni, khususnya musik. Kemampuanpeserta didik untuk memahami kolaborasi seni dalam pertunjukan musiktidak hanya meningkatkan sensitivitas peserta didik terhadap lingkungansosialnya dan meningkatkan apresiasi mereka terhadap nilai-nilai estetikmasyarakat lokal, tetapi juga meningkatkan kemampuan berpikir secarasistematis dan logis yang berkaitan dengan rasa’ feeling. Praktik kolaborasi seni, baik dalam bentuk kerja sama musik dan geraktubuh atau kerja sama musik, gerak tubuh, dan properti, memiliki dampaksangat besar terhadap peningkatan rasa percaya diri, kemampuan untukbekerja sama antarteman, tanggung jawab pribadi maupun kelompok dalammelakukan kolaborasi seni, toleransi, dan disiplin para peserta didik di Uji Kompetensi1. Amati gambar yang memperlihatkan aktivitas beberapa peserta didik di salah satu SMP dalam pelajaran Seni Budaya. Sebutkan instrumen musik apa saja yang mereka gunakan, apa yang sedang mereka lakukan, dan menurut kamu, di mana lokasi sekolah para peserta didik tersebut? Isilah jawaban kamu dalam kolom yang disediakan! perhatikan tanda lingkaran yang diberikan di dalam gambar.118 Kelas X SMA / MA / SMK / MAKSumber Dok PenulisGambar Aktivitas Peserta DidikInstrumen yang Aktivitas Alasan perkiraan Perkiraan lokasi digunakan yang sedang aktivitas yang sekolah dilakukan sedang dilakukan peserta didik2. Coba kamu gabungkan keempat pola ritmik di bawah ini dalam suatu pertunjukan musik. Masing-masing pola ritmik dimainkan dengan instrumen perkusif yang berbeda. Instrumen Perkusif Pola RitmikNo. disesuaikan dengan alat yang tersedia di lingkungan peserta didik1 Gelas berisi air yang dipukul dengan sendok kecil2 Bambu berukuran pendek dan berdi- ameter kecil Seni Budaya 119Instrumen Perkusif Pola RitmikNo. disesuaikan dengan alat yang tersedia di lingkungan peserta didik3 Bambu berukuran panjang dan berdi- ameter besar4 Memukul meja3. Kolaborasikan penggabungan keempat pola ritmik tersebut dengan gerakan dan properti yang sesuai. Lakukan kolaborasi seni itu dalam kelompok musik, tari, dan rupa dengan pembagian sebagai berikut Kelompok Peranan Kelompok Memainkan pola ritmik 1 1 Memainkan pola ritmik 2 minimal 1 peserta Memainkan pola ritmik 3 Memainkan pola ritmik 4 didik Melakukan gerakan tubuh sesuai dengan bunyi gabungan 2 keempat pola ritmik minimal 1 peserta Membuat alat musik yang dibutuhkan untuk memainkan didik keempat pola ritmik 3 minimal 1 peserta didik 4 minimal 1 peserta didik 5 minimal 2 peserta didik 6 minimal 2 peserta didik120 Kelas X SMA / MA / SMK / MAKSemester 1 Gerak Dasar TariBAB 5PETA MATERI Konsep Gerak TariGerak Dasar Tari Teknik Gerak Tari Prosedur Gerak Tari Setelah mempelajari Bab 5 peserta didik diharapkan dapatmengapresiasi dan berkreasi seni tari, yaitu1. Memahami konsep gerak tari2. Membandingkan berbagai ragam gerak dasar tari3. Memahami teknik dan prosedur ragam gerak dasar tari4. Melakukan ragam gerak dasar tari dengan teknik yang tepat5. Melakukan ragam gerak dasar tari dengan menggunakan hitungan atau ketukan6. Menyajikan gerak tari berdasarkan hasil eksplorasi 7. Menyajikan ragam gerak dasar tari dengan lisan maupun tulisan. Gerak adalah materi dasar dari tari dan pada hakikatnya setiap manusiadapat bergerak, sehingga dapat menari. Tari tidak menggunakan sarana lainkecuali tubuh manusia itu sendiri yang menghasilkan gerak. Namun untukdapat menari dengan baik perlu dibangun pengetahuan dan rasa kinestetiskinesthetic sense pada tubuh dan bagian-bagiannya. Kinesthesis menyadarkanpenari akan tubuhnya body awareness, kesadaran tubuh yaitu suatukemampuan untuk memahami dan mengendalikan tubuh dan seluruh bagiantubuhnya. Sehubungan dengan kesadaran akan tubuh body awarenesstersebut. Seni Budaya 121Ketika kamu menyaksikan pertunjukan tari? apakah keunikan dari pertunjukan tari tersebut? Perhatikan dan amatilah gambar dibawah ini gerak dasar apa saja yang terdapat pada gambar dan jelaskan pendapatmu mengenai keunikan dari setiap ragam gerak tari tersebut? 123 456122 Kelas X SMA / MA / SMK / MAK7891. Perhatikan gambar di atas, kelompokkan ragam gerak dasar tari sesuai dengan asal daerahnya2. Tirukanlah ragam gerak dasar tari pada gambar di atas bisa di sesuaikan dengan kontek daerahnya3. Apakah perbedaan yang menonjol dari berbagai gerak dasar tari tersebut?4. Adakah persamaan dalam setiap gerak dasar tari tersebut?5. Bagaimanakah teknik kepala, tangan, badan dan kaki dalam menggerakkan gerak dasar tari tersebut?6. Lakukan ragam gerak tari tersebut dengan menggunakan hitungan atau ketukan? Berdasarkan pengamatan kamu, sekarang kelompokkan dan isilah tabel dibawah ini sesuai dengan gerak dasar tari tersebut No Asal Daerah Nama Tarian Nama gerakGambar 1 2 3 4 5 6 7 Seni Budaya 123No Asal Daerah Nama Tarian Nama gerakGambar 8 9Setelah kamu mengisi kolom tentang asal daerah tari tradisional tersebut,kemudian diskusikanlah dengan teman-teman dan isilah kolom di bawahini! Format Diskusi Hasil PengamatanNama Siswa NIS Hari/Tanggal Pengamatan No. Aspek yang Diamati Uraian Hasil Pengamatan 1 Gerak Kepala 2 Gerak Badan 3 Gerak Tangan 4 Gerak Kaki Agar kamu lebih mudah memahami, bacalah konsep-konsep tentangragam gerak dasar tari, teknik dan prosedur dalam tari tradisional. Selanjutnya,kamu bisa mengamati lebih lanjut dengan melihat pertunjukan langsungataupun melihat gambar, tayangan dari video serta membaca referensi dariberbagi sumber belajar yang Kelas X SMA / MA / SMK / MAKA. Konsep Gerak Tari Perlu kalian ketahui bahwa gerak tari memiliki Sumber Dispar dokumen 2013bentuk yang beraneka ragam. Setiap tarian memiliki Gambar Tari Betawiciri khas atau keunikan geraknya gerak tari tidak hanya terpaku pada gerak Gambar Gerak agem padatari baku melainkan gerak tari dapat dikembangkan tari Balimenjadi gerak tari kreasi. Gambar Melakukan gerak Tari Betawi dikelompokkan menjadi dua jenis tari di atas gendang merupakantari yaitu bentuk tari Topeng dan tari Cokek. Ragam salah satu ciri khas tari dasar pada tari Betawi terdiri dari Gibang, Untuk daapt melakukan gerakanselancar, rapat nindak, kewer, pakblang, goyang ini dengan baik perlukan teknikplastik dan gonjingan. Dari ragam gerak dasar tersebut dan prosedur yang dikembangkan lagi menjadi gerak yang lebihritmis dengan ruang gerak yang lebih luas. Tari merupakan bagian dari kehidupan masyakatBali, hampir semua rutinitas upacara keagamanmaupun upacara adat didalamnya terdapat unsur gerak dasar tari bali terdiri dari ngumbang,agem, angsel, piles dan ngeseh. Gerakkan tari baliyang sangat dimanis dengan ciri khas geraknyaditambah dengan gerakan mata nyeledet. Seorang penari yang menari di atas Gendangmenjadi ciri khas dari tari Pa’gellu dari Toraja SulawesiSelatan. Ragam gerak dasar tari Pa’gellu dari yaitugerak Pa’gellu, Pa’tabe, Pa’gellu Tua, Pang’rapaPentalun, Panggirik Tangtaru, Pa’tutu. Tari pa’gellu dipertunjukkan di setiap upacara/ritual syukuran atau“Rambu Tuka” dikalangan suku Toraja dengandirinngi intrumen gendang. Setiap gerakan-gerakannya dalam pa’gellu adalah simbol keseharianmasyarakat Toraja yang memiliki nilai filosofi yangdianut dalam aturan dan adat leluhur mereka. Gerak pada tarian daerah Jawa biasanya tertujupada gerak yang bertumbuh dan berkembang dikeraton atau istana. Gerak-gerak yang berkembang dikeraton memiliki aturan-aturan tersendiri dalammelakukannya. Setiap gerak memiliki makna danfilosofi tersendiri. Gerak dasar pada tari Jawa tendapat Seni Budaya 125srisig, sabetan, hoyog, lumaksana, kengser, seblaksampur, ulap-ulap. Geraknya yang lembut menjadi cirikhas gerak tari Jawa. Di dalam gerak terkandung tenaga / energi yangmencakup ruang dan waktu. Artinya gejala yangmenimbulkan gerak adalah tenaga dan bergerakberarti memerluang ruang dan membutuhkan waktuketika proses gerak berlangsung. Rudolf Von Labanmembagi aspek gerak menjadi beberapa bagian yaitugerak bagian kepala, kaki, tangan dan badan the Body, atau tingkatan gerak space dan gerak Gambar gerak trisik padayang kuat, lemah, elastis, penekanan dynamich . Oleh tari Jawakarena itu timbulnya gerak tari tberasal dari hasil proses pengolahan yangtelah mengalami stilasi digayakan dan distorsi pengubahan, yang kemudianmelahirkan dua jenis gerak yaitu gerak murni dan gerak dan amatilah gambar dibawah ini dan jelaskan mengenai thebody, space, dan dynamic pada gambar tersebut! Sumber Dok. Anis 27/2/15 Gambar Tari Topeng Jigrig dari Betawi126 Kelas X SMA / MA / SMK / MAKBerikut ini merupakan beberapa gerak murni yang terdapat pada taritradisi. a. Pada gerak dasar kaki 1. Adeg-adeg Jawa adalah kesiapan sikap dasar kaki pada saat mulai menari 2. Wedhi kengser Jawa dan seser sunda adalah gerak menggeser tel apak kaki ke samping kanan dan kiri 3. Trecet adalah gerakan bergeser ke samping kiri atau kanan dengan kaki jinjit dan lutut di tekuk 4. Trisig Jawa adalah gerakan berpindah tempat, maju mundur dan berputar dengan berlari kecil, jinjit dan tubuh agak merendah. b. Pada gerak dasar tari bagian tangan dan lengan terdapat gerakan ngiting, nyampurit Sunda, nyempurit Jawa, ngrayung, pa’blang dan kewer Betawi , capang Sunda dan gerak ukel. c. Pada gerak dasar tari bagian kepala 1. Gilek adalah kepala membuat lengkungan ke bawah, kiri dan kanan 2. Galieur adalah gerak halus pada kepala yang dimulai dari menarik dagu, kemudian ditarik dengan leher kembali ke arah tengah 3. Pacak gulu dan jiling adalah gerak kepala ke kiri dan ke kanan secara cepatB. Teknik dan Prosedur Gerak Tari Gerak merupakan salah satu keunikan pada tari. Keunikan dapatberdasarkan dari daerah mana tarian tersebut berasal. Untuk dapat melakukangerak diperlukan teknik dan prosedur yang berbeda. Teknik berhubungandengan cara melakukan gerak sedangkan prosedur berhubungan dengantahapan-tahapannya. Gerak berjalan misalnya, ada yang dilakukan denganteknik jinjit. Prosedur untuk melakukan gerak berjalan dengan jinjit misalnyadimulai dengan badan tertumpu pada tumit dan melangkah setahap demisetahap. Perhatikan tabel deskripsi gerak di bawah ini yang menjelaskan tetangteknik dan prosedur yang dilakukan. Deskripsi gerak ini merupakan bagiankecil dari ragam gerak yang ada di setiap etnis di Budaya 127No. Nama gerak Gambar Teknik Prosedur 1 Srisig 2 Kengser 3 Gejuk 4 Baplang 5 Keupat 6 Ngruji 7 PakblangMelakukan gerak pada tari terdiri dari gerak kepala, gerak tangan, gerakbadan dan gerak kaki1. Gerakan Badan Gerakan badan pada tari, diantaranya sebagai berikut. Hoyog, yaitu gerakan badan dicondongkan ke samping kanan atau kiri. Engkyek, yaitu gerakan badan dicondongkan ke kiri atau ke kanan, dengan sikap tangan lurus ke samping. Polatan, yaitu gerakan arah pandangan. Oklak, yaitu menggerakkan pundak ke depan dan belakang. Entrag, yaitu menghentakkan badan ke bawah berkali-kali, seolah-olah badan mengeper. Hoyog128 Kelas X SMA / MA / SMK / MAK2. GERAK KEPALA dalam tari Jawa Barat yaitu galeong, gelieur dan gelengan kepala tengok kanan dan kiri. Galeong3. Gerakan Kaki Debeg, yaitu menghentakkan ujung telapak kaki. Gejuk yaitu menghentakan kaki kebelakang dengan jinjit. Kengser, yaitu bergerak ke kiri atau ke kanan dengan menggerakkan kedua telapak kaki. Srisig, yaitu lari kecil dengan berjinjit. Trecet, yaitu telapak kaki jinjit bergerak ke kiri dan ke kanan. Tunjak tancep, yaitu sikap berdiri Debek Seni Budaya 1294. Gerakan Tangan yaitu lenggang yaitu menggerakkan kedua tangan dengan arah yang berlawanan, pakblang yaitu meluruskan kedua tangan keatas dengan tepak tangan mengarah keatas dan kebawah, ngerayung yaitu gerak telapak tangan membuka dan ibu jari di tekuk ke telapak tangan. Ngerayung Lenggang Pakblang Amatilah beberapa video tari tradisi lalu diskusikan bersama denganteman-teman kalian dan isilah kolom dibawah ini Format Diskusi Hasil PengamatanNama Siswa NIS Hari/Tanggal Pengamatan No Nama Jelaskan Teknik dan Prosedur dalam Gerak Tari Tarian kepala Tangan kaki Badan130 Kelas X SMA / MA / SMK / MAKC. Uji KompetensiSetelah kamu belajar dan melakuakan gerak tari jawablah pertanyaandibawah ini!1. Jelaskan yang dimaksud dengan gerak tari?2. Sebutkan ragam gerak dasar tari yang terdapat di daerah tempat tinggal mu!3. Amatilah ragam gerak dasar tari yang terdapat di daerah tempat tinggalmu, diskusikan dengan teman sebangkumu dan isilah kolom yang telah disediakan dibawah ini!Isilah kolom dibawah ini dan diskusikan dengan teman-teman kalianNo Nama Aspek yang diamati Hitungan gerak Kaki Kepala Badan TanganD. Evaluasi PembelajaranSetelah kamu belajar dan menampilkan karya tari dengan iringan, isilahkolom di bawah ini 1. Penilaian PribadiNama ………………………………….......................Kelas ………………………………….......................Semester ………………………………….......................Waktu penilaian …………………………………....................... Seni Budaya 131No Pernyataan1. Saya berusaha belajar gerak dasar tari dengan sungguhsungguh☐ Ya ☐ Tidak2. Saya berusaha belajar proses gerak dasar tari dengan sungguh-sungguh☐ Ya ☐ Tidak3. Saya mengikuti gerak tari dengan tanggung jawab☐ Ya ☐ Tidak4. Saya mengerjakan tugas yang diberikan guru tepat waktu☐ Ya ☐ Tidak5. Saya mengajukan pertanyaan jika ada yang tidak dipahami☐ Ya ☐ Tidak6. Saya berperan aktif dalam kelompok☐ Ya ☐ Tidak7. Saya menyerahkan tugas tepat waktu☐ Ya ☐ Tidak8. Saya menghargai hasil karya orang lain yang di pertunjukkan☐ Ya ☐ Tidak9. Saya menghormati dan menghargai orang tua☐ Ya ☐ Tidak10. Saya menghormati dan menghargai teman☐ Ya ☐ Tidak11. Saya menghormati dan menghargai guru☐ Ya ☐ Tidak2. Penilaian AntartemanNama teman yang dinilai ………………………………….......................Nama penilai ………………………………….......................Kelas ………………………………….......................Semester ………………………………….......................132 Kelas X SMA / MA / SMK / MAKWaktu penilaian ………………………………….......................Waktu penilaian …………………...........................No Pernyataan1 Berusaha belajar dengan sungguh-sungguh☐ Ya ☐ Tidak2 Mengikuti pembelajaran dengan penuh perhatian☐ Ya ☐ Tidak3 Mengerjakan tugas yang diberikan guru tepat waktu☐ Ya ☐ Tidak4 Mengajukan pertanyaan jika ada yang tidak dipahami☐ Ya ☐ Tidak5 Berperan aktif dalam kelompok☐ Ya ☐ Tidak6 Menyerahkan tugas tepat waktu☐ Ya ☐ Tidak7 Menghargai hasil karya orang lain yang dipertunjukan☐ Ya ☐ Tidak8 Menguasai dan dapat mengikuti kegiatan pembelajaran dengan baik☐ Ya ☐ Tidak9 Menghormati dan menghargai teman☐ Ya ☐ Tidak10 Menghormati dan menghargai guru☐ Ya ☐ TidakE. Rangkuman Setiap etnis di Indonesia memiliki gerak dasar tari berbeda. Salah satufactor yang mempengaruhi perbedaan gerak adalah factor sosial. Hal initerjadi karena tari merupakan bagian dari kehidupan masyarakat Seni Budaya 133pendukungnya. Gerak dasar tari Minang misalnya lebih banyak diambil dariragam gerak pencak silat. Demikian juga jika diperhatikan beberapa ragamgerak daerah Banyuwangi memiliki kemiripan dengan ragam gerakBanyumasan. Gerak tari dapat dilakukan secara baik dan benar jika teknik dan prosedursesuai dengan ketentuan yang berlaku dari mana gerak tari itu berasal. Gerakpada tari tradisi sering memiliki standar atau aturan baku yang harus agem pada tari Bali memiliki teknik dan prosedur baku sehinggakesalahan sedikit akan terlihat dengan jelas. Seorang penari dapat melakukanteknik dan prosedur gerak tari tradisi dengan baik jika dilakukan secara terusmenerus dan berkesinambungan. Penari-penari tradisi melakukan satu jenistari berulang dan semakin dilakukan semakin terlihat kemampuanketerampilan melakukan gerak semakin meningkat. Dengan demikian dapatdisimpulkan bahwa teknik dan prosedur setiap gerak dilakukan Refleksi Kegiatan gerak dasar merupakan kegiatan yang mengarah pada penciptaankarya tari. Seseorang dapat menciptakan karya tari bila dalam dirinya memilikikemauan dan kemampuan. Tuhan menciptakan manusia berbeda-beda,kemampuan seseorang tergantung kepada kemauan dari orang itu sendiri. Jikakita mau berusaha pasti akan diberikan jalan untuk mendapatkan hasil yangterbaik. Bersikap jujur, disiplin dan tangggung jawab dengan hasil karya yangtelah di ciptakan akan membuahkan hasil yang memuaskan. Menghargaikarya seni orang lain dengan memberikan apresiasi positif dan memberikanpenghargaan terhadap gerak dasar yang Kelas X SMA / MA / SMK / MAKSemester 1 Bentuk, Jenis dan Nilai Estetis Gerak TariBAB 6PETA MATERI Bentuk Gerak TariGerak Tari Jenis Gerak Tari Nilai Estetis Gerak TariSetelah mempelajari Bab 5 peserta didik diharapkan dapat mengapresiasidan berkreasi seni tari, yaitu1. Memahami bentuk dalam ragam gerak tari2. Mengidentifikasi bentuk dalam ragam gerak tari3. Mengidentifikasi jenis gerak tari4. Memahami jenis gerak tari5. Membandingkan jenis ragam gerak tari6. Memahami nilai estetis ragam gerak tari7. Mengkomunikasikan ragam gerak dasar tari dengan lisan maupun tulisan. Seni Budaya 135Tari tersusun atas gerak satu dengan gerak lainnya. Gerak tersusun atasmotif-motif gerak. jadi setiap gerak memiliki bentuk yang berbeda-beda. Jikamengingat pada pembelajaran yang lampau gerak agem misalnya terebntukatas gerak tangan, badan dan juga kaki. Agem inilah yang disebut denganbentuk gerak. demikian juga dengan gerak trisik berjalan dengan kaki jinjitmerupakan bentuk gerak yang terbentuk dari gerak berjalan dan gerak juga memiliki jenis tersendiri. Ada gerak yang tidak mendapat sentuhanstilisasi tetapi ada juga gerak yang diberi stilisasi. Kedua jenis gerak ini menyatudalam sebuah tari. perpaduan antara bentuk dan jenis gerak inilah nilai-nilaiestetika pada tari dinikmati selain pendukung tari seperti tata rias dan tatabusana serta properti Perhatikan gambar-gambar gerak tari di bawah ini. fokuskan pengamatanterhadap tiga hal yaitu bentuk, jenis, dan nilai estetik gerak. setelah selesaimelakukan pengamatan jawablah pertanyaannya. Ketika kamu menyaksikan pertunjukan tari, apakah keunikan dari pertunjukan tari tersebut? Sekarang perhatikan dan amatilah gambar berikut ini dan jelaskan pendapatmu mengenai keunikan dari ragam gerak tari tersebut!12 3 4136 Kelas X SMA / MA / SMK / MAK56Setelah mengamati gambar di atas jawablah pertanyaan dibawah ini!1. Jelaskan asal daerah tarian tersebut?2. Apakah gambar diatas termasuk gerak tari?3. Gambar manakah yang termasuk tari Tradisional?4. Dapatkah kalian melihat perbedaan gerak dari gambar di atas?5. Jelaskan letak nilai estetis gerak tari pada gambar diatas ? Berdasarkan pengamatanmu, sekarang carilah informasi dari berbagaisumber, untuk dapat menjawab bentuk gerak tari yang terdapat pada gambardiatas dan asal daerah manakah gerak tari Bentuk Gerak Jenis Gerak Tari Nilai Estetis Gerak TariGambar Tari123456 Seni Budaya 137Setelah kalian mengisi kolom tentang ragam gerak dasar tari diskusikanlahjawaban kalian tersebut dengan teman-teman untuk mengisi kolom di bawahini! Format Diskusi Hasil PengamatanNama Siswa NIS Hari/Tanggal Pengamatan Aspek Uraian Hasil PengamatanNo. yang Diamati 1 Bentuk gerak tari 2 Jenis tari dalam pagelaran tari 3 Nilai estetis dalam pagelaran tari Agar kamu lebih mudah memahami, bacalah konsep-konsep tentangbentuk gerak tari, jenis gerak tari dan nilai-nilai estetis yang terkandung dalamgerak tari. Selanjutnya, kamu bisa mengamati lebih lanjut dengan melihatpertunjukan langsung ataupun melihat gambar, tayangan dari video sertamembaca referensi dari berbagi sumber belajar yang Bentuk Gerak Tari Bentuk form sehubungan penataan dengan komposisi tari, menurutAutard merupakan proses penataan atau pembentukan sebuah komposisi tarimenghasilkan bentuk keseluruhan. Kata bentuk atau form digunakan padabentuk seni manapun untuk menjelaskan sistem yang dilalui oleh setiap prosespekerjaan karya seni tersebut. Ide ataupun emosi yang dikomunikasikan sangpenciptanya tercakup di dalam bentuk tersebut. Bentuk merupakan aspek138 Kelas X SMA / MA / SMK / MAKyang secara estetis dievaluasi oleh penonton di mana penonton pada umumnyatidak melihat setiap elemen karya seni yang ditampilkan tetapi memperolehkesan secara keseluruhan dari karya tersebut. John Martin menyatakan bahwa bentuk dapat didefinisikan sebagai hasildari penyatuan berbagai elemen tari, yang dipersatukan secara kolektif sebagaikekuatan estetis, yang tanpa proses penyatuan ini bentuk tersebut tidak akanterwujud. Keseluruhan atau kesatuan bentuk itu, menjadi lebih bermakna daripada beberapa bagiannya yang terpisah. Proses menyatukan, untukmemperoleh bentuk itu, dinamakan komposisi. Berdasarkan dari pengertian bentuk pada tari maka dapat disimpulkanbentuk tari berdasarkan geraknya, yaitu;a. Tari representasional adalah tari yang Sumber 19/2/14 menggambarkan sesuatu dengan Gambar Tari Bondan yang jelas wantah, seperti tari tani yang menggambarkan kasih sayang ibu kepada menggambarkan seorang petani, tari anaknya. nelayan yang menggambarkan nelayan dan tari Bondan yang menggambarkan kasih sayang ibu kepada Tari non representasional yaitu tari yang Sumber Yogyakarta melukiskan sesuatu secara simbolis, 18/5/15 biasanya menggunakan gerak-gerak Gambar Tari Bedaya Judul maknawi. Contohnya tari Topeng Klana, Sang Apurwo Bumi karya tari Srimpi, tari Bedaya. Hamengkubuana X. Tontonlah beberapa karya tari yang ada di tempat tinggal kalianmengenai dan amatilah bentuk gerak tari. Diskusikan bersama denganteman-teman dan tulislah di dalam kolom yang telah Diskusi Hasil PengamatanNama Siswa NIS Hari/Tanggal Pengamatan Seni Budaya 139No Nama Uraian Pengamatan Bentuk Gerak Tari Tarian Tari Representasional Tari Non Representasional12345B. Jenis Gerak Tari Gerak tari yang indah berasal dari proses pengolahan yang telah mengalamistilasi digayakan dan distorsi pengubahan sehingga lahirlah dua jenis gerakyaitu sebagai Gerak murni atau disebut gerak wantah adalah gerak yang disusun dengan tujuan untuk mendapatkan bentuk artistik keindahan dan tidak mempunyai maksud-maksud Gerak maknawi gesture atau gerak tidak wantah adalah gerak yang yang mengandung arti atau maksud tertentu dan telah distilasi, Misalnya gerak ulap-ulap dalam tari jawa merupakan stilasi dari orang yang sedang melihat sesuatu yang jauh letaknya. 12 Betawi merupakan contoh gerak murni Motif gerak ulap-ulap pada tari jawa merupakan gerak maknawi yang artinya140 Kelas X SMA / MA / SMK / MAK melihat sesuatu yang jauh letaknyaC. Nilai Estetis dalam Gerak Tari Nilai estetika pada tari tidak hanya dilihat secara keseluruhan tetapi jugadapat dilihat pada geraknya. Nilai estetika pada tari dapat diperoleh melaluipenglihatan atau visual dan pendengaran atau auditif. Nilai estetika secaravisual berdasarkan dari gerak yang dilakukan sedangkan secara auditifberdasarkan iringan tarinya. Nilai estetika bersifat subjektif. Gerak bagi orangtertentu mungkin memiliki nilai estetika baik tetapi bagi orang lain mungkinkurang baik. Penilaian ini tidak berarti tari yang ditampilkan baik atau kurangbaik. Gerak pada tari merak misalnya, merupakan ungkapan keindahan darigerak gerik kehidupan burung merak keindahan tersebut dituangkan darigerak satu ke gerak lain sehingga menjadi satu kesatuan utuh. Demikian jugatari yang berkembang di daerah Dayak terinspirasi dari keindahan burungEnggang. Kepak sayap Enggang diwujudkan dalam bentuk gerakan yanggemulai tetapi cekatan dan tangkas. 12Gambar keindahan sayap Gambar kepak sayap burungburung merak Enggang divisualisasikandiinterpretasikan melalui melalu gerak yang lembutgerak nan indah. tetapi tegas. Seni Budaya 141Nilai estetika dapat pula dikatakan sebagai persepsi dan impresi. Persepsiadalah tahap di mana sensasi itu telah berkesan. Persepsi menggerakkan prosesasosiasi-asosiasi dan mekanisme lain seperti komparasi perbandingan,diferensiasi pembedaan, analogi persamaan, sintesis penyimpulan.Kesemuanya menghasilkan pengertian yang lebih luas dan mendalam danmenjadi sebuah keyakinan yang disebut impresi. Jadi impresi merupakankesan pertama terhadap gerak yang dilihat dan persepsi merupakan interpretasiterhadap gerak tersebut. Pada nilai estetika impresi dan persepsi merupakandua sisi yang saling melengkapi. Nilai estetika juga dipengaruhi oleh emosi penikmat tari. Emosi merupakanperasaan yang perlu digugah dan harus ada untuk dapat menikmati keseniandan keindahan, serta merupakan perasaan misalnya sedih, senang, dan lain-lain yang dapat dikendalikan. Tanpa adanya emosi tidak mungkin adakenikmatan seni. Keindahan yang ada dalam kesenian dan keindahan alambisa dinikmati hanya oleh manusia yang bisa beremosi yaitu yang perasaannyabisa digugah. Emosi daapt terjadi antara penari dengan penikmat ketika geraksebagai Bahasa komunikasi nonverbal dapat menghadirkan makna sesuaiyang ingin disampaikan. Pada dramatari misalnya, ungkapan emosi dapatdisampaikan secara nonverbal melalui desain dramatik atau nyanyian sebagaidialog. 3 4Gambar keindahan tari Samanterletak pada gerak yang rentak dandinamis Gambar keindahan tari yang bersumber pada gerak pakarena terletak pada kipas yang digunakan142 Kelas X SMA / MA / SMK / MAK
aspekyg diamati 1. jenis ragam hias uraian hasil pengamatan ? . Question from @owensamsung0 - Seni
No. Aspek yang Diamati Uraian Hasil Pengamatan 4 Makna simbolik pada unsur, objek atau tema. Karya 4 ………………… 1 Unsur-unsur rupa yang menonjol 2 Objek yang tampak 3 Bagian objek yang paling menarik 4 Makna simbolik pada unsur, objek atau tema. C. Medium Berkarya Seni Rupa Dua Dimensi Perwujudan sebuah karya seni rupa sangat dipengaruhi medium yang digunakan dalam proses pembuatan karya tersebut. Medium berasal dari kata “media” yang berarti perantara. Istilah medium biasanya digunakan untuk menyebut berbagai hal yang berhubungan dengan bahan termasuk alat dan teknik yang dipakai dalam berkarya seni Susanto, 2011. Keterampilan dalam mengolah bahan, menggunakan alat dan penguasaan teknik yang baik sangat diperlukan untuk mewujudkan sebuah karya seni yang berkualitas. Ingatlah bahwa keterampilan mewujudkan karya yang berkualitas ini tidak berkaitan langsung dengan bakat seseorang, tetapi lebih dipengaruhi oleh ketekunan dalam berlatih. Setiap jenis karya seni rupa medium alat, bahan dan teknik yang khas dalam proses perwujudannya. Demikian pula dalam berkarya seni rupa dua dimensi karena kekhasannya inilah maka ada karya seni rupa dua dimensi yang dinamai sesuai dengan bahan atau teknik pembuatannya. Tahukah kamu jenis karya seni rupa apa saja yang dinamai atau dikategorikan berdasarkan bahan dan tekniknya tersebut? Adakah karya-karya tersebut di sekitar kamu? 14 Kelas XII SMA/ MA/ SMK/ MAK Semester 1 Apakah kamu sudah pernah melihat karya seni lukis bukan? Medium yang umum dikenal dalam berkarya seni lukis adalah kuas, kanvas, dan cat. Dengan menggunakan kuas, perupa menggoreskan cat pada permukaan kanvas untuk menciptakan bentuk-bentuk yang unik. Selain kanvas medium lain juga dapat digunakan untuk berkarya lukisan. Ada lukisan yang menggunakan medium papan kayu board, kertas, kaca dan sebagainya. Jenis cat yang digunakan dalam melukis juga sangat banyak, ada yang berbasis air dan ada yang berbasis minyak, ada yang berbentuk padat dan ada juga yang berbentuk cair. Pengunaan alat, bahan dan teknik dalam proses pembuatan karya seni lukis dapat menyebabkan efek visualisasi yang berbeda-beda pula. Adakalanya kita dengan mudah mengetahui medium yang digunakan dalam berkarya seni lukis, tetapi ada kalanya kita sulit untuk membedakan penggunaan alat, bahan dan teknik pada sebuah karya seni lukis terutama jika hanya melihat gambar reproduksinya saja. Perhatikan gambar-gambar reproduksi karya seni lukis berikut ini. Dapatkah kamu mengidentifikasi alat, bahan dan teknik yang digunakan dalam proses pembuatannya? Berilah alasan atas jawaban yang kamu berikan. Perhatikan pula unsur rupa dan objek pada karya-karya tersebut, kemudian berikan tanggapan kamu terhadap masing-masing karya seni lukis tersebut. Sumber Arti Ed 010-Des20082 Gambar Lin Tianlu, “Sweetie Pie”, 2008, cat minyak pada kanvas canvas, 150 x 150 cm Gambar Lin Tianlu, “Super Bear”, 2008 , cat minyak pada kanvas canvas, 275 x175 cm Seni Budaya 15 Sumber Visual Art Jun-Jul 2004 Gambar Chusin, “Rp. 2004, cat minyak charcoal pada kanvas canvas, 100 x 132 cm Sumber dok Galeri Nasional Indonesia Gambar Sasya Tranggono, 2003, Are you Woman?, Watercolor on paper, 75 x 55 cm 16 Kelas XII SMA/ MA/ SMK/ MAK Semester 1 Sumber dok Galeri Nasional Indonesia Gambar Janu Purwanto Untoro, 2009,“Ruang Pengikat Hati”, Akrilik pada kanvas, 100 x 140 cm, Seni Budaya 17 MENCARI IDE ATAU Proses Berkarya GAGASAN BERKARYA MENEMUKAN IDE ATAU GAGASAN BERKARYA MENUANGKAN IDE ATAU GAGASAN BERKARYA KE DALAM SKETSA MEMINDAHKAN SKETSA KE ATAS KANVAS MEMPRESENTASIKAN KARYA SENI 18 Kelas XII SMA/ MA/ SMK/ MAK Semester 1 Kamu telah mengamati dan belajar tentang medium alat, bahan dan teknik dalam berkarya seni rupa. Perhatikan contoh karya-karya seni rupa dua dimensi berikut ini! Sumber dok Galeri Nasional Indonesia Gambar Joni Susanto, 2010, “Ruller In Reality”, Cat minyak di atas kanvas, 200 x 145 cm, Seni Budaya 19 Sumber dok Galeri Nasional Indonesia Gambar Surya Darma, 2011, “No Magic”, Akrilik pada kanvas, 100x100cm Perhatikan objek pada karya-karya tersebut. Kamu tentu dapat membedakan mana objek mahluk hidup dan mana objek benda mati atau mungkin objeknya tidak merepresentasikan keduanya. Apakah objek pada karya lukisan-lukisan tersebut memiliki makna simbolik tertentu? Kamu juga dapat mencoba mengidentifikasi bahan dan teknik yang digunakan untuk membuat karya-karya tersebut bukan? Kemudian sekarang cobalah berlatih untuk membuat karya seni rupa. Gunakanlah salah satu alat, bahan, dan teknik yang pernah kamu pelajari. Jika sudah, cobalah berkarya kembali menggunakan objek, alat, bahan dan teknik yang berbeda-beda. Rasakan oleh kamu dan kemukakan objek mana yang menurut kamu paling menarik. Alat, bahan dan teknik apa yang paling kamu sukai. Jelaskan mengapa objek tersebut menarik dan bahan serta teknik tersebut kamu sukai. Sajikan karya kamu bersama-sama kemudian diskusikan bersama-sama, berilah tanggapan tidak hanya pada karya yang kamu buat tetapi karya yang dibuat teman-teman yang lain.. 20 Kelas XII SMA/ MA/ SMK/ MAK Semester 1 Uji Kompetensi Penilaian Pribadi Nama ………………… ………………… Kelas ………………… ………………… Semester Waktu penilaian No Pernyataan Saya berusaha belajar tentang medium alat, bahan dan teknik 1 berkarya seni rupa dua dimensi Ya Tidak Saya berusaha belajar membuat karya seni rupa dua dimensi 2 Ya Tidak Saya mengikuti pembelajaran apresiasi karya seni rupa dua 3 dimensi dengan sungguh-sungguh Ya Tidak Saya mengerjakan tugas yang diberikan guru tepat waktu 4 Ya Tidak Saya mengajukan pertanyaan jika ada yang tidak dipahami 5 Ya Tidak Seni Budaya 21 Saya aktif dalam mencari informasi tentang alat, bahan dan teknik berkarya seni rupa dua dimensi 6 Ya Tidak Saya menghargai keunikan berbagai jenis karya seni rupa dua 7 dimensi Ya Tidak Saya menghargai keunikan karya seni rupa dua dimensi yang dibuat oleh teman saya 8 Ya Tidak Saya tidak malu untuk menyajikan karya seni rupa dua dimensi 9 yang saya buat Ya Tidak 22 Kelas XII SMA/ MA/ SMK/ MAK Semester 1 Penilaian Antarteman Nama teman yang dinilai ……………….………………. ……………………………….. Nama penilai ………………..……………… ……………………………….. Kelas …………………….…………. Semester Waktu penilaian No Pernyataan Berusaha belajar dengan sungguh-sungguh 1 Ya Tidak Mengikuti pembelajaran dengan penuh perhatian 2 Ya Tidak Mengerjakan tugas yang diberikan guru tepat waktu 3 Ya Tidak Mengajukan pertanyaan jika ada yang tidak dipahami 4 Ya Tidak Berperan aktif dalam kelompok 5 Ya Tidak Menyerahkan tugas tepat waktu 6 Ya Tidak Seni Budaya 23 Menghargai keunikan ragam seni rupa dua dimensi 7 Ya Tidak Menguasai dan dapat mengikuti kegiatan pembelajaran dengan 8 baik Tidak Ya Menghormati dan menghargai teman 9 Ya Tidak 24 Kelas XII SMA/ MA/ SMK/ MAK Semester 1 Penugasan Mengumpulkan gambar reproduksi karya seni rupa dua dimensi dari berbagai sumber. Kemudian membuat analisis sederhana berkaitan dengan nama perupa jika ada, jenis karya, medium teknik dan bahan, unsur fisik dan non fisik. Kumpulkan juga informasi tentang perkembangan medium bahan, alat dan teknik yang digunakan dalam membuat karya seni rupa dua dimensi. Projek Cobalah membuat karya seni lukis, kolase kertas dan desain dekorasi dengan menggunakan berbagai variasi alat, bahan dan teknik. Mulailah dengan mencari ide atau gagasan terlebih dahulu kemudian buatlah beberapa sketsa rancangan dari masing-masing karya seni rupa yang akan kamu buat. Simpan sketsa yang telah kamu buat tersebut dan pilihlah satu sketsa atau rancangan dari masing-masing karya yang akan kamu buat untuk kamu wujudkan menjadi karya seni rupa dua dimensi berupa lukisan, kolase kertas dan desain dekorasi. Pilihlah objek, bentuk dan warna yang paling kamu sukai dan yang kamu anggap paling unik dan menarik. Buatlah laporan tertulis sebagai pendamping karya seni rupa dua dimensi yang kamu buat tersebut. Kemukakan alasan pemilihan ide, tema, bentuk, bahan dan teknik serta alat yang kamu pilih. Pada akhir laporan kemukakan keunikan dari masing-masing karya yang kamu buat. Rangkuman Karya seni rupa dikategorikan berdasarkan medium bahan, alat, dan teknik, waktu, fungsi dan tujuan pembuatannya. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sangat mempengaruhi perkembangan pengkategorian karya seni rupa ini. Kreatifitas seorang perupa mencari berbagai kemungkinan penggunaan medium berkarya seni rupa menyebabkan jenis karya seni rupa semakin beragam jenisnya. Simbol dalam karya seni rupa dua dimensi ditunjukkan melalui visualisasi objek, tema atau penataan unsur-unsurnya. Seni Budaya 25
Penilaianhasil belajar yang relatif dapat diterima adalah jenis penilaian berbasis pengamatan/ observasi yakni penilaian yang dilakukan dengan cara mengamati secara terfokus: (1) perilaku peserta didik dalam hal apresiasi, performance/ rekreasi, dan kreasi sebagai cerminan dari kompetensi dalam mata pelajaran Seni Budaya; dan (2) perilaku
Guru bersama dengan siswa dapat melakukan eksplorasi geraktari berdasarkan ruang, waktu, dan tenaga. Siswa juga dapat mengasosiasi gerak tari berdasarkan ruang, waktu, dan tenaga dalambentuk penampilan tari serta mampu mengkomunikasi hasil karyadengan menggunakan bahasa lisan atau tulisan secara sederhana. Padapembelajaran sebelumnya telah dibahas dan dilakukan eksplorasiruang, waktu, dan tenaga melalui gerak. pada bagian ini, guru bersamadengan siswa dapat melakukan pengolahan ruang, waktu, dan tenagaberdasarkan hasil pembelajaran sebelumnya. Penekanan pada materipembelajaran ini adalah gerak yang dilakukan sudah terbentuk menjadisatu kesatuan dalam bentuk tari Guru bersama dengan siswa dapat memilih iringan yang sudah adaatau membuat iringan baru. Jika memilih iringan yang sudah ada, pilihlahbirama 2/4 atau 4/4. Tanda birama ini biasanya memiliki ketukan yanglebih mudah dengan gerakan. Lagu-lagu daerah setempat atau daerah lain dapat dijadikan sebagai pilihan utama. Lagua Berdua dengan teman saling memegang seperti Mak Inang Pulau tangan dengan posisi badan agak Kampai, Sapu Tangan merendah. Bapacu Ampat, Ampar- ampar Pisang, dan lagub Tekanan tenaga ada pada Kemudian bergerak ke arah kanan 8 hitungan dan ke kiri 8 hitungan. lain dapat dijadikan Sumber Kemdikbud sebagai iringan gerak. Gambar perlu diingat jika m en gg u n ak an l ag ua Hitungan satu posisi gerak seperti gerakan daerah tertentu maka pertama Gambar ragam gerak yang dikembangkan harusb Hitungan dua dengan kaki lebih lebar dan kedua tangan lebih diangkat ke atas ke bawah serta badan agak condong ke samping kanan Gambar Hitungan tiga seperti gerakan pertama Gambar Hitungan empat seperti Gambar Sumber Kemdikbud mencerminkan ciri- Gambar Hitungan 1 gerakan menyilang. ciri atau keunikanb Hitungan 2 gerakan seperti Gambar dari mana lagu ters ebutc Hitungan 3 gerakan menyilang. Hitungan 4 gerakan menyilang. Sumber Kemdikbud Gambar Seni Budaya 85Bab 6 - Buku Siswa Seni Budaya 95Interaksi dengan Orang Tua Guru dapat melakukan komunikasi dengan orang tua baik melalui tatap muka maupun media sosial. Jika di sekolah memiliki buku penghubung lebih baik menggunakan buku tersebut karena lebih efektif. Di dalam buku penghubung guru dapat menjelaskan secara rinci perkembangan siswa. Orang tua dapat menjawab di dalam buku penghubung dan menandatangani atau paraf untuk menunjukkan komunikasi telah dibaca. D. Refleksi Menari tidak hanya dituntut kemampuan pribadi yang baik, tetapi juga kemampuan melakukan kerja sama dengan teman. Menari juga dituntut untuk saling menghormati, menghargai, santun serta peduli dengan lingkungan. Saling berbagi pengalaman dan kemampuan dengan teman merupakan salah satu kunci keberhasilan meragakan tari. Penghayatan makna tari juga mengajarkan kita untuk rendah hati, tidak sombong, serta mensyukuri atas segala pemberian Tuhan. Selanjutnya lakukan penilaian diri dengan memberi angka pada rentang yang tertera pada kolom A, B. C, atau D. Setelah mempelajari pengetahuan dan A BCD Skor melaksanakan gerak tari berdasarkan 7185 5670 5 unsur. B. Jika tata panggung, tata lampu, dan tata pentas mendukung cerita teater 3 – 4 unsur. C. Jika tata panggung, tata lampu, dan tata pentas mendukung cerita teater 2 unsur. D. Jika tata panggung, tata lampu, dan tata pentas mendukung cerita teater 1 unsur. Seni Budaya 201Bab 15 - Buku Siswa Seni Budaya 131Informasi untuk Guru Guru menjelaskan kepada siswa tentang materi pemb elajaran yang akan diberikan sesuai dengan Bab 16 tentang mementaskan teater. Guru dapat menjelaskan tujuan pembelajaran sehingga siswa mengetahui kompetensi yang akan dicapai. Berdasarkan peta kompetensi pembelajaran, guru dapat menginformasikan kepada siswa bahan dan media yang dibutuhkan pada pembelajaran bab ini sehingga dapat dipersiapkan secara baik dan benar. Guru perlu secara teliti membaca peta kompetensi pembelajaran sehingga dapat mengembangkan materi sesuai dengan kekayaan seni daerah setempat. Peta kompetensi pembelajaran ini membantu guru mencapai kompetensi yang harus dikuasai oleh siswa pada satu KD tertentu. 1 6Bab Mementaskan Fragmen Peta Kompetensi Pembelajaran Mementaskan Fragmen Melaksanakan Evaluasi Pelaksanakan Pementasan Pementasan Pada pelajaran Bab 16, siswa diharapkan dapat mengapresiasi dan berekspresi seni teater, yaitu 1. mengidentifikasi mementaskan teater bertema alam, 2. mendeskripsikan langkah-langkah pementasan teater bertema alam, 3. melakukan eksplorasi tata teknik pentas, 4. merancang tata teknik pentas, dan 5. mengomunikasikan rancangan tata teknik pentas secara lisan atau tertulis. 204 Kelas VII SMP/MTs Edisi RevisiBab 16 - Buku Siswa132 Buku Guru SMP/MTs Kelas VIIProses Pembelajaran Guru setelah menjelaskan alur pembelajaran dan tujuan yang hendakdicapai maka langkah selanjutnya adalah menjelaskan materi. Guru dapatmenjelaskan tentang mentaskan fragmen dengan membimbing siswa dalammengorganisasikan pementasan secara kolaboratif yaitu menggabungkanunsur seni musik, rupa dan tari serta teater dalam satu kesatuan proses pembelajaran ini guru dapat mengikuti langkah-langkahpembelajaran dengan menggunakan pendekatan Siswa melakukan latihan secara berkelompok. Guru dapat mengemb angkan pembelajaran untuk setiap kelas mementaskan naskah fragmen yangberbeda-beda sehingga tidak monoton dan membosankan. Naskah dramadapat dibuat oleh siswa tetapi dapat pula memainkan naskah yang sudahada atau menyadur dari suatu cerita. 2. Siswa dapat me ngomunikasi hasilAmati Gambar dan Gambar dengan saksama! pementasan melalui 1. Apakah kamu pernah menjadi pemeran dalam pertunjukan teater? 2. Apakah kamu pernah melihat pertunjukan teater? tulisan. Proyek p e 3. Apakah ada perbedaan antara teater yang pernah kamu lihat? m e nt a sa n teater dapat dikolaborasikan dengan seni tari, musik, dan rupa. Guru dapat membagi tugas kepadaSumber Dok. Teater Tanah Air Sumber Dok. Teater Tanah Air siswa s e c a r a a d i l d a n merata sehingga peGambar Pertunjukan” Torotot Heong Gambar Pertunjukan” Torotot HeongThe Song Of Kabayan”2009 The Song Of Kabayan” 2009Aktivitas Mengamati mentasan secara kola1. Kamu dapat mengamati pertunjukan teater bertema alam dari sumber lain seperti boratif dapat terlaksana dengan baik. internet, menonton pertunjukan melalui VCD, dan sumber belajar Kamu dapat mengamati pertunjukan teater anak, remaja atau tradisional melalui sumber belajar lain. Kemudian, diskusikan pertunjukan teater yang kamu amati bersama teman-temanmu. Tuliskan hasil diskusi dengan format sebagai Diskusi Hasil Pengamatan Tata Teknik PentasNama anggota ....................................................................Judul teater yang diamati ....................................................................Hari/tanggal pengamatan ....................................................................No. Aspek yang Diamati Uraian Hasil Pengamatan 1 Tata teknis pentas 2 Tata busana 3 Penampilan tokoh Seni Budaya 205Bab 16 - Buku Siswa Seni Budaya 133Guru bersama dengan siswa dapat melakukan evaluasi pem entasan teater tradisional. Evaluasi dapat dilakukan secara berkelompok. Evaluasi yang dilakukan oleh guru sebaiknya bertujuan untuk perbaikan pembe lajaran pada masa yang akan datang. Evaluasi dapat berasal dari guru tetapi dapat juga berasal dari siswa atau yang sering disebut dengan evaluasi diri. Berdasarkan hasil evaluasi siswa dapat mengomunikasikan tentang pementasan teater tradisional. Amati Gambar dan Gambar dengan saksama! 1. Apakah kamu pernah menjadi pemeran dalam pertunjukan teater? 2. Apakah kamu pernah melihat pertunjukan teater? 3. Apakah ada perbedaan antara teater yang pernah kamu lihat? Sumber Dok. Teater Tanah Air Sumber Dok. Teater Tanah Air Gambar Pertunjukan” Torotot Heong Gambar Pertunjukan” Torotot Heong The Song Of Kabayan”2009 The Song Of Kabayan” 2009 Aktivitas Mengamati 1. Kamu dapat mengamati pertunjukan teater bertema alam dari sumber lain seperti internet, menonton pertunjukan melalui VCD, dan sumber belajar lainnya. 2. Kamu dapat mengamati pertunjukan teater anak, remaja atau tradisional melalui sumber belajar lain. Kemudian, diskusikan pertunjukan teater yang kamu amati bersama teman-temanmu. Tuliskan hasil diskusi dengan format sebagai berikut. Format Diskusi Hasil Pengamatan Tata Teknik Pentas Nama anggota .................................................................... Judul teater yang diamati .................................................................... Hari/tanggal pengamatan .................................................................... No. Aspek yang Diamati Uraian Hasil Pengamatan 1 Tata teknis pentas 2 Tata busana 3 Penampilan tokoh Seni Budaya 205Bab 16 - Buku Siswa134 Buku Guru SMP/MTs Kelas VIIPengayaan Pembelajaran Pengayaan dapat diberikan kepada siswa. Pengayaan materi diberikan secara horizontal yaitu lebih memperdalam dan memperluas pengetahuan serta keterampilan. Guru dapat mencari materi pengayaan dari media dan sumber belajar lain. Guru juga dapat meminta siswa untuk mencari materi pengayaan sesuai dengan topik dan materi yang dipelajari. Dasar Lakon drama adalah konflik manusia. Konflik itu lebih bersifat batin daripada fisik. Konflik manusia sering juga dilukiskan secara fisik. Dalam wayang, wayang orang, ketoprak dan juga ludruk akan kita saksikan bahwa klimaks dari konflik batin itu adalah bentrokan fisik yang diwujukan dalam perang. Konflik yang dipaparkan dalam lakon harus mempunyai motif. Motif dari konflik yang dibangun itu akan mewujudkan kejadian-kejadian. Motif dan kejadian haruslah wajar dan realistik artinya benar-benar diambil dari kehidupan manusia. Konflik yang muncul dari kehidupan manusia. Seluruh perjalanan drama dijiwai oleh konflik pelakunya. Konflik terjadi pada pelaku yang mendukung cerita sering disebut pelaku utama yang bertentangan dengan pelaku pelawan arus cerita pelaku penentang. Dua pelaku itu disebut dengan tokoh protagonis dan tokoh antagonis. Konflik antara tokoh antagonis dengan protagonis itu hendaknya sedemikian keras, tetapi wajar, realistik, dan logis. Konflik sering terjadi dalam diri manusia itu sendiri. Konflik ini sangat penting kedudukannya dalam sebuah drama. Motif dapat ditimbulkan oleh berbagai sumber di antaranya sebagai berikut. 1. Kecenderungan dasar manusia untuk dikenal, untuk memperoleh pengalaman, ketenangan, kedudukan dan sebagainya. 2. Situasi yang melingkupi manusia yang berupa keadaan fisik dan sosialnya 3. Interaksi sosial yang ditimbulkan akibat hubungan dengan sesama manusia 4. Watak manusia itu sendiri yang ditentukan oleh keadaan intelektual, emosional, ekspresif, dan sosiokultural. Seni Budaya 135Struktur Naskah Drama Wujud fisik sebuah naskah adalah dialog atau ragam tutur. Ragam tutur adalah ragam sastra oleh sebab itu, bahasa dan maknanya tunduk pada konvansi sastra yang menurut Teeuw meliputi hal-hal naskah berikut. 1. Sastra memiliki unsur atau struktur batin atau intern structure relation, yang bagian-bagiannya saling menentukan dan saling berkaitan. 2. Naskah sastra juga memiliki struktur luar atau extern structure relation yang terkait oleh bahasa pengarangnya. 3. Sistem sastra juga merupakan model dunia sekunder yang sangat kompleks dan bersusun-susun. Dasar naskah drama adalah konflik manusia yang digali dari kehidupan. dan penuangan tiruan kehidupan itu diberi warna oleh penulisnya. Aktualisasi terhadap peristiwa dunia menjadi peristiwa imajiner dengan seratus persen diwarnai dan menjadi hak pengarang. Sisi yang akan menjadi sorotan, dominan, dan terlihat dalam naskah ditentukan oleh cara penulis lakon memandang kehidupan. Ada sisi yang menggambarkan baik buruk kehidupan ada juga, sisi penuh dengan pesan-pesan moral yang ingin ditampilkannya dalam sebuah plot. Plot merupakan jalinan cerita atau kerangka cerita dari awal hingga akhir yang merupakan jalinan konflik antara dua tokoh yang berlawanan. Konflik berkembang karena kontradiksi para pelaku, sifat dua tokoh utama yang saling bertentangan. Struktur Dramatik Struktur dramatik meliputi hal berikut. 1. Exposition atau pelukisan awal. 2. Komplikasi atau pertikaian awal. 3. Klimaks atau titik puncak. 4. Resolusi atau penyelesaian, falling action. 5. Catastrophe atau Buku Guru SMP/MTs Kelas VIIPembuatan Naskah Landasan sebuah lakon adalah tema atau nada dasar cerita. Tema merupakan gagasan pokok yang terkandung dalam drama. Tema ber hubungan dengan premis dari drama. Tema berhubungan pula dengan nada dasar dari sebuah drama dan sudut pandangan point of view yang dikemukakan oleh pengarangnya. Premis adalah landasan pokok yang menentukan arah tujuan lakon yang merupakan landasan bagi pola konstruksi lakon. Bahan-Bahan untuk Pengarang 1. Karakter Untuk mengembangkan konflik, pengarang menggunakan watak manusia sebagai bahan konflik hidup adalah hukum drama. 2. Situasi Lakon adalah rentetan situasi, dimulai dengan situasi yang akan ber kembang selama action terlaksana. Bahan lakon bersumber pada kehidupan, sedangkan seni dari drama terletak pada penggarapan bahannya. 3. Subjek Subjek atau tema ialah ide pokok lakon atau drama. Alat-alat pengarang 1. Dialog, lewat dialog tergambarlah watak-watak sehingga latar belakang perwatakan bisa diketahui. 2. Action, dalam hal banyak laku action lebih penting daripada dialog karena ”laku berbicara lebih keras daripada kata-kata” karena to see is to believe. Proses Mengarang 1. Seleksi, dengan hati-hati pengarang memilih situasi yang harus memberikan saham bagi keseluruhan drama, dalam kebanyakan lakon situasi merupakan kunci laku. 2. Re-arrangement, pengarang mengatur/menyusun kembali kek alut an hidup menjadi pola yang berante. Seni Budaya 1373. Intensifikasi, pengarang mempunyai kisah untuk diceritakan, kesan untuk digambarkan, suasana hati untuk diciptakan. Segala anasir dalam proses artistik harus direncanakan sedemikian rupa untuk mengintensifkan meningkatkan komunikasi. Interaksi dengan Orang Tua Guru melakukan interaksi dengan orang tua. Interaksi dapat dilakukanmelalui komunikasi melalui telepon, kunjungan ke rumah, atau media sosiallain. Guru dapat melakukan interaksi melalui lembar kerja siswa yangharus ditandatangani oleh orang tua baik untuk aspek pengetahuan, sikap,maupun keterampilan. Melalui interaksi ini orang tua dapat mengetahuiperkembangan baikmental, sosial, danintelektual putra-putrinya. B. Uji Kompetensi 1. Uji Penampilan Berikan penilaian secara bergantian dengan menggunakan tabel berikut ini! Penilaian bermain secara kelompok Skor Penilaian No. Aspek yang dinilai A BC D 86-100 < 55 1. Tata Teknik Pentas 71-85 56-70 2. Tata Busana 3. Penampilan Tokoh 4. Kerjasama Aspek 1, 2, dan 3 A. Jika tata teknik pentas, tata busana, dan penampilan tokoh sangat sesuai dengan cerita. B. Jika tata teknik pentas, tata busana, dan penampilan tokoh sesuai dengan cerita. C. Jika tata teknik pentas, tata busana, dan penampilan tokoh cukup sesuai dengan cerita. D. Jika tata teknik pentas, tata busana, dan penampilan tokoh kurang sesuai dengan cerita. Keterangan 4 A. Jika dapat melakukan pekerjaan sangat sesuai dengan tugasnya. B. Jika dapat melakukan pekerjaan sesuai dengan tugasnya. C. Jika dapat melakukan pekerjaan cukup sesuai dengan tugasnya. D. Jika dapat melakukan pekerjaan kurang sesuai dengan tugasnya. 2. Uji Sikap Uraikan pendapatmu secara singkat dan jelas pada setiap pertanyaan berikut ini. a. Bagaimana cara mengenalkan teater tradisional kepada masyarakat luas? b. Siapa yang harus melestarikan teater tradisional? 3. Uji Pengetahuan Jawablah dengan singkat soal berikut ini! a. Jelaskan dua fungsi tata busana pada pertunjukan teater! b. Jelaskan dua elemen penting pendukung keberhasilan pada pertunjukan teater! Seni Budaya 211 Bab 16 - Buku Siswa138 Buku Guru SMP/MTs Kelas VIIEvaluasi dan Penilaian Pembelajaran Guru mengembangkan evaluasi pembelajaran sesuai dengan topik dan pokok bahasan. Evaluasi pembelajaran yang dikembangkan dapat berupa tes dan non-tes. Tes dapat berupa uraian, isian, atau pilihan ganda. Non-tes dapat berupa lembar kerja, kuesioner, projek, dan sejenisnya. Guru juga harus mengembangkan rubrik penilaian sesuai dengan materi yang diajarkan. Guru sebaiknya melakukan evaluasi berdasarkan karya siswa baik berupa penampilan atau pameran maupun produk. Untuk dapat menilai karya tersebut dapat menggunakan rubrik. Guru sebaiknya menggembangkan rubrik penilaian sendiri sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran di sekolah. Jika guru mengalami kesulitan dalam menggembangkan rubrik dapat memodifikasi rubrik yang sudah ada. Aktivitas Mengomunikasikan 1. Buat tulisan tentang pertunjukkan teater yang dibawakan oleh kelompok lain. 2. Tulislah maksimum 50 kata dan berdasarkan hasil pengamatan yang di- lakukan oleh salah satu kelompok. 3. Tulisan memberikan kritik yang membangun sehingga kamu dan teman- temanmu mengetahui kelemahan dan kekurangan pertunjukan teater. Untuk selanjutnya, kamu dapat melakukan pertunjukan teater lebih baik lagi. C. Rangkuman Pelaksanaan pementasan Fragmen dapat terlaksana dengan baik atau tidak tergantung dari kerjasama tim. Kemampuan dalam manajemen pertunjukan merupakan salah satu kunci ke- berhasilan. Manajemen pertunjukan dapat berhasil jika semua anggota tim saling bahu membahu bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing. Kemampuan dalam tata rias, tata busana, tata lampu, dan tata panggung, merupakan keterampilan yang harus dikuasai dalam pementasan teater. Aspek-aspek tersebut merupakan satu kesatuan yang saling melengkapi. D. Refleksi Nah kamu telah melaksanakan pementasan teater. Sela- ma melakukan persiapan dan pelaksanaan pementasan tentu merasakan suka dan duka bekerja sama dengan temanmu. Kamu tentu juga merasakan pentingnya melakukan kerja sama, saling menghormati, saling menghargai, saling peduli, santun, serta jujur dalam bekerja sehingga pementasan dapat terlaksana dengan baik. Tuliskanlah kesan-kesanmu selama melaksanakan pementasan teater! 212 Kelas VII SMP/MTs Edisi RevisiBab 16 - Buku Siswa Seni Budaya 139140 Buku Guru SMP/MTs Kelas VIIGlosariumaksen tekanan suara pada kata atau suku kataarsir menarik garis-garis kecil sejajar untuk mendapatkan efek bayangan ketikamenggambar atau melukisartikulasi lafal pengucapan pada kataasimetris tidak sama kedua bagiannya atau tidak simetrisdiafragma sekat rongga badan yang membatasi antara rongga dada dan rongga perutekspresi pengungkapan atau proses menyatakan perasaanestetik mengenai keindahanfonem vokal bunyi yang keluar dari mulut tanpa halangan/hambatangerak ritmis gerakan yang memiliki iramageometris ragam hias berbentuk bulatintonasi ketepatan mengucapkan tinggi rendahnya katalevel tingkatan gerak yang diukur dari lantaikriya pekerjaan tanganperkusi peralatan musik ritmispola lantai garis-garis yang dibuat oleh penari melalui perpindahan gerak di atas lantairagam hias ornamenritmis ketukan yang teraturruang bentuk yang diakibatkan oleh geraktenaga kuat atau lemah yang digunakan untuk melakukan gerakunisono menyanyi secara berkelompok dengan satu suaravokal grup menyanyi dengan beberapa orangwaktu tempo dan ritme yang digunakan untuk melakukan gerak Seni Budaya 141Daftar Pustaka Anirun, Suyatna. 2002. Menjadi Sutradara. Bandung STSI PRESS. Brook, Peter. 2002. Percikan Pemikiran tentang Teater, Film, dan Opera Yogyakarta Arti. Dibia, I Wayan, dkk. 2006. Tari Komunal Buku Pelajaran Kesenian Nusantara. Jakarta Lembaga Pendidikan Seni Nusantara. Endraswara, Suwardi. 2011. Metode Pembelajaran Drama. Yogyakarta FBS Universitas Negeri Yogyakarta. Gray, Peter. 2009. Panduan Lengkap Menggambar & Ilustrasi Objek & Observasi. Terjemahan Sara C. Simanjuntak. Jakarta Karisma. Grotowski, Jerzy. 2002. Menuju Teater Miskin. Yogyakarta Penerbit Arti. Hartoko, Dick. 1986. Pengantar Ilmu Sastra. Jakarta Gramedia. Hawkins, Alma. 1990. Mencipta Lewat Tari, terjemahan Sumandiyo Hadi. Yogyakarta ISI. Humprey, Doris. 1983. Seni Menata Tari, terjemaha. Sal Murgiyanto. Jakarta Dewan Kesenian Jakarta. Jazuli, M. 2008. Pendidikan Seni Budaya Suplemen Pembelajaran Seni Tari. Semarang Unnes Press. Juih, dkk. 2000. Kerajinan Tangan dan Kesenian. Jakarta Yudhistira. Latifah, Diah dan Harry Sulastianto. 1993. Buku Pedoman Seni SMA. Bandung Ganeca Exact. Purnomo, Eko, 1996. Seni Gerak. Jakarta Majalah Pendidikan Gelora, Grasindo. Putra, Mauly, Ben M. Pasaribu. 2006. Musik Pop Buku Pelajaran Kesenian Nusantara. Jakarta Lembaga Pendidikan Seni Nusantara. Rangkuti, dkk. 2000. Lagu-Lagu Daerah. Jakarta Titik Terang. Redaksi Indonesia Cerdas. 2008. Koleksi 100 Lagu Daerah Indonesia Terpopuler. Jogjakarta Indonesia Cerdas. Rustopo ed, 1991. Gendhon Humardhani Pemikiran dan Kritiknya. SurakartaSTSI. Sachari, Agus editor. 1986. Seni Desain dan Teknologi Antologi Kritik, Opini dan Filosofi. Bandung Buku Guru SMP/MTs Kelas VIISchneer, Geoegette. 1994. Movement Improvisation. South Australia Human Kinetics, Jacqueline. 1986. Komposisi Tari Sebuah Petunjuk Praktis bagi Guru, terj. Ben Suharto. Yogyakarta Nano. 2003. Menyentuh Teater, Tanya Jawab Seputar Teater Kita. Jakarta MU 3 Nur ed. 2000. Interkulturalisme dalam Teater. Yogyakarta Yayasan untuk Rachman. 2003. Yoga untuk Kesehatan. Semarang Dahara Rikrik El. 2006. Panduan Praktis Akting untuk Film & Teater. Bandung Rekayasa Eka D. 2002. The Art of Acting–Seni Peran untuk Teater, Film, & TV. Jakarta Gramedia Pustaka Jakob. 1986. Ikhtisar Sejarah Teater Barat. Bandung AngkasaSumaryono, Endo Suanda. 2006. Tari Tontonan. Jakarta Lembaga Pendidikan SeniNusantara. Susanto, Mikke. 2003. Membongkar Seni Rupa. Yogyakarta Mudji dan Christ Verhaak. 1993. Estetika Filsafat Keindahan. Yogyakarta Depdiknas. 1998. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta Gramedia Pustaka Cut Camaril, dan Ratna Panggabean. 2006. Tekstil Buku Pelajaran Seni Budaya. Jakarta Lembaga Pendidikan Seni Putu. 2006. Teater Buku Pelajaran Seni Budaya. Jakarta Lembaga Pendidikan Seni Gambar diunduh 23 Maret 2013 diunduh 6 Mei 2013 Seni Budaya 143IndeksA NAkting 141–147 Nada 69–147, 121–147Alat 66–147, 81–147, 113–147, 135–147Alat musik 66–147, 81–147, 113–147 OAnsambel 6–147 Objek 140–147B PBahan 135–147Bentuk 22–147, 25–147, 79–147, Pola lantai 100–147 81–147 RE Ragam hias 6–147, 37–147 Ruang 2–147, 6–147, 24–147, 25–147Eksplorasi 58–147, 64–147, 87–147Ekspresi 17–147 SG Sasando 81–147Gambar 6–147, 8–147, 9–147, 86–147, T 141–147 Teater 3–147, 6–147, 110–147, 113–147,Gerak 14–147, 17–147, 87–147, 90–147, 120–147, 127–147, 128–147, 140–147 140–147, 141–147K Teknik 6–147, 12–147, 25–147, 52–147, 67–147Komposisi 6–147, 21–147, 141–147 Teknik vokal 6–147L Tekstil 141–147Lagu 68–147, 75–147, 79–147, 93–147, 140–147Level 6–147, 100–147MMotif 133–147Musik 2–147, 6–147, 57–147, 68–147, 69–147, 81–147, 140–147, 145–147144 Buku Guru SMP/MTs Kelas VII
Setelahkamu menjawab pertanyaan di atas, kemudian diskusikanlah dengan teman-teman dan isilah kolom di bawah ini! Format Diskusi Hasil Pengamatan Nama Siswa : NIS : Hari/Tanggal Pengamatan : No. Aspek yang Diamati Uraian Hasil Pengamatan 1 Gerak 2 Ruang 3 Waktu 4 Tenaga 5 Ekspresi 136 Kelas X SMA / SMK / MA / MAK 5. 5.
SENI BUDAYA “MENGAPRESIASI KARYA SENI LUKIS” Nama Alfina Nurpiana Kelas XII MIPA 3 SMAN 84 JAKARTA TAHUN AJARAN 2016/2017 Karya 1 NO ASPEK YANG DIAMATI URAIAN HASIL PENGAMATAN 1. Unsur-unsur rupa yang menonjol 2. Objek yang tampak 3. Bagian objek yang paling menarik 1. Bentuk, yang merupakan wujud yang terdapat di alam dan terlihat nyata. Bentuk plastis yang berarti bentuk benda yang dapat dilihat dan dirasakan karena memiliki unsur nilai dari benda tersebut. Contohnya kapal. 2. Tekstur, tekstur semu tidak memiliki kesan yang sama antara penglihatan dan perabaan. tekstur semu ini bisa terbentuk karena kesan perspektif dan gelap terang. 3. Gelap terang terjadi karena adanya perbedaan intensitas cahaya yang diterima oleh suatu objek. Suatu gambar akan terbentuk karena adanya gelap terang. Gelap terang menimbulkan kesan tekstur dan kedalaman. Contohnya tampak pada lukisan yaitu warna pada awan dan laut. Dua buah kapal dalam hempasan badai dahsyat di tengah lautan dengan suasana tampak lebih menekan oleh kegelapan awan tebal dan terkaman ombak-ombak tinggi yang menghancurkan salah satu kapal, serta dari sudut atas, secercah sinar matahari yang memantul ke arah gulungan ombak. Kapal yang terombang-ambing di laut saat terjadi badai. 4. Makna simbolik pada unsur, objek, atau tema Tema dalam lukisan berjudul badai adalah kekacauan jiwa manusia. Makna dalam lukisan tersebut adalah perasaan gejolak jiwa manusia hidup di dunia yang penuh dengan tantangan. Karya 2 NO ASPEK YANG DIAMATI URAIAN HASIL PENGAMATAN 1. Unsur-unsur rupa yang menonjol 2. Objek yang tampak 1. Warna, menggunakan dominasi warna-warna komplementer atau berlawanan seperti merah dan hijau, dan beberapa kombinasi warna yang kompleks karena mencampurkan warna apa saja, Lukisan tersebut lebih di dominasi warna-warna gelap yang banyak digunakan pada warna rambut dan background 2. Garis, garis organis dan tidak beraturan yang membentuk objek secara nyata. Sentuhan warna dasar yang cenderung lebih terang memberikan kesan lukisan lebih hidup disertai garis-garis ekspresif yang menjadi penyeimbangnya. seorang pria dengan beberapa sosok wajah di sisisisinya. Dalam lukisan ini digambarkan secara ekspresif sosok pria ini bertelanjang dada dan memiliki ciri-ciri perawakan berambut gimbal, gondrong, berjanggut dan berkumis lebat. rambut gimbal tersebut digambarkan dengan perpaduan warna hitam, coklat dan putih begitu pula dengan jenggot dan kumisnya. wajah pria tersebut digambar dengan warna coklat yang ditumpuk dengan warna-warna lain seperti merah, putih, hitam dan hijau. Matanya terlihat memejam dengan kerutan-kerutan pada dahi dan wajahnya. selain sosok pria yang menjadi subjek matternya, disamping kiri, kanan dan atasnya terdapat lukisan topeng atau wajah yang melingkupi bagian background. Pada sisi kirinya terdapat lukisan wajah atau topeng berwarna merah darah dengan rambut-rambut gimbal tak beraturan berwarna hitam. Wajah tersebut digambarkan 3. Bagian objek yang paling menarik 4. Makna simbolik pada unsur, objek, atau tema juga dengan gading yang panjang, lidah yang menjulur keluar serta mata hitam bundar dengan kelopaknya yang berwarna kuning melotot lebar. sosok topeng ini terlihat seperti buta cakil pada pewayangan Jawa. Kemudian di atasnya terdapat sosok wajah yang digambarkan tidak terlalu sempurna dengan mata hitam bundar, alis yang terangkat tinggi, lubang hidung yang lebar dan bibir merah yang tebal. Rambutnya digambar secara abstrak dan melingkupi backgroud di belakangnya. Adapun pada sisi kanan juga terdapat lukisan wajah yang digambarkan berupa garis-garis berwarna hitam, hijau, hitam dan biru. Matanya melotot dan pupilnya berwarna hitam kehijauan, lubang hidungnya lebar, mulutnya terbuka lebar serta terdapat rambut-rambut gimbal yang melingkupi wajahnya. Selain itu di atasnya juga terdapat lukisan wajah lain yang digambarkan secara abstrak berwarna merah. Seorang pria yang wajahnya ditumpuk dengan berbagai warna-warna dan topeng-topeng yang ada di sisi-sisinya. Manusia digambarkan sebagai sosok manusia yang memiliki pemikiran dan pilihan dalam menentukan tindak-tanduknya. Di dalam pilihan tersebut terdapat hasrat untuk mengikuti jalan kebenaran atau keburukan. Sering pula manusia dilingkupi oleh hawa nafsu dan bisikan-bisikan yang menjerumuskannya pada pilihan yang salah. Dan bisikan-bisikan itu digambarkan oleh seorang Affandi dalam lukisannya seperti sosok-sosok topeng berwajah buruk dan menakutkan, menyerupai peran antagonis pada pertokohan wayang Jawa. Pria tersebut dengan dramatisnya berdiri diantara sosoksosok topeng yang seakan membisikinya agar tergoda dan menentukan pilihan yang salah dalam dirinya. Dari lukisan tersebut dapat diambil kenyataan bahwa manusia merupakan makhluk yang gambang sekali terpengaruh oleh pikiran-pikiran buruk dan hanya manusia yang memiliki jiwa yang teguh saja yang dapat mengenyahkan bisik-bisikan buruk yang datang. Karya 3 NO ASPEK YANG DIAMATI URAIAN HASIL PENGAMATAN 1. Unsur-unsur rupa yang menonjol 2. Objek yang tampak 1. Warna, penggunaan warna yang digambarkan secara realis, menggunakan warna primer seperti merah biru kuning dan juga warna sekunder seperti hijau. 2. Corak, corak yang realisme yaitu sesuai dengan penggambaran kehidupan nyata. 3. Garis, terdapat garis-garis yang digunakan sebagai batas limit tekstur benda dan warna. Terdapat garis yang memperjelas lukisan agar terlihat lebih realis Dua orang wanita yang memakai pakaian modern sudah memakai baju 3. Bagian objek yang paling menarik Dua orang wanita yang dilukiskan secara realis 4. Makna simbolik pada unsur, objek, atau tema Globalisasi telah membuat perubahan pada manusia dari lukisan tersebut yang terlihat adalah perubahan pakaian sebagai penutup tubuh yang dulu menggunakan pakaian tradisional sekarang lebih maju Karya 4 NO ASPEK YANG DIAMATI URAIAN HASIL PENGAMATAN 1. Unsur-unsur rupa yang menonjol 1. Garis, garis yang Nampak dipertebal, sehingga membuat 2. Objek yang tampak 3. Bagian objek yang paling menarik Matahari di ujung kiri atas, awannya gelap seperti suasana malam hari, terdapat bintang-bintang, bola-bola seperti planet bumi. Juga terdapat bangunan-bangunan rumah dan rumput. Awan gelap yang dipadukan dengan matahari 4. Makna simbolik pada unsur, objek, atau tema lukisan menjadi terbaca jelas. 2. Warna, warna yang digunakan dominan dengan warna primer yaitu warna primer biru, tetapi disajikan dengan gradasi warna yang cocok. 3. Bentuk, terdapat beberapa bentuk dalam lukisan seperti bangunan rumah. 4. Tekstur, terlihat seperti bertekstur agak kasar. Tekstur pada lukisan ini termasuk tekstur semu yang berfungsi untuk memberikan karakter tertentu pada bagian bidang permukaan yang bisa menimbulkan nilai-nilai estetik. Jika hidup mempunyai bentuk lain, yang tidak terlihat tapi nyata, tentang sebuah tanah di mana orang meninggal. Harapan ada pada bintang, namun bumi adalah sebuah planet, demikian juga sebuah bintang atau bola langit. gambaran kehidupan yang telah dijalani seseorang yang menyimpan banyak kisah suka dan duka, tapi indah. Ia percaya pada harapan, tapi juga berusaha menerima realita. Karya 5 NO ASPEK YANG DIAMATI URAIAN HASIL PENGAMATAN 1. Unsur-unsur rupa yang menonjol 2. Objek yang tampak 3. Bagian objek yang paling menarik Bebek jantan yang sedang mengepakkan sayap dan bebek betina yang sedang terdiam. 4. Makna simbolik pada unsur, objek, atau tema Bebek jantan di dekat bebek betina, jantan digambarkan sedang mengangkat sayapnya, menunjukkan bahwa sedang mengayomi bebek betina. Bebek tersebut diibaratkan sebagai suami istri yang saling mengayomi satu sama lain, manusia juga dalam hidupnya ibarat suami isti yang terus mengayomi pasangannya. 1. Warna, insur warna yang terdapat pada subject matter adalah warna putih pada badan bebek, warna pink – hitam pada mulut dan merah pada hidung, selanjunya, warna putih bergradasi coklat hitam itu pada sayap dan badan. Pada background, terdapat warna hijau muda, hijau tua dan hitam. Dari warna yang ada pada subject-subject lukisan, warna yang dominan adalah warna hitam. 2. Tekstur, tekstur pada lukisan adalah tekstur nyata, yakni tekstur lembut dan rata pada background, dan tekstur halus pada subject matter bebek. 3. Garis, jenis garis yang terdapat di dalam subject matter bebek adalah a garis lengkung kepala, dada dan sayap, b garis-garis bergelombang beraturan pada background. Bebek jantan dan bebek betina, air sungai dan rerumputan. Karya 6 NO ASPEK YANG DIAMATI URAIAN HASIL PENGAMATAN 1. Unsur-unsur rupa yang menonjol 2. Objek yang tampak 3. Bagian objek yang paling menarik 1. Warna, Warna-warna yang terang, serta keunikan goresan pada lukisan tersebut menjadi satu sebuah kombinasi sempurna dalam karya lukisan bernilai seni tinggi. 2. Garis, terdapat garis yang digambar secara abstrak tetapi memperjelas lukisan tersebut, terdapat garis tipis, garis tebal, garis memanjang, dan sebagainya. Para pahlawan yang mengobarkan api membawa bamboo runcing, bendera merah putih, serta menggunakan ikat kepala berwarna merah Para pahlawan yang sedang mengobarkan api 4. Makna simbolik pada unsur, objek, atau tema Lukisan ini memiliki nilai dan makna historis yang tinggi, dimana karya ini terinspirasi dari semangat baja para Pejuang Indonesia. Dan dalam lukisan tersebut terlihat juga semangat para pahlawan yang sangat berkobar – kobar seperti api. Dan tidak lupa dalam lukisan tersebut adanya bambu runcing, bendera merah putih, serta ikat kepala sebagai ciri khas para pejuang bangsa Indonesia. Lukisan ini mengajak para pemuda Indonesia untuk berjuang, bersemangat dalam membela dan mempertahankan bangsa dan negara.
IZOTMka.